sign up SIGN UP

LIFE

Keto Diet vs Intermittent Fasting: Mana yang Paling Efektif Turunkan Berat Badan?

Dimitrie Hardjo | Kamis, 01 Apr 2021 14:15 WIB
Keto Diet vs Intermittent Fasting: Mana yang Paling Efektif Turunkan Berat Badan?
caption
Jakarta -

Tanpa harus menyiksa diri, diet bisa dilakukan dengan banyak cara untuk mencapai berat badan yang ideal. Walaupun sedang berdiet, menjaga kesehatan tetap nomor satu sehingga diperlukan nutrisi yang cukup untuk tubuh selama program penurunan berat badan. 

Program untuk menurunkan berat badan yang lebih sehat pun mulai populer di masyarakat, seperti keto diet dan intermittent fasting. Mungkin di antara kalian masih bingung mana cara yang paling efektif untuk menurunkan berat badan. Pada dasarnya, kita bisa memilih salah satu dari dua cara tersebut sesuai dengan kondisi tubuh kita.

Nah, sebelum mengetahui lebih lanjut mana yang lebih efektif untuk menurunkan berat badan antara keto diet dan intermittent fasting, yuk ketahui perbedaan dari kedua cara tersebut.

Keto Diet

Keto diet.
Keto diet. Foto: pexels.com

Awalnya keto diet diperkenalkan pada tahun 1920-an untuk mengobati pasien epilepsi. Keto diet mengharuskan seseorang untuk mengurangi atau tidak mengkonsumsi sama sekali karbohidrat, melainkan lebih banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak. Hal ini dilakukan untuk merangsang proses ketosis dalam tubuh, yaitu membakar lemak dalam tubuh dan mengubahnya menjadi energi.

Intermittent Fasting

Intermittent fasting.
Intermittent fasting. Foto: pexels.com

Intermittent fasting (IF) lebih fokus pada mengontrol jam makan seseorang dibandingkan pantangan pada makanan tertentu seperti keto diet. IF bekerja dengan cara membatasi kalori yang dikonsumsi selama periode tertentu. Jadi, selama kamu melakukan intermittent fasting, kamu harus disiplin dalam jadwal makan yang telah ditentukan, sebagai contoh dalam 5 hari kamu bisa makan dengan menu seperti biasanya dan 2 hari kamu sangat membatasi kalori yang dimakan.

Jadi, mana yang lebih efektif?

Diet yang efektif turunkan berat badan.
Diet yang efektif turunkan berat badan. Foto: pexels.com

Melansir healthshots.com, seorang expert menyatakan bahwa kedua cara terbukti sangat membantu menurunkan berat badan. Namun, keduanya tidak berkepanjangan. Ketika berhenti diet, berat badan dapat kembali seperti semula. Direkomendasikan kedua diet dikombinasikan untuk mencapai hasil yang maksimal dengan cara memulai keto diet selama satu bulan terlebih dahulu. Setelah tubuh telah menyesuaikan diri, kamu bisa mulai intermittent fasting.

Dengan demikian, berat badan ideal semakin cepat untuk diraih.

Itulah perbedaan dari keto diet dan intermittent fasting. Sudah tahu mana yang cocok untukmu, Ladies?

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id