sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Dear Ladies, Waspadai 5 Jenis Abusive Relationship Ini

Cinta Ananda | Rabu, 07 Apr 2021 22:30 WIB
Dear Ladies, Waspadai 5 Jenis Abusive Relationship Ini
Foto: Pasangan/Freepik.com

Ladies, tahu enggak sih kalau abusive relationship banyak jenis-jenisnya? Hal ini kerap terjadi pada siapapun. Tidak hanya pada pasangan kekasih saja, tetapi juga bisa pada teman, orangtua, saudara, bahkan di social media sekalipun.

Terkadang kita suka enggak sadar kalau ternyata kita sedang di abuse karena biasanya pelaku selalu memberi sugar coated lies. Berikut 5 jenis abusive relationship yang perlu kamu ketahui.

1. Physical Abusive

Physical abuse/source:freepik.com
Physical abuse/source:freepik.com

Jenis kekerasan yang sudah sangat kita kenal, tetapi masih aja ada orang yang rela untuk diperlakukan seperti ini. Kekerasan fisik adalah ketika seseorang melakukan kontak fisik yang intensif terhadap tubuh kamu. Baik itu memukul, mendorong, atau bahkan menggunakan benda untuk menyakiti kamu.

Di beberapa kondisi masih saja ada korban yang selalu kena daya tipu dari si pelaku karena mereka selalu mengatakan bahwa mereka melakukan hal tersebut atas dasar cinta. Hal itu sama sekali enggak benar ya, Ladies!

2. Sexual Abuse

Sexual abuse/source:freepik.com
Sexual abuse/source:freepik.com

Kekerasan seksual adalah keadaan dimana seseorang memaksa kita untuk melakukan aktivitas seksual untuk memuaskan hasrat seksualnya yang membuat kita merasa tidak nyaman akan hal tersebut.

Sexual abuse juga bisa terjadi pada pasangan suami istri, yaitu termasuk marital rape. Perlu diingat bahwa segala jenis kegiatan seksual merupakan atas dasar consent tanpa ada paksaan sedikitpun, dari kedua belah pihak, baik dari pihak laki-laki, maupun si wanita.

3. Verbal Abuse

Verbal abuse/source:freepik.com
Verbal abuse/source:freepik.com

Pasangan kamu suka membentak kamu? Tinggalin! Itu artinya dia sudah melakukan hal yang termasuk dalam kategori verbal abuse. Kamu harus tau bahwa verbal abuse tidak hanya semata membentak saja, melainkan juga body shaming, bullying, degrading, mocking, dan perkataan yang dapat membuat kamu sakit hati.

4. Emotional Abuse

Emotional abuse/source:freepik.com
Emotional abuse/source:freepik.com

Kamu pernah dengar soal "gaslighting" atau "manipulating"? Nah, hal tersebut merupakan contoh dari emotional abuse.

Kekerasan emosi ini cenderung lebih "halus" tapi juga sangat berbahaya. Gaslighting adalah keadaan dimana pelaku menggunakan teknik emosional secara psikologi, yang dimana nantinya kamu akan merasa bingung dan menanyakan realita terhadap diri sendiri. Misalnya, kamu sedang mengutarakan rasa sakit kamu atas apa yang telah mereka lakukan kepada kamu, lalu mereka merespon "Apaan sih, gitu aja baper".

Jadi, dari hal tersebut akhirnya kamu mempertanyakan perasaan kamu sendiri, padahal yang kamu rasakan adalah hal yang valid. Parahnya, mereka malah memutar balikkan fakta dan malah menyalahkan kita. Makanya emotional abuse itu sangat sulit untuk di identifikasi. So don't be fooled, Ladies!

5. Digital Abuse

Digital abuse/source:freepik.com
Digital abuse/source:freepik.com

Digital abuse adalah kondisi dimana pasangan kamu memaksa kamu untuk memberikan mereka akses ke social media kamu, seperti password. Digital abuse juga dapat berupa paksaan untuk memberikan video atau foto nudes.

Digital abuse juga bisa berbentuk seperti ancaman. Misalnya kamu memberikan foto nudes ke pasangan mu dan meminta untuk putus dengannya, mereka mengancam akan menyebarkan foto mu ke internet. Hal tersebut dikenal sebagai revenge porn.  

Nah, Ladies jangan sampai rasa sayang kamu kepada pasangan mu membuat kamu jadi buta ya. Kita sebagai perempuan harus tetap berhati-hati dan tegas terhadap pasangan supaya mereka tidak bertindak seenaknya. 

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id