sign up SIGN UP

Perlu Tahu, Ini Penjelasan dari Dokter Forensik Tentang Hasil Autopsi 'Otak Pindah ke Perut'! Ternyata..

Tim Redaksi Detik Health | Beautynesia
Rabu, 03 Aug 2022 16:00 WIB
Perlu Tahu, Ini Penjelasan dari Dokter Forensik Tentang Hasil Autopsi 'Otak Pindah ke Perut'! Ternyata..
Foto: Getty Images/iStockphoto/kzenon
Jakarta -

Kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat kian disorot publik. Kini datang dari hasil laporan autopsi.

Pengacara Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J), yakni Kamaruddin Simanjuntak, sempat mengungkap hasil autopsi terkait otak jenazah Brigadir J sudah pindah ke perut. Pernyataan tersebut kemudian ramai disorot publik. Sebenarnya, seperti apa proses autopsi hingga bisa muncul temuan otak berada di perut

Ahli kedokteran forensik dari Universitas Indonesia, dr Budi Sampurna, menjelaskan bahwa pada dasarnya, terdapat beragam cara dan kebiasaan dalam proses autopsi misalnya mengacu pada agama dan tradisi. Umumnya pada di Indonesia, jaringan tubuh dikembalikan ke tempat semula setelah autopsi.

Namun di sejumlah negara lain seperti Jerman, Amerika, dan Belanda, adalah lumrah jika otak diletakkan di area perut setelah autopsi. Tak lain, untuk mencegah rembes dari bekas potongan di tulang kepala ketika otak nantinya mencair.

"Kalau mereka itu selesai melakukan autopsi, otak itu tidak dikembalikan di kepala. Mengapa tidak dikembalikan di kepala? Karena kepala itu sudah dipotong tulangnya. Kalau otak itu nanti mencair, maka dia bisa merembes ke situ dan bisa keluar," terangnya saat dihubungi detikcom, Selasa (2/8/2022).

"Oleh karena itu mereka mengatakan, kalau di kami, tidak kita masukkan kembali ke kepala tetapi kepala itu nanti sudah ditutup seperti kapas, atau ada khusus lah semacam kertas ditaruh situ. Kemudian potong lagi tengkoraknya dan boleh ditutup," sambung dr Budi.

Lebih lanjut dr Budi menjelaskan di Indonesia, pemotongan tengkorak dilakukan dengan cara tertentu agar ketika otak dikembalikan ke area kepala dalam posisi tiduran, cairannya bisa tertampung.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai proses autopsi kamu bisa membaca selengkapnya di sini.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id