sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

4 Cara Menyembuhkan Diri Ketika Mantan Sudah Move On Tetapi Kamu Belum

Intan Dwi | Sabtu, 17 Apr 2021 11:30 WIB
4 Cara Menyembuhkan Diri Ketika Mantan Sudah Move On Tetapi Kamu Belum
caption

Putus cinta memang bukanlah pengalaman yang menyenangkan bagi semua orang, terutama jika mantan sudah berhasil move on tetapi kamu belum. Hal itu dikarenakan tidaklah mudah untuk melupakan mantan dengan banyaknya kenangan baik itu baik atau buruk yang sudah dilewati.

Menyembuhkan diri setelah putus cinta ketika mantan sudah move on memang sulit, tetapi bukan berarti itu tidak mungkin. Dengan mengetahui cara menyembuhkannya adalah kunci untuk melewatinya dan bergerak maju menjalani hidup selanjutnya.

Jika kamu belum mengetahui bagaimana caranya, mungkin empat cara ini bisa membantu kamu untuk menyembuhkan diri.

Jangan menyabotase diri sendiri

Orang melakukan banyak hal untuk menyabotase diri mereka sendiri ketika mereka mencoba untuk sembuh setelah mantannya move on
Jangan menyabotasi diri sendiri/freepik.com

Orang melakukan banyak hal untuk menyabotase diri mereka sendiri ketika mereka mencoba untuk sembuh setelah mantannya move on. Mereka menguntit mantan secara online, bertanya-tanya apa yang mereka lakukan dan dengan siapa mereka melakukannya.

Jika kamu ingin berdamai dengan melepaskan mantan, penting bagi kamu untuk tidak menyabotase diri sendiri. Sebaliknya, lakukan hal-hal yang perlu kamu lakukan untuk menjaga diri kamu tetap kuat dalam menghadapi semua rasa sakit.

Pastikan untuk tidak berkomunikasi dengannya, karena kamu tahu bahwa mereka akan menghubungi jadi jangan beri mereka kesempatan untuk mengacaukannya. Pastikan kamu menjaga diri sendiri, habiskan waktu bersama orang-orang yang mencintai kamu dan lakukan hal-hal yang membuat kamu merasa nyaman.

Jangan menghabiskan waktu lebih lama untuk menyabotase diri sendiri, hal itu membuat diri kamu lebih lemah ketika menghadapi apa yang terjadi. Bela diri kamu sendiri dan bersiaplah untuk melanjutkan hidup.

Catatlah hal yang buruk tentang dirinya

Jadi buatlah daftar semua hal yang tidak baik tentang hubungan kamu, karena dengan memiliki daftar tersebut akan membuat perbedaan besar ketika kamu berusaha melupakan perpisahan dan melanjutkan hidup.
Catatlah hal yang buruk tentang dirinya/freepik.com

Salah satu alasan sulit untuk melupakan putus cinta adalah karena trik yang dimainkan otak kamu terhadap diri kamu. Setelah putus, kamu tidak punya waktu lagi dengan orang tersebut, tidak lagi membangun kenangan baik dan buruk. Tetapi sebaliknya, itu tertinggal dengan kenangan masa lalu.

Untuk beberapa alasan, otak hanya berpegang pada hal-hal yang baik tentang hubungan kamu yang membuat kamu bahagia tetapi sebaliknya realita hubungannya mungkin agak berbeda. Otak tidak mengingat hal-hal buruk, karena Ia hanya mengingat hal-hal baik.

Jadi buatlah daftar semua hal yang tidak baik tentang hubungan kamu, karena dengan memiliki daftar tersebut akan membuat perbedaan besar ketika kamu berusaha melupakan perpisahan dan melanjutkan hidup.

Perhatikan yang kamu inginkan dan yakini

Mulai sekarang, waktunya untuk memikirkan apa yang kamu inginkan dalam diri seseorang, apakah orang yang membuat hati kamu terus berdegup atau membuat kamu merasa aman dan terlindungi.
Perhatikan yang kamu inginkan dan yakini/freepik.com

Mungkin banyak orang merasa setelah putus, mereka yakin bahwa mereka tidak akan pernah mencintai atau dicintai lagi. Mereka percaya bahwa mantan mereka merupakan satu-satunya orang yang bisa membuat mereka bahagia.

Padahal orang yang meninggalkan kamu bukanlah satu-satunya orang yang bisa membuatmu bahagia. Sebaliknya, mereka hanyalah orang yang ada di depan kamu saat ini, orang yang kamu berikan waktu, tenaga dan hati kamu.

Mulai sekarang, waktunya untuk memikirkan apa yang kamu inginkan dalam diri seseorang, apakah orang yang membuat hati kamu terus berdegup atau membuat kamu merasa aman dan terlindungi. Setelah itu, perhatikan orang seperti apa mantan kamu, apakah mereka tipe yang bisa menjadi orang yang kamu inginkan?

Jujurlah pada diri kamu sendiri, jangan menganggap mereka bisa berubah dengan seiring berjalannya waktu. Orang mungkin berubah, tetapi hanya jika mereka mau dan jangan mencintai seseorang apa adanya.

Meratapi

Menangis, menjerit, berteriak, lakukan apapun yang perlu kamu lakukan untuk merasakan perasaan kamu dan melepaskannya.
Meratapi/freepik.com

Bagi mereka yang berjuang dengan rasa sakit, mereka menyuruh diri mereka sendiri untuk menariknya. Mungkin teman kamu menyuruh kamu untuk melanjutkan hidup dan mengatakan bahwa orang itu tidak layak untuk kamu dan nantinya kamu akan menemukan seseorang yang mencintai kamu.

Tetapi itu tidak akan membantu kamu sembuh, kamu bisa lanjutkan meratapi kesedihan kamu karena penting untuk memproses apa yang telah terjadi dengan merasakan sakitnya. Apapun yang perlu kamu lakukan untuk membiarkan rasa sakit yang kamu rasakan keluar dari tubuh kamu, lakukanlah!

Menangis, menjerit, berteriak, lakukan apapun yang perlu kamu lakukan untuk merasakan perasaan kamu dan melepaskannya. Menahan emosi kamu hanya akan memperbesarnya, tidak apa-apa bagi kamu meluangkan waktu untuk melewati ini.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id