sign up SIGN UP

LIFE

Waspadai 5 Jenis Pelecahan Seksual di Tempat Kerja, Kamu Harus Aware!

Izzul Millati Umami | Jumat, 11 Jun 2021 16:30 WIB
Waspadai 5 Jenis Pelecahan Seksual di Tempat Kerja, Kamu Harus Aware!
pelecehan seksual tempat kerja/ sumber: pexels.com

Ladies, pelecehan seksual terjadi tak hanya di tempat private, namun juga menjalar hingga ruang publik. Gedung perkantoran dengan banyak ruang kerja ternyata juga jadi salah satu sumber pelecehan seksual. Nyatanya, walau sebagian besar karyawan di tempat kerja diseleksi berdasarkan nilai etika, masih ada saja pelecehan seksual yang terlontar dari sesama karyawan. Waspadai 5 jenis pelecehan seksual di tempat kerja berikut ini:

1. Sentuhan di Tempat-tempat Pribadi

sentuhan tanpa consent
sentuhan tanpa consent/sumber:pexels.com

Banyak yang tidak menyadari bahwa sentuhan-sentuhan di ruang pribadi, bila tanpa consent (persetujuan), termasuk dalam pelecehan seksual. Area pribadi yang dimaksud meliputi area alat vital, payudara, bokong, serta bibir. Ladies mengalami sentuhan di area yang dimaksud? Segera laporkan ke nomor pengaduan atau manager kantor untuk tindak lebih lanjut. 

2. Pelecehan Secara Verbal

pelecehan verbal
pelecehan verbal/sumber:pexels.com

Selain pelecehan secara fisik melalui area-area pribadi, ada jenis pelecehan seksual verbal yang kerap kali mengenai karyawan kantor. Lontaran ucapan seperti “Dada kamu tepos”, atau “Ih, kamu sensual banget” merupakan contoh pelecehan verbal di kantor. Meski bernada pujian pun, kalau si penerima ucapan tidak terima, bisa dikatakan sebagai pelecehan verbal. 

3. Diskriminasi Terhadap Gender

Tanpa sadar, diskriminasi terhadap gender juga termasuk bentuk pelecehan seksual. Ucapan dengan nada merendahkan semacam “Ih, dia nggak bisa kan cewek lama nanti ngerjainnya” atau “Cewek nggak pantas duduk di posisi managerial karena mudah baper” merupakan salah satu bentuk merendahkan gender yang lain. 

4. Pelecehan Seksual Oleh Gender yang Sama

pelecehan gender
pelecehan gender/sumber:pexels.com

Seringkali orang mengaitkan pelecehan seksual terjadi pada mereka yang berbeda gender, seperti pria dan wanita. Padahal, pelecehan juga sangat mungkin terjadi pada mereka dengan gender yang sama. Merayu serta menyentuh karyawan lain tanpa consent juga termasuk pelecehan antar jenis. 

5. Tawaran Naik Jabatan dengan Hubungan Seksual

Tak hanya karyawan yang bisa mendapatkan perlakuan tak mengenakkan, bos pun juga bisa memperoleh pelecehan dari karyawannya. Terkadang, ada jasa anak kantor yang ingin naik posisi lebih tinggi dengan menawarkan layanan hubungan seksual secara diam-diam.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id