Perlukah Menyimpan Telur di Kulkas? Intip Jawaban Para Ahli di Sini!

Diny Tiara Putri | Beautynesia
Jumat, 15 Jul 2022 18:40 WIB
Perlukah Menyimpan Telur di Kulkas? Intip Jawaban Para Ahli di Sini!
Ilustrasi menyimpan telur di kulkas/Foto: Getty Images/iStockphoto/jarabee123

Beauties, ketika kamu melihat beragam produk kulkas di toko, tentu kamu menemukan satu tempat untuk penyimpanan telur. Biasanya tempat atau wadah tersebut memang dijadikan oleh orang-orang sebagai tempat penyimpanan telur mereka. Namun, tentu kamu juga sering menemukan beberapa orang yang menyimpan telur mereka bukan di kulkas, melainkan di atas meja dapur.

Lantas, hal tersebut tentu membuat kamu jadi bertanya-tanya. Apakah aman menyimpan telur dengan suhu ruangan? Atau justru kamu juga mempertanyakan, apakah telur perlu disimpan di kulkas?

Ilustrasi Telur dalam Rak/Freepik/azerbaijan_stockers
Ilustrasi Telur dalam Rak/Freepik/azerbaijan_stockers

Melansir dari Reader’s Digest, sebenarnya tidak apa-apa menyimpan telur di dalam kulkas, tetapi tidak menaruhnya di rak telur yang biasanya diletakkan di pintu kulkas. Hal ini dikarenakan, jika menyimpan telur di tempat tersebut, dapat membuat telur terpapar suhu yang berfluktuasi saat membuka dan menutup pintu kulkas sepanjang hari.

Apa yang Terjadi Jika Telur Tidak Disimpan dalam Suhu Dingin?

Ilustrasi Telur dalam Adonan/Pexels/Flora Westbrook
Ilustrasi Telur dalam Adonan/Pexels/Flora Westbrook

Salmonella adalah risiko utama mengonsumsi telur yang tidak didinginkan. Beauties, kamu mungkin pernah membaca bahwa tidak boleh memakan adonan kue mentah, atau tidak boleh mencuci telur karena hal tersebut dapat meningkatkan risiko terkena salmonella.

Melalui Reader’s Digest, Brittany Saunier, seorang direktur eksekutif Kemitraan untuk Pendidikan Keamanan Pangan menyampaikan, bakteri dapat tumbuh dengan cepat ketika suhu mencapai 40 sampai 140 derajat dan itu disebut zona bahaya. Maka dari itu jika menyimpan telur atau makanan lainnya dalam suhu yang dingin, bisa dikatakan makanan tersebut akan aman serta menghentikan pertumbuhan bakteri.

Bakteri paling umum yang terkait dengan telur adalah salmonella enteritidis. Banyak orang berpikir, bahwa penyakit bawaan dari makanan mungkin hanya menyebabkan sakit perut. Pemikiran tersebut sangat salah, sebab dapat memiliki efek kesehatan jangka panjang, seperti gagal ginjal.

Cara Menyimpan Telur yang Benar

Ilustrasi Telur dalam Karton/Freepik/lifeforstock
Ilustrasi Telur dalam Karton/Freepik/lifeforstock

Sekarang setelah mengetahui apakah telur perlu disimpan dalam kulkas atau tidak, kamu juga perlu mengetahui cara penyimpanan telur yang benar. Menurut Jaydee Hanson, direktur kebijakan untuk The Center for Food Safety, telur harus disimpan dalam kulkas dengan suhu setidaknya 40 derajat fahrenheit (sekitar 4  derajat celcius) atau lebih dingin dari suhu tersebut. Jika menyimpan telur dalam suhu yang tepat, telur tidak akan menjadi makanan yang mematikan untuk kita sendiri.

Brittany Saunier pun juga merekomendasikan agar menyimpan telur di inti kulkas, bukan pada pintu kulkas, karena suhu pintu kulkas tak dapat dikontrol serta kemungkinan suhunya lebih hangat. Ia juga menyampaikan agar menyimpan telur dalam karton atau suatu wadah yang tertutup untuk meminimalkan kontaminasi silang oleh produk makanan lainnya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE