sign up SIGN UP

Stop Acne Shaming! Bisa Sebabkan Gangguan Mental Karena Masalah Jerawat

Shinta Nikmah | Rabu, 14 Jul 2021 16:00 WIB
Stop Acne Shaming! Bisa Sebabkan Gangguan Mental Karena Masalah Jerawat
caption

Beauties, memiliki jerawat di wajah adalah permasalahan kulit yang normal terjadi pada remaja. Akan tetapi memiliki jerawat juga rentan mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan seperti acne shaming.

Buat kamu yang mungkin pernah mengalami atau secara tidak sengaja yang melakukan acne shaming, hati-hati ya sebab acne shaming bisa memicu gangguan mental, lhoWah, lalu apa yang dimaksud dengan acne shaming?

Pengertian Acne Shaming

 

Pengertian acne shaming
Pengertian acne shaming/ Foto: freepik.com

 

Jika body shaming memiliki arti sebagai hinaan atau ejekan terhadap tubuh atau penampilan fisik orang lain, maka acne shaming memiliki arti yang hampir sama, yakni hinaan atau ejekan yang ditujukan pada orang yang memiliki permasalahan jerawat.

Bentuk acne shaming yang paling sering dijumpai adalah komentar seperti, 'kok muka kamu ada jerawatnya, sih?' atau 'kamu nggak cuci muka ya? Pantas jerawatan.' Percayalah Beauties, mereka yang mendapatkan komentar tersebut sebenarnya juga tidak ingin memiliki jerawat di wajah, karena bisa merusak penampilan.

Menurut Jurnal yang berjudul "Acne in Adolescents: Quality of Life, Self-Esteem, Mood and Psychological Disorders" yang ditulis oleh Dunn, Lauren KO'Neill, Jenna LFeldman dan Steven R, jerawat pada remaja dapat memengaruhi kualitas hidup, kepercayaan diri, dan suasana hati pada remaja. Tidak hanya itu, jerawat pada remaja juga berpengaruh pada kondisi psikologinya, seperti adanya kecemasan yang berlebihan bahkan pemikiran untuk bunuh diri.

Jerawat pada remaja sudah menimbulkan dampak tersendiri seperti kehilangan kepercayaan diri. Apabila ditambahi dengan adanya perlakuan acne shaming, maka korban sangat rentan terhadap gangguan mental. 

Lalu gangguan mental apa saja yang mungkin dialami korban acne shaming?

Meningkatkan Risiko Depresi

risiko depresi
Meningkatkan risiko depresi/ Foto: freepik.com

Ejekan atau komentar kurang menyenangkan tentang jerawat yang dimiliki oleh seseorang bisa membuat seseorang berisiko depresi, Beauties. Bayangkan saja, seseorang yang sudah berusaha sekuat tenaga untuk sembuh dari jerawat, bukannya mendapat support justru mendapat cemoohan. 

Akan lebih baik jika kamu tidak mengomentari jerawat yang dimiliki oleh orang lain. Lebih baik kamu memberi support agar mereka bisa segera sembuh dari jerawat ya, Beauties.

Membandingkan Diri Sendiri

Membandingkan diri sendiri
Membandingkan diri sendiri/ Foto: freepik.com

Dikutip dari Allure, sosial media dan obsesi terhadap foto edit berpotensi memperburuk kondisi mental remaja yang memiliki masalah jerawat. Mereka mulai membandingkan penampilan mereka dengan orang-orang yang mengunggah wajah flawless di media sosial, dan kemudian merasa tidak percaya diri dengan tampilan wajah mereka yang berjerawat. 

Beauties, kamu tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain terutama di media sosial. Semakin kamu membandingkan diri, maka semakin kamu merasa insecure. Lebih baik cintai diri-sendiri terlebih dahulu dan jangan terlalu memikirkan penilaian orang lain.

Merasa Terkucilkan

Terkucilkan
Merasa terkucilkan/ Foto: freepik.com

Faktanya korban acne shaming kerap mendapatkan komentar atau cemoohan dari orang-orang terdekat bahkan keluarga. Komentar-komentar tersebut bisa membuat korban down dan memilih untuk mengasingkan diri dari pergaulan bahkan dari lingkungan keluarga. 

Perlu diingat, pejuang jerawat butuh support system yang baik agar termotivasi untuk segera sembuh. Sebab perlakuan acne shaming justru memicu stres yang bisa memperburuk jerawat. Sebaliknya, motivasi dan dukungan dari keluarga dan orang terdekat, serta treatment yang sesuai bisa mempercepat kesembuhan pejuang jerawat.

Nah, Beauties itu tadi info seputar acne shaming yang perlu kamu tahu. Semoga bermanfaat.

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id