sign up SIGN UP

FASHION

7 Penyebab Kulit Kepala Kering dan Gatal, Plus Cara Mengatasinya

Henny Alifah | Rabu, 22 Jul 2020 14:00 WIB
7 Penyebab Kulit Kepala Kering dan Gatal, Plus Cara Mengatasinya
caption

Kulit kepala kering dan gatal bisa bikin pikiran buyar, gagal fokus, dan hanya ingin menggaruk terus-menerus. Namun, terlalu sering garuk-garuk kepala pastinya bukan pemandangan yang enak dilihat. Apalagi rasa gatal tentunya juga mengganggu kenyamanan.

Buat menyingkirkan rasa gatal di kulit kepala, bisa dimulai dari mencari tahu apa penyebabnya. Ada banyak faktor yang menyebabkan kulit kepala kering dan gatal. Berikut tujuh di antaranya, sekaligus cara mengatasi kulit kepala kering dan gatal.

1. Jenis kulit dan faktor lingkungan

cuaca panas dapat menyebabkan kulit kepala kering dan gatal
Kulit Kepala Kering dan Gatal/ Foto: Freepik.com

Seiring turunnya kelembapan di udara, kulit bisa jadi kering, termasuk kulit kepala. Sebagaimana kulit kering pada umumnya, ini bisa menyebabkan gatal dan merupakan tanda bahwa kulit kepala kekurangan minyak. Jadi, kamu bisa atasi masalah ini layaknya merawat kulit kering.


Cobalah menggunakan minyak anti-bakteri dan anti-inflamasi untuk melembapkan kulit kepala. Coconut oil atau tea tree oil akan menjadi pilihan yang bagus. Oleskan sedikit coconut oil atau tea tree oil pada kulit kepala, lalu pijat dengan lembut sehingga kandungannya terserap. Biarkan selama 10 menit, lalu bilas sampai bersih.

2. Ketombe

ketombe dapat menyebabkan kulit kepala gatal
Kulit Kepala Kering dan Gatal/ Foto: Freepik.com

Saat kulit kepala kering dan gatal, kamu mungkin menemukan serpihan putih pada rambut atau pakaian. Yup, kamu mungkin punya ketombe. Adanya ketombe karena banyaknya jamur pada kulit kepala yang berminyak. Alhasil, sel-sel kulit menjadi mati dan membuat serpihan berwarna putih atau ketombe

Cara mengatasi kulit kepala kering dan gatal karena hal ini tentunya dengan membasmi ketombe. Kamu bisa gunakan sampo anti-ketombe, tapi jangan lupa perhatikan komposisinya agar sesuai dengan kondisi rambutmu.

Selain itu, beberapa cara alami juga bisa dicoba. Misalnya, olesi kulit kepala dengan daging lidah buaya yang dihaluskan, namun ingat untuk diamkan sejenak sebelum mengaplikasikannya. Lalu, pijat kepala dengan lembut agar kandungan lidah buaya meresap pada kulit kepala. Biarkan selama 30 menit sebelum membilasnya dengan air hingga bersih.

3. Reaksi terhadap produk perawatan rambut

penggunaan produk perawatan rambut yang tidak tepat dapat menyebabkan kulit kepala kering dan gatal
Kulit Kepala Kering dan Gatal/Foto: Freepik.com

Kulit kepala gatal dan kering hingga bersisik mungkin juga terjadi karena kesalahan dalam memakai produk-produk perawatan rambut. Sampo yang tertinggal di kulit kepala akibat bilasan yang kurang bersih dapat membuatnya iritasi.

Mungkin juga itu terjadi karena kulit kepala alergi terhadap produk perawatan rambut yang kamu pakai, seperti sampo, kondisioner, dan yang lainnya. Terlalu sering mewarnai rambut, juga bisa jadi berkontribusi terhadap masalah ini.

Untuk menghentikan rasa gatalnya, kamu perlu berhenti menggunakan produk yang menyebabkan reaksi. Jika konsisten dalam kesulitan menemukannya, dokter kulit bersertifikat dapat membantu.

