sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

6 Tips Biar Gak Baper Sama Mantan Pacar

Budi Rahmah Panjaitan | Minggu, 19 Jul 2020 16:00 WIB
6 Tips Biar Gak Baper Sama Mantan Pacar
caption

Jalinan kasih memang tidak selamanya mulus. Ada kalanya kamu harus menerima keadaan untuk memiliki mantan pacar. Ya, tentu saja ada alasan tersendiri yang membuat hubungan kamu dan si dia kandas di tengah jalan.

Namun, apapun ceritanya hal terbaik tetap bisa kamu lakukan ialah menjalin hubungan pertemanan setelahnya. Eits, oleh karena itu kamu tidak boleh baper lagi. Nah, biar enggak baper lagi, 6 tips di bawah ini bisa kamu terapkan. 

Ingat Alasan Putus dan Teguh Pada Pendirian

tetap teguh pada pendirian dan belajar dari penyebab putus kamu dan dia
teguh pendirian/unsplash.com

Mungkin rasa baper setelah putus bisa kembali kamu rasakan saat memang ada kesempatan lagi bersamanya dan kemudian kamu mengingat momen-momen manis dulu. Agar baper tidak muncul, maka ingatlah kembali persoalan yang membuat kamu dan si dia mengakhiri hubungan.


Jadikan itu sebagai pelajaran untuk bisa move on dan mendapatkan yang lebih baik. Barengi dengan sikap teguh pendirian sehingga kamu bisa mengendalikan setiap perasaan yang muncul. 

Memilih Berteman untuk Memperbaiki Hubungan

berteman bisa jadi pilihan tepat pasca putus
berteman baik/unsplash.com

Hubungan asmara kamu yang telah roboh tentu punya sebab berupa permasalahan. Untuk itu, tidak jarang ada rasa kesal, marah dan kecewa yang bersemayam dalam waktu lama pasca putus. Namun kamu tetap bisa kok memilih berteman agar sakit hati memudar dengan sendirinya. Ini bisa jadi pilihan lain agar kamu melupakan permasalahan yang lalu serta bisa intropeksi diri dan menjadi lebih baik ke depannya. 

Berikan Batasan Pada Hubungan Pertemanan

mmebatasi pertemanan perlu dilakukan agar baper gak muncul
membatasi pertemanan/unsplash.com

Meskipun kamu dan si mantan memilih untuk berteman pasca putus, bukan berarti kamu bisa berteman secara bebas tanpa batasan. Jangan sampai pertemanan hanya dijadikan istilah lain untuk ruang baper baperan. Bicara saja seperlunya jika memang ada hal penting  yang bisa dibicarakan.

Jangan sampai ada chat-chatan apalagi telfonan ber jam-jam. Ini bakal merusak komitmen pertemanan yang akhirnya berujung baper dan mengingat kenangan manis dulu saat bersama dia.

Jangan Pernah Curhat Pada Mantan

Jangan beri ruang untuk curhat-curhatan sama mantan
sendiri/unsplash.com

Tidak jarang mereka yang sudah jadi mantan malah curhat tentang kehidupan pribadi pasca putus. Tentu saja ini awal yang buruk karena dapat menimbulkan benih-benih baper pada diri kamu dan si dia.

Hal ini pula bisa merusak hubungan yang mungkin saja sudah kamu jalani dengan orang baru ataupun merusak hubungan mantanmu dengan kekasih barunya. Jangan berikan ruang untuk curhat pada mantan. 

Selalu Gunakan Logika saat Berurusan dengan Mantan

tetaplah bersikap professional jika terlibat dalam pekerjaan yang sama
bersikap professional/unsplash.com

Ada kalanya kamu akan dipertemukan kembali dengan mantan pada kondisi tertentu. Misalnya saja kerjasama di tempat kerjaan ataupun yang lainnya. Untuk itu, cara jitu untuk membentengi diri dari rasa baper adalah menggunakan logika. Jangan sampai bawa perasaan. Apalagi pertemuanmu dan dia hanyalah urusan pekerjaan. Tetaplah bersikap professional dan jalin komunikasi sesuai keperluan saja. Jangan bawa-bawa kenangan pribadi. 

Jangan Libatkan Mantan untuk Urusan Pribadi

jangan pernah libatkan mantan untuk urusan pribadi
mandiri/unsplash.com

Nah, yang terakhir adalah jangan melibatkan mantan untuk urusan pribadi. Kamu sudah punya kehidupan yang baru pasca putus darinya. Apapun yang kamu hadapi setelah itu, jangan pernah sesekali melibatkan dirinya.

Meskipun ada kala kamu merasa butuh dia karena terbawa suasana yang lama, maka hapuslah keinginan itu secara perlahan. Selesaikan urusan pribadi sendiri dan minta bantuan kepada orang lain selain dia. 

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id