sign up SIGN UP

5 Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Lebih Tahan Lama

ira syafira | Minggu, 18 Jul 2021 10:15 WIB
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Lebih Tahan Lama
caption

Hari raya Idul Adha sering dikenal juga sebagai hari raya kurban, dimana pada hari itu akan dipenuhi suasana sukacita serta berkah oleh seluruh umat muslim di dunia. Tradisi paling identik saat hari raya Idul Adha tiba adalah pembagian daging hewan kurban untuk semua lapisan masyarakat.

Daging kurban yang diberikan beratnya tidak menentu, bahkan ada yang diberikan dalam jumlah cukup banyak. Sehingga, tidak selalu habis dikonsumsi dalam satu hari, ada kalanya daging akan disimpan untuk keesokan hari atau bisa lebih lama. Untuk itu, kita harus memahami bagaimana cara mengemas daging yang tepat agar bisa bertahan dalam jangka waktu lebih lama. 

Beauties, ini dia beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyimpan daging kurban agar tetap segar dan tahan lama. Penasaran apa aja caranya? Yuk, simak informasi berikut ini.

1. Tidak Perlu Dicuci

Foto: Jangan dicuci/unsplash.com/usman yousaf
Foto: Jangan dicuci/unsplash.com/usman yousaf

Jika kamu berpikir untuk mencuci daging sebelum menyimpannya dalam kulkas, maka itu salah. Cara menyimpan daging kurban yang tepat adalah tidak mencucinya sebelum disimpan. Usahakan agar daging tersimpan dalam keadaan segar setelah dipotong.

Alasannya, daging yang sudah dibasahi air keran akan rentan terserang bakteri jika tidak cepat-cepat diolah. Berbeda ketika kamu ingin segera mengolahnya, maka daging harus dicuci terlebih dahulu. Oleh sebab itu, jika kamu ingin menyimpan dalam jangka waktu lama, sebaiknya masukkan ke dalam freezer kulkas langsung dan dibungkus dalam wadah.

2. Taruh dalam Wadah dan Tutup Rapat

Foto: Taruh dalam wadah/pexels.com/mark stebnicki
Foto: Taruh dalam wadah/pexels.com/mark stebnicki

Jangan biasakan untuk menyimpan daging kurban menggunakan plastik bawaan dari panitia kurban. Keluarkan daging dari plastik terlebih dahulu, lalu masukkan ke tempat atau wadah yang tertutup rapat. Coba untuk pisahkan daging kurban sesuai takaran konsumsi harian dan tempatkan dalam wadah berbeda.

Daging yang tersimpan di kulkas dalam wadah tertutup rapat akan bertahan hingga satu tahun lamanya. Alasan lain mengapa daging dipotong dan dipisahkan sesuai porsinya, adalah untuk memudahkan kamu saat mengolahnya. Daging yang tersimpan dalam potongan cukup besar, ketika membeku akan butuh waktu lebih lama untuk dicairkan dan diolah saat itu juga. 

3. Bumbui Sebelum Disimpan

Foto: Bumbui dahulu/unsplash.com/edson saldana
Foto: Bumbui dahulu/unsplash.com/edson saldana

Selain memotong sesuai porsi, kamu bisa merendam daging kurban yang kamu dapatkan ke dalam bumbu terlebih dahulu. Dengan merendam daging tersebut, maka daging akan terasa lebih empuk dan beraroma ketika diolah. Bumbu-bumbu tersebut diharapkan bisa menyerap dan membuat rasa daging menjadi lebih nikmat.

Resep untuk rendaman daging pun cukup beragam, namun yang paling umum adalah dengan campuran garam, minyak, perasa, dan asam. Kamu juga bisa tambahkan bawang putih, jus lemon, dan minyak zaitun. Untuk daging dengan tekstur keras seperti daging sapi, bisa kamu coba untuk taburkan rempah-rempah ke permukaan daging dan biarkan selama beberapa jam. Langkah ini akan memudahkan kamu saat mengolah daging tersebut sewaktu-waktu.

4. Hindari Menyimpan Langsung di Kulkas

Foto: Jangan disimpan langsung/unsplash.com/lukas
Foto: Jangan disimpan langsung/unsplash.com/lukas

Cara menyimpan daging kurban selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan tidak menyimpan langsung ke dalam kulkas. Ketika kamu menerima daging yang baru saja disembelih, sebaiknya jangan langsung menyimpan daging di dalam kulkas. Diamkan dulu dalam suhu normal kurang lebih 3-4 jam sebelum menyimpan.

Untuk menjaga rasa daging tetap segar, kamu bisa melakukan langkah sebelumnya, yaitu memberikan bumbu. Cuci daging dan potong sesuai kebutuhan, kemudian tambahkan bumbu dan siap disimpan di kulkas. Kemas daging dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga.

5. Cara Mencairkan Daging Beku

Foto: Mencairkan daging beku/unsplash.com/victoria shes
Foto: Mencairkan daging beku/unsplash.com/victoria shes

Cara terakhir yang bisa kamu lakukan untuk menyimpan daging kurban adalah dengan memahami cara mencairkan daging beku yang baik dan benar. Semua dilakukan agar daging sisa yang akan dibekukan kembali tidak mudah basi. Oleh sebab itu, mencairkan daging beku harus dilakukan dengan cara baik dan benar.

Membiarkan daging beku pada suhu kamar dan mencair dengan sendirinya bisa menjadi langkah yang berbahaya. Metode yang paling tepat untuk menghindari tumbuhnya bakteri adalah dengan memasukkan daging ke dalam lemari es bagian bawah setelah dikeluarkan dari freezer kulkas. Cara ini mungkin akan memakan waktu, namun jika kamu terburu-buru, bisa langsung daging ke dalam mangkuk yang berisi air keran dingin dan ganti air secara berkala. 

Beauties, itu dia cara simpan daging kurban agar tetap awet. Jangan sampai terbuang sia-sia ya!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id