Tubuh Menggemuk Tak Cuma dari Makanan, Ini Penyebab Lain yang Bisa Bikin Timbangan Naik

Fatkhu Zahra Aminati Putri | Beautynesia
Minggu, 12 Nov 2023 10:00 WIB
Stress
Stress dapat meningkatkan berat badan/ Foto: Freepik/@Jcomp

Memiliki badan yang ideal menjadi keinginan semua orang. Banyak perempuan yang membatasi makannya guna untuk menurunkan berat badannya. Namun, tak banyak pula perempuan yang tetap memiliki tubuh berisi meskipun sudah berpuasa.

Alasan bertambahnya berat badan juga bukan hanya dari faktor makanan. Ternyata, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan kamu mengalami kenaikan berat badan selain dari makanan. Apa sajakah itu? Cek di bawah sini. 

Genetik

Faktor genetik dalam kenaikan berat badan/Sumber: Freepik/@studioredcup
Faktor genetik dalam kenaikan berat badan/Foto: Freepik/@studioredcup

Salah satu faktor tubuh gampang mengalami kenaikan berat badan dan obesitas adalah karena adanya faktor genetik yang kuat. Anak-anak dari orang tua yang obesitas mempunyai kemungkinan lebih besar untuk mengalami obesitas dibandingkan anak-anak dari orang tua yang kurus.

Apa yang kamu makan akan berdampak besar pada gen dalam tubuhmu di kemudian hari. Menurut Healthline, masyarakat non-industri dengan cepat mengalami obesitas saat mereka mulai mengonsumsi makanan cepat saji khas Barat. Gen mereka tidak berubah, namun lingkungan dan sinyal yang mereka kirimkan ke gen mereka berubah. Nah, ini penting bagi kamu untuk menjaga pola makan, Beauties. 

Stress

Stress dapat meningkatkan berat badan/ Foto: Freepik/@Jcomp

Stres dapat memengaruhi hormon sehingga berdampak pada berat badan seseorang. Hal ini pun juga menjadi salah satu alasan mengapa tubuh mengalami kenaikan berat badan.

Stres akan sulit dikelola seiring bertambahnya usia. Jika kamu terus-menerus mengalami stres, kamu mungkin memiliki kadar hormon stres kortisol yang tinggi secara konsisten. Salah satu tugas kortisol adalah membantu tubuh mengisi kembali simpanan energi. Untuk beberapa orang, ini tidak secara langsung meningkatkan berat badan, tapi meningkatkan nafsu makan.

“Sebagian besar, stres mengarah pada perilaku kompulsif, seperti makan makanan yang ‘menenangkan’, yang seringkali penuh gula, lemak tidak sehat, kalori ekstra, dan garam,” kata dr. Caroline Apovian, spesialis pengobatan obesitas dan salah satu direktur Pusat Manajemen Berat Badan dan Kesehatan di Rumah Sakit Brigham dan Wanita yang berafiliasi dengan Harvard, dikutip dari Harvard Health Publishing.

Ada kondisi yang mendasarinya

Ada kondisi lain yg mendasari dapat meningkatkan berat badan/Foto: Freepik/@benzoix

Kenaikan berat badan, terutama jika baru-baru terjadi, dapat menandakan sejumlah kondisi kesehatan. Menurut Harvard Health Edu, seseorang yang gagal jantung mungkin mengalami penambahan berat badan akibat retensi cairan, yang mungkin tampak seperti pembengkakan di kaki, pergelangan tangan, tungkai, dan perut.

“Hal ini kemungkinan besar disertai gejala seperti kelelahan atau sesak napas,” kata dr. Apovian. Kondisi mendasar lainnya yang dapat meningkatkan berat badanmu adalah diabetes, penyakit ginjal tertentu, adanya sleep apnea, dan masalah tiroid. 

Mengonsumsi obat-obatan

Mengonsumsi obat-obatan juga dapat meningkatkan berat badan/Foto: Freepik/@freepik

Siapa sangka bahwa mengonsumsi obat-obatan setiap hari atau dalam jangka pendek juga bisa meningkatkan berat badanmu? Beberapa obat seperti prednison, dapat membuat tubuhmu menahan cairan dan menambah berat badan.

Banyak pula obat yang memengaruhi zat kimia otak yang mengatur nafsu makan, yang mungkin membuatmu lebih lapar dari biasanya, sehingga kamu mungkin makan lebih banyak dari biasanya. 

Jika kamu mengalami hal ini dan curiga bahwa obat yang kamu konsumsi menjadi penyebabnya, jangan ragu untuk hubungi doktermu. Biasanya, dokter akan menyesuaikan dosis obatmu atau menawarkan opsi obat lain yang lebih cocok. Beberapa obat seperti antidepresan, obat diabetes, dan obat tekanan darah bisa berdampak pada peningkatan berat badan. Ingat, kunci pentingnya adalah berkomunikasi dengan dokter untuk menjaga kesehatanmu dengan baik. 

Kurang tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan kenaikan berat badan/Foto: Freepik/@benzoix

Kualitas tidur seseorang juga sangat memengaruhi berat badan seseorang. “Jika kita sering kurang tidur, yaitu tidur kurang dari 6 jam setiap malam, ini dapat berpengaruh pada hormon yang mengatur nafsu makan kita. Kurang tidur juga bisa meningkatkan kadar hormon yang membuat kita merasa lapar, menurunkan kadar hormon yang memberi tahu kita bahwa kita sudah kenyang, dan juga meningkatkan kadar kortisol,” ujar dr. Apovian. Jadi, penting untuk kamu tidur dengan cukup di malam hari untuk mengurangi potensi kenaikan berat badanmu, Beauties. 

Seperti itulah beberapa hal yang dapat meningkatkan berat badanmu bukan hanya dari makanan saja. Jadi, sekarang harus lebih waspada dengan tubuh sendiri ya, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE