sign up SIGN UP

Benarkah Bila Semakin Muda Usia Perempuan Mulai Menstruasi, Lebih Berisiko Terkena Kanker Payudara?

Fina Prichilia | Kamis, 14 Oct 2021 08:45 WIB
Benarkah Bila Semakin Muda Usia Perempuan Mulai Menstruasi, Lebih Berisiko Terkena Kanker Payudara?
caption
Jakarta -

Sekarang ini, usia perempuan yang mengalami menstruasi diketahui semakin muda, Beauties. Mengutip detikHealth, rata-rata kamu akan mengalami haid pertama kira-kira di usia 12 tahun.

Tetapi sekarang, nggak sedikit yang melaporkan mengalaminya di usia di bawah itu. Lantas, benarkah ada kaitannya dengan kanker payudara?

Faktor-faktor Risiko Kanker Payudara

Ilustrasi nyeri payudaraIlustrasi risiko kanker payudara/ Foto: Freepik.com

Kanker payudara memang jadi hal menakutkan, terutama bagi para perempuan. Menurut data WHO, penelitian yang dilakukan International Agency for Research on Cancer (IARC), kanker paru, payudara, dan usus, jadi tiga teratas tipe kanker yang mematikan.

Menurut Dokter Spesialis Bedah Onkologi Primaya Hospital Tangerang, dr. Abdul Rachman, Sp.B (K)Onk di acara e-Life detikcom, faktor risiko kanker payudara ini, 80-85% disebabkan pola hidup kita, Beauties. Lalu 15% adalah genetik.

Selain itu, seiring bertambahnya usia juga membuat seseorang perempuan berisiko mengalani kanker payudara dibanding mereka yang masih berusia 25 tahun.

Benarkah Semakin Muda Perempuan Menstruasi, Berisiko Juga?

Ilustrasi siklus menstruasi tidak lancar/FreepikIlustrasi siklus menstruasi. /Foto: Freepik.com

Ya Beauties, rupanya betul bahwa mereka yang mulai menstruasi lebih muda akan berisiko lebih besar, dibanding yang haid di usia lebih tua. Demikian menurut dr. Abdul.

"Maksudnya apa? Misalkan seorang wanita mulai menstruasi di bawah umur 9 tahun, ini memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan wanita yang mulai menstruasinya itu di atas umur 13 tahun. Itu berdasarkan dari penelitian di Amerika. Begitu juga wanita yang menopouse terlalu lama ini akan mempunyai sifat lebih tinggi dibandingkan menopouse yang lebih rendah," jelas dr. Abdul Rachman.

dr. Abdul melanjutkan, terdapat faktor risiko yang bisa dikendalikan, yakni faktor pola hidup. Itu karena gaya hidup yang sehat bisa meminimalisir risiko terkena kanker payudara.

"Alkohol, merokok itu jelas-jelas secara ilmiah itu menyebabkan risiko terjadinya kanker payudara," katanya

dr. Abdul kemudian menyarankan kita untuk menerapkan gaya hidup sehat. Seperti apa? Menjaga pola hidup yang baik dengan menjaga gizi seimbang, olahraga teratur, hindari stres, hindari rokok dan alkohol, dan atur berat badan.

"Tentunya yang paling penting adalah kita harus happy," tutupnya.

---------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id