4. Kutu

kutu dapat menyebabkan kulit kepala gatal dan ini dapat diatasi dengan menyisir rambut menggunakan sisir serit
Kulit Kepala Kering dan Gatal/ Foto: Freepik.com

Kulit kepala yang gatal mungkin juga disebabkan oleh kutu rambut, paling sering terjadi pada anak-anak. Kutu ini hidup di kulit kepala dengan mengisap sedikit darah. Seperti nyamuk, isapannya bikin gatal. Kutu rambut juga bertelur dan meninggalkan telurnya di dekat pangkal helai rambut.

Untuk mengusir kutu ini, yang pasti rajin-rajinlah mencuci rambut. Bisa juga gunakan obat pembasmi kutu yang dijual bebas di pasaran. Selain itu, menyisir rambut dengan sisir serit juga akan memerangkap kutu hingga jatuh dari kepala. 

Coba juga perawatan alami seperti menggunakan lemon. Perasan air dua buah lemon yang dicampur 100ml air disinyalir dapat menyingkirkan kutu rambut. Teteskan cairan tersebut pada kulit kepala lalu pijit-pijit selama 5 sampai 10 menit. Biarkan selama 30 sampai 40 menit lalu cucu rambut dengan air hangat.

5. Eksim

ilustrasi: kulit kepala kering dan gatal
Kulit Kepala Kering dan Gatal/ Foto: Freepik.com

Eksim di kulit kepala umumnya terjadi pada anak-anak atau bayi. Penyebabnya diduga terkait dengan respon sistem kekebalan tubuh pada zat atau unsur yang menyebabkan iritasi. Selain itu, riwayat asma dan alergi juga dapat mempengaruhi munculnya eksim.

Untuk mengatasi eksim di kulit kepala, gunakan krim kortikosteroid dan pelembap yang diresepkan oleh dokter. Dan, sebisa mungkin hindari menggaruk dan menggunakan sabun dengan bahan keras.

6. Psoriasis

eksim dapat menyebabkan kulit kepala gatal
Kulit Kepala Kering dan Gatal/ Foto: Freepik.com

Ini merupakan kondisi kulit kepala yang memerah dan bersisik akibat berlapis-lapis kulit yang terkelupas dan menumpuk. Biasanya terjadi pula di belakang leher, belakang kuping, dan kening. Penyebabnya diduga karena gangguan pada sistem kekebalan yang menyebabkan kulit tumbuh terlalu cepat dan mudah mengelupas. 

cara mengatasi kulit kepala kering dan gatal karena psoriasis yaitu dengan menggunakan krim, gel, sampo, salep, atau minyak antiketombe yang berbahan sulfur, asam salisilat, dan selenium sulfida. Selain itu, dokter mungkin akan menyuntikan kortikosteroid langsung pada area yang terkena psoriasis. Terapi sinar ultraviolet juga dapat dilakukan untuk menangani psoriasis.

7. Dermatitis seboroik

kulit gatal dan kering mungkin terjadi karena dermatitis seboroik
Kulit Kepala Kering dan Gatal/ Foto: Freepik.com

Dermatitis seboroik atau eksim seboroik atau psoriasis seboroik merupakan kondisi kulit kepala yang memerah, bersisik, serta timbul ketombe. Penyebabnya diduga oleh peradangan yang berhubungan dengan psoriasis atau jamur Malassezia yang berada di kulit kepala. Kondisi ini biasanya berlangsung dalam jangka panjang dan kambuh-kambuh sehingga perlu perawatan berulang.

Sebelum memberikan resep obat, dokter biasanya akan menyarankan penggunaan sampo untuk mengatasi ketombe. Bila cara itu tidak berhasil, barulah dokter melakukan pengobatan untuk menekan aktivitas sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Selain itu, dokter juga melakukan perawatan untuk mengatasi peradangan pada kulit, serta memberikan obat oles untuk mengatasi bakteri.

(hld/hld)

Our Sister Site

mommyasia.id