sign up SIGN UP

LIFE

Kumis pada Wanita, Apakah Itu Normal?

Rumaysha Milhania | Selasa, 27 Apr 2021 23:00 WIB
Kumis pada Wanita, Apakah Itu Normal?
caption

Mungkin kita tahu jika pertumbuhan kumis dan jenggot adalah salah satu tanda perubahan yang dialami laki-laki di masa pubertas. Namun, ternyata ini juga dapat terjadi pada perempuan, lho!

Rambut wajah, seperti helaian tipis yang cukup signifikan pada area di antara hidung dan bibir serta di dagu juga bisa tumbuh pada wanita. Umumnya, wanita dengan masalah yang rambut wajah ini cenderung lebih suka diam, dengan secara sembunyi-sembunyi ke salon kecantikan untuk menghilangkannya.

Kondisi pertumbuhan rambut wajah pada wanita biasanya dikenal dengan hirsutisme, yaitu istilah untuk menggambarkan pertumbuhan rambut yang berlebih pada wanita.
Kumis pada wanita/ Sumber: Freepik.com

Jika kamu merupakan salah satu dari wanita yang spesial dengan pertumbuhan rambut di wajah, jangan khawatir karena ini adalah hal yang normal dan sangat umum. Kondisi pertumbuhan rambut wajah pada wanita biasanya dikenal dengan hirsutisme, yaitu istilah untuk menggambarkan pertumbuhan rambut yang berlebih pada wanita. Diketahui 1 dari 10 wanita mengalami hal ini. 

Meskipun semua wanita memiliki rambut halus dan terang yang menutupi wajah dan tubuh mereka, sebagian wanita memiliki rambut ini bisa lebih tebal, lebih kasar, dan lebih terlihat. Kira-kira apa penyebabnya? 

Hormon adalah penyebab utama rambut wajah pada wanita. Jika seorang wanita memiliki sedikit ketidakseimbangan hormon, misalnya sedikit lebih banyak testosteron daripada rata-rata, itu dapat menyebabkan pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan.
Pertumbuhan rambut pada wanita/ Sumber: Freepik.com

Penyebab Munculnya Kumis pada Wajah Wanita

Hormon adalah penyebab utama rambut wajah pada wanita. Jika seorang wanita memiliki sedikit ketidakseimbangan hormon, misalnya sedikit lebih banyak testosteron daripada rata-rata, itu dapat menyebabkan pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan.

Kondisi seperti Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) dapat menyebabkan tingginya kadar hormon pria ini, jadi jika kamu mengalami rambut wajah, ada baiknya kamu memeriksakan diri ke dokter umum. Selain itu, rambut wajah wanita juga bisa bersifat genetik. Mereka yang memang memiliki keturunan rambut lebat juga berpotensi menumbuhkan rambut di bagian-bagian wajah tertentu.

Selain itu, perkembangan rambut wajah yang tiba-tiba juga umum terjadi setelah menopause, ketika perubahan besar dalam keseimbangan hormon tubuh dapat menyebabkan perubahan pada penampilan wanita. Rambut halus bisa menjadi lebih kasar dan lebih terlihat di masa menopause. Ironisnya, saat rambut di wajah menjadi lebih tebal, menopause juga bisa menyebabkan penipisan rambut di kepala.

Rambut halus bisa menjadi lebih kasar dan lebih terlihat di masa menopause. Ironisnya, saat rambut di wajah menjadi lebih tebal, menopause juga bisa menyebabkan penipisan rambut di kepala.
Kumis dan jenggot pada wanita/ Sumber: Freepik.com

Untuk mengatasinya, kamu boleh melakukan penghilangan rambut secara permanen di klinik-klinik kecantikan. Selain itu, sebenarnya tidak ada masalah juga jika kamu memang ingin tampil apa adanya. Ingat, cantik itu tidak selalu harus mulus dan putih. Kamu bisa tetap terlihat cantik dan mempesona dengan apapun yang kamu miliki.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id