STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Bella Hadid Ungkap 6 Fakta yang Jarang Diketahui Seputar Dirinya ke Vogue

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Kamis, 31 Mar 2022 22:45 WIB
Bella Hadid Ungkap 6 Fakta yang Jarang Diketahui Seputar Dirinya ke Vogue

Eksis di dunia modelling, fashion, dan media, Bella Hadid yang kini menjamah dunia bisnis dengan mengembangkan brand minuman “Kin Euphorics” kian dikenang sebagai perempuan pekerja keras. Di usianya ke-25 tahun, parasnya telah muncul di berbagai sampul majalah dan iklan sejumlah label––membuat sosok Bella Hadid semakin diingat. Kehidupan pemilik akun Instagram dengan jumlah pengikut  50,4 juta orang itu pun semakin sulit lepas dari sorotan publik.

Memiliki ekspresi wajah serius dan dingin menjadi sebuah keuntungan tersendiri bagi Bella yang menyebut ekspresi ini “shield and armor”, sebuah proteksi yang membatasi perasaan dalam dirinya dengan apa yang harus ditampilkan ke publik. Dalam wawancara terbarunya bersama majalah Vogue, ia menguak berbagai fakta dalam dirinya yang menunjukkan kehidupan di sosial media memang bertolak belakang dengan realita. Penasaran apa saja yang diungkap seorang Bella Hadid? Intip di bawah ini.

 

Gangguan Kesehatan Mental dan Penyakit Lyme

Bella Hadid/
Bella Hadid/ Foto: instagram.com/bellahadid

Di lingkungan kerjanya, Bella selalu dikenal sebagai orang yang baik pada semua orang, ceria, sigap, dan sangat profesional. Tapi dibalik itu semua, ia harus bergumul dengan depresi, anxiety, dan penyakit lyme yang dideritanya. “Selama 3 tahun saat aku bekerja, aku bangun di pagi hari histeris, menangis, dan sendirian. Aku tidak akan menunjukkan itu pada siapapun. Aku kembali bekerja, menangis saat makan siang di greenroom, menyelesaikan hariku, bergegas ke hotel di mana aku kembali menangis, bangun keesokan paginya dan mengulangi hal yang sama,” cerita Bella. 

Tidak hanya itu, ia juga sempat didiagnosis mengidap babesiosis dan hipotiroidisme yang mengharuskannya menjalani berbagai pengobatan dan terapi. Untuk kesehatan mentalnya sendiri, ia menjalani treatment di Tennessee yang berhasil membawa perbaikan dalam dirinya. “Terapi adalah hadiah terbaik yang aku berikan untuk diri sendiri,” ujar perempuan yang diketahui memiliki peternakan bersama ibu dan kakaknya, Yolanda dan