'Super Flu' Sudah Masuk di Indonesia, Ini Gejala yang Harus Diperhatikan

Nadya Quamila | Beautynesia
Jumat, 02 Jan 2026 15:30 WIB
Gejala 'Super Flu' atau Infeksi Influenza A Subclade K
Gejala 'Super Flu' atau Infeksi Influenza A Subclade K/Foto: freepik.com/drazenzigic

Varian baru influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal 'super flu' sedang ramai dibicarakan di media sosial. Kasus 'super flu' melonjak di sejumlah negara, salah satunya Amerika Serikat (AS) yang mengalami peningkatan kasus hingga dua kali lipat dalam sepekan.

Kasus 'Super flu' influenza subclade K rupanya sudah masuk Indonesia. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Prima Yosephine menyatakan kasus terkonfirmasi sejak 25 Desember 2025. 

"Pada tanggal 25 Desember 2025, Balai Besar Laboratorium Kesehatan melaporkan telah ditemukan Influenza A (H3N2) clade 3C.2a1b.2a.2a.3a 1/K, atau yang dikenal dengan subclade K," ujar Prima pada Selasa (30/12), dikutip dari CNN Indonesia.

Lantas, apa itu influenza A (H3N2) subclade K atau 'super flu' dan bagaimana gejalanya? Simak ulasannya berikut ini!

Apa Itu 'Super Flu' yang Lagi Melonjak di AS?

Infeksi influenza subclade K dinilai dapat menimbulkan gejala lebih berat dibandingkan influenza musiman pada umumnya.

Apa Itu 'Super Flu' yang Lagi Melonjak di AS?/Foto: Freepik.com/katemangostar

Peningkatan kasus influenza A(H3) mulai terpantau di AS sejak minggu ke-40 tahun 2025, seiring dengan masuknya musim dingin. Subclade K sendiri pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS pada Agustus 2025 dan hingga kini telah dilaporkan di lebih dari 80 negara.

Menurut spesialis paru dr Erlina Burhan virus influenza pada dasarnya memiliki kemampuan untuk terus bermutasi, serupa dengan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

"Virus influenza memang punya kemampuan bermutasi secara berkelanjutan. Yang disebut sebagai super flu subclade K ini merupakan hasil mutasi dari virus influenza H3N2 yang mengalami antigenic drift," ujar dr Erlina, Kamis (1/1), dikutip dari detikcom.

Lebih lanjut, dr Erlina menjelaskan bahwa antigenic drift menyebabkan perubahan struktur antigen virus sehingga tidak sepenuhnya dikenali oleh sistem imun tubuh, termasuk pada orang yang sudah mendapatkan vaksin influenza. Kondisi ini membuat infeksi influenza subclade K dinilai dapat menimbulkan gejala lebih berat dibandingkan influenza musiman pada umumnya.

Gejala 'Super Flu' atau Infeksi Influenza A Subclade K

Beberapa gejala 'super flu' seperti demam tinggi, nyeri otot, lemas ekstrem, hingga sakit kepala.

Gejala 'Super Flu' atau Infeksi Influenza A Subclade K/Foto: freepik.com/drazenzigic

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI hingga akhir Desember 2025 mencatat terdapat 62 kasus yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Mayoritas pasien merupakan perempuan dan kelompok usia anak.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, dr Prima Yosephine mengatakan bahwa gejala 'super flu' dapat lebih berat dibandingkan flu musiman, terutama jika menyerang kelompok rentan, misalnya anak-anak dengan penyakit penyerta.

Dilansir dari CNN Indonesia, dokter spesialis paru RS Paru Persahabatan Agus Dwi Susanto menyebut infeksi subclade K dapat memicu keluhan yang cukup berat. Berikut beberapa gejala super flu atau infeksi Influenza A subclade K:

- demam tinggi 39-41 derajat Celcius
- nyeri otot berat
- lemas ekstrem
- batuk kering
- sakit kepala
- tenggorokan berat.

dr Agus juga mengatakan penularan virus ini relatif cepat. Satu orang yang terpapar bisa menularkan ke dua hingga tiga orang lainnya.

Dilansir dari laman resmi Kemenkes RI, sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, serta mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta. Vaksin influenza tetap efektif dalam mencegah sakit berat, rawat inap, dan kematian.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.