Ketahui 6 Penyebab Perut Buncit Meski Badan Kurus

Belinda Safitri | Beautynesia
Selasa, 14 Apr 2026 15:15 WIB
3. Kurang Asupan Protein
Kurang asupan protein/ Foto: Pexels.com/Saad Meliani

Banyak orang mengira tubuh kurus berarti bebas dari masalah lemak perut. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu, Beauties. Perut buncit bisa muncul meski angka timbangan terlihat ideal, karena komposisi tubuh tidak hanya ditentukan oleh berat badan, tetapi juga distribusi lemak dan massa otot.

Kondisi ini sering disebut sebagai skinny fat, yaitu kondisi ketika tubuh terlihat ramping, tetapi menyimpan lemak di area tertentu, terutama perut. Untuk memahami penyebabnya, kamu perlu melihat lebih dalam dari sekadar angka berat badan, mulai dari kebiasaan harian hingga kondisi internal tubuh.

Dilansir dari Power Plate dan Vida Wellness and Beauty, simak sejumlah penyebab perut buncit meski badan kurus berikut ini! 

1. Gaya Hidup Kurang Aktif

Kurang gerak/ Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Gaya hidup yang minim aktivitas menjadi salah satu penyebab utama perut buncit pada orang bertubuh kurus. Duduk terlalu lama, jarang bergerak, dan hanya menghabiskan waktu dengan gadget membuat pembakaran kalori harian menurun drastis. Akibatnya, tubuh lebih mudah menyimpan lemak, terutama di area perut.

Selain itu, kurangnya gerakan juga membuat otot inti melemah. Otot perut yang tak terlatih tidak mampu menopang struktur tubuh dengan baik, sehingga perut terlihat lebih menonjol. Bahkan jika kamu rutin olahraga satu jam sehari, duduk terlalu lama di sisa waktu tetap bisa berdampak negatif pada komposisi tubuh.

2. Pola Makan Tidak Seimbang

Pola makan tidak seimbang/ Foto: Pexels.com/Tim Samuel

Tidak hanya jumlah makanan, kualitas nutrisi juga sangat menentukan bentuk tubuh. Banyak orang kurus ternyata mengonsumsi makanan tinggi kalori tetapi rendah nutrisi, seperti makanan olahan atau junk food. Hal ini membuat tubuh kekurangan zat penting untuk membangun otot, namun tetap menyimpan lemak.

Konsumsi makanan atau minuman manis berlebih juga termasuk pemicu utama lemak viseral yang membuat perut buncit, meski total kalori harian tidak membuat badan jadi gemuk secara keseluruhan. 

Tak hanya itu, diet yang terlalu ketat turut bisa menjadi penyebab. Mengurangi kalori secara berlebihan tanpa memperhatikan keseimbangan nutrisi pada akhirnya bisa menyebabkan hilangnya massa otot. Alhasil, tubuh terlihat kurus, tetapi lemak, terutama di perut tetap bertahan.

3. Kurang Asupan Protein

Kurang asupan protein/ Foto: Pexels.com/Saad Meliani

Protein adalah komponen utama dalam pembentukan otot. Ketika asupan protein kurang, tubuh kesulitan memperbaiki dan membangun jaringan otot, terutama setelah aktivitas fisik. Hal ini membuat komposisi tubuh tidak ideal, karena lemak lebih dominan dibandingkan otot.

Selain itu, protein juga membantu meningkatkan rasa kenyang dan menjaga metabolisme tetap stabil. Tanpa protein yang cukup, tubuh lebih mudah kehilangan otot dan menyimpan lemak. Inilah sebabnya, meski terlihat kurus, perut tetap tampak buncit.  

4. Kurang Latihan Ketahanan

Kurang latihan ketahanan/ Foto: Pexels.com/Anastasia Shuraeva

Banyak orang hanya mengandalkan kardio seperti lari atau jalan cepat untuk menjaga tubuh tetap ramping. Padahal, tanpa latihan beban, tubuh tidak mendapatkan stimulasi yang cukup untuk membangun otot. Kondisi ini membuat lemak tetap menumpuk meski berat badan tidak bertambah signifikan.

Latihan ketahanan membantu meningkatkan massa otot dan metabolisme basal. Semakin banyak otot yang dimiliki, semakin banyak kalori yang terbakar, bahkan saat tubuh sedang istirahat. Inilah yang membuat latihan beban penting untuk mengatasi perut buncit pada tubuh kurus.

5. Faktor Genetik dan Kondisi Tubuh

Faktor genetik/ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Tidak semua penyebab perut buncit bisa dikontrol sepenuhnya. Faktor genetik, misalnya, dapat menentukan di mana tubuh cenderung menyimpan lemak. Ada orang yang mudah menyimpan lemak di paha, atau pipi, sementara yang lain di area perut.

Selain itu, perubahan hormon, penuaan, kondisi medis tertentu, hingga efek samping obat juga bisa memengaruhi komposisi tubuh. Maka, memahami faktor ini penting agar kamu bisa fokus pada hal-hal yang masih bisa dikendalikan, seperti pola makan dan aktivitas fisik.

6. Stres Berlebih

Stres berlebih/ Foto: Pexels.com/www.kaboompics.com

Stres tidak hanya berdampak pada mental, tetapi juga pada bentuk tubuh lho, Beauties. Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah tinggi. Hormon ini berperan dalam meningkatkan penyimpanan lemak, terutama di area perut. 

Dalam jangka panjang, stres juga dapat menyebabkan resistensi insulin, yang membuat tubuh kesulitan mengolah energi dari makanan. Akibatnya, lemak lebih mudah menumpuk meski asupan makanan tidak berlebihan. Itulah sebabnya, mengelola stres sama pentingnya dengan menjaga pola makan dan olahraga.

Jadi, itu dia beberapa penyebab perut buncit meski badan kurus. Perut buncit bukan hanya soal penampilan, tetapi juga sinyal bahwa ada sesuatu dalam gaya hidup atau tubuh yang perlu diperbaiki, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE