sign up SIGN UP

5 Kesalahan Fresh Graduate dalam Atur Keuangan yang Sering Bikin Bokek

Dian Aprilia | Jumat, 09 Jul 2021 15:30 WIB
5 Kesalahan Fresh Graduate dalam Atur Keuangan yang Sering Bikin Bokek
caption

Fresh graduate atau seseorang yang bau saja mendapatkan gelar akademik atau lulus dari perguruan tinggi memang kerap mengalami masalah dalam hal keuangan. Hal ini dikarenakan masa-masa ini adalah masa awal mereka mendapatkan uang dari hasil kerja keras dan bertanggung jawab secara penuh dalam pengelolaan keuangan.

Terkadang dalam masa ini, mereka belum memahami cara mengatur keuangan yang benar. Alhasil cara mengelola keuangan yang diterapkannya asal-asalan dan yang penting senang. Dampaknya, tidak sedikit fresh graduate yang tidak bisa menabung, banyak hutang, dan sering bokek. Agar menghindari berbagai masalah tersebut, berikut beautynesia.id telah merangkum cara mengatur keuangan untuk fresh graduate:

Pendapatan Dihabiskan

Cara mengatur keuangan
Cara mengatur keuangan/pexels.com/Karolina Grabowska

Salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan oleh fresh graduate adalah menghabiskan seluruh gaji. Mumpung bisa mendapatkan hasil keringat sendiri, tak jarang fresh graduate yang memilih untuk menghabiskannya. Entah itu untuk makan-makan, traktir teman, beli barang yang diidam-idamkan dan lainnya.

Memang memenuhi keinginan diri sendiri itu tidak salah, tetapi kalau sampai kebablasan dan membuat uang gaji bulanan selalu habis, maka sudah menjadi red flag. Sebaiknya pelajari tips membagi alokasi pengeluaran, hal ini merupakan cara mengatur keuangan yang mendasar.

Ambil Cicilan Lebih dari 50% Gaji

Kesalahan cara mengatur keuangan yang selanjutnya adalah mengambil cicilan lebih dari 50% gaji. Padahal belum jelas kontrak kerjanya, ditambah lagi tidak memiliki dana darurat ataupun tabungan. Apabila sewaktu-waktu gaji tersebut tak didapatkan lagi, maka cicilan pasti menjadi hal yang membebani.

Untuk itu, sebaiknya fresh graduate tidak mengambil cicilan hutang di atas 30% gaji. Sebab hal itu bisa bikin keuanganmu kacau, pendapatan bisa habis hanya karena hutang dan pengeluaran, bahkan membuat kondisi keuangan jadi minus.  

Tidak Punya Tabungan

Cara mengatur keuangan
Cara mengatur keuangan/pexels.com/Samson Katt

Kesalahan cara mengelola keuangan selanjutnya adalah tidak punya tabungan. Padahal tabungan menjadi dana yang penting untuk dimiliki setiap orang, apalagi saat pandemi seperti ini. Tabungan berguna untuk membiayai segala keperluan yang mendadak dan mendesak. Kamu bisa mulai menabung di angka 10% pendapatan atau lebih, seimbangkan dengan kebutuhan dan pengeluaran bulanan.

Tidak Tahu Investasi

Kesalahan cara mengelola keuangan selanjutnya adalah tidak tahu ilmu investasi. Alhasil tidak ada alokasi keuangan untuk investasi. Padahal investasi adalah kegiatan yang harus dilakukan sejak usia muda, guna menjamin masa depan. Jika hal ini diabaikan, maka saat tua bisa menghadapi berbagai masalah keuangan. Mulai dari tidak ada biaya untuk dana pensiun, dana pendidikan anak, dana kesehatan dan lainnya.

Tidak Memiliki Tujuan Keuangan

Cara mengatur keuangan
Cara mengatur keuangan/pexels.com/olia danilevich

Kesalahan mendasar lainnya adalah tidak memiliki tujuan keuangan. Sama halnya dengan menjalani kehidupan, orang yang tak memiliki tujuan akan kebingungan karena tak tahu arah mana yang akan dituju. Tujuan keuangan bermanfaat agar pengeluaran, gaya hidup, cara mengatur keuangan bisa terarah ke target spesifik. Dengan begitu, keuangan akan lebih tertata dan hidup jadi lebih tentram.

Itulah 5 kesalahan fresh graduate dalam mengelola keuangan. Hindari 5 kesalahan tersebut agar keuanganmu tetap lancar dan sehat ya.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id