sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

5 Alasan Terbesar, Kenapa Wanita Susah Move On

Ayu Choirunisa | Minggu, 22 Nov 2020 22:35 WIB
5 Alasan Terbesar, Kenapa Wanita Susah Move On
caption

Putus cinta memang menyakitkan. Tapi tahukah kalian kalau mayoritas wanita mengalami transisi yang lebih lama pasca putus cinta dibandingkan dengan pria?

Hal itu karena wanita lebih banyak memberikan waktu untuk intropeksi diri pasca putus cinta. Sedangkan pria lebih mengalihkan kemarahannya pada hal yang membuat dia terlihat baik-baik saja. Tak jarang kita temui, di saat awal putus cinta biasanya wanita menangis berhari-hari, depresi, bahkan mengalami gangguan kecemasan.

Dalam penelitian Binghamton University, New York, umumnya wanita adalah pihak yang paling merasa tersakiti saat putus dengan pasangannya. Hal ini juga yang membuat wanita sulit membuka hati untuk orang baru, alias susah move on.

Sebenarnya, apa alasan terbesar dari seorang wanita sulit move on dari pasangan? Simak penjelasan berikut ini!

Putus karena Terpaksa

Tips Move On/Pexels.comTips Move On/Pexels.com


Banyak hal yang membuat pasangan memutuskan hubungannya karena terpaksa, contohnya karena  tidak direstui, atau karena beda agama. Namun sebenarnya kekuatan cinta yang dimiliki keduanya cukup besar. Meski begitu tidak bisa memperjuangkan keadaan yang mungkin dirasa buntu, maka mereka memutuskan untuk tidak lagi berpacaran. Inilah alasan, kenapa wanita sulit melupakan mantan.

Wanita Jadi Pihak Pertama yang Memutuskan

closeup-beautiful-redhead-young-woman-with-wavy-long-hair-freckles-wears-t-shirt-feels-sad-looks-front-isolated-white-wall_295783-945
Woman/Freepik.com

Penyesalan memang datang di akhir. Berdasarkan dari riset Bustle, 70% kasus perceraian diinisiasi oleh wanita. Alasannya karena wanita merasa pihak yang paling banyak dirugikan dibanding pria sehingga dengan ego yang dimiliki, ia memutuskan untuk berpisah.

Tapi tahukah kalian, setelah berpisah biasanya wanita itu akan sadar bahwa pria yang sebelumnya bersama dia memiliki kelebihan yang mungkin tidak bisa dia dapatkan dari pria lain. Itu sebabnya, ia menyesal dan terjebak pada kelebihan mantan nya.

Sudah Memberikan Segalanya

pretty-student-woman-striped-t-shirt-trying-have-some-sleep-sitting-bedroom-with-pillow-her-head-closing-eyes_343059-1447
Wanita Susah move on/Freepik.com

Saat wanita berhubungan dengan pasanganya, seringkali lalai hingga memberikan segalanya yang ia punya untuk pasangannya. Baik memberikan fisik ataupun materil, tapi sayangnya pada akhirnya ia pun harus berpisah.

Tentu saja itu hal yang sulit sekali diterima, karena mungkin terselip adanya penyesalan di hatinya. Oleh karena itu, biasanya wanita akan lebih sulit move on.

Wanita Lebih Sering Menyalahkan Diri Sendiri

sleeping-woman-her-legs_1150-138
Depresi/Freepik.com

Menurut Huffington Post, fase pasca putus cinta banyak digunakan oleh wanita untuk mengenang kejadian yang ia lewati selama berhubungan dengan pasangan nya. Pada saat itulah biasanya pikiran pikiran negatif muncul di pikiran wanita mengenai dirinya sendiri. Hal itu juga kadang membuat wanita merasa gagal membahagiakan pasangannya, dan tidak percaya diri di kemudian hari.

Bertemu dengan Mantan

portrait-smiling-beautiful-girl-her-handsome-boyfriend-woman-casual-summer-jeans-clothes_158538-5410
Pasangan/Freepik.com

Sudah tidak berhubungan setelah putus, namun tiba tiba bertemu lagi dengan mantan tanpa di sengaja. Tentu saja hal ini membuat memori-memori indah diantara keduanya kembali terungkit, apalagi jika keduanya menyempatkan diri untuk berbincang. Biasanya, wanita akan lebih merasa bahwa dahulu dia berharga untuk sang mantan, sehingga wanita terbawa perasaan lagi.

Jadi, siapa nih yang pernah mengalami fase-fase sulit move on seperti yang di atas? Tenang, life must goes on. Semua fase menyakitkan itu pasti akan menghilang dan menjadi lebih indah.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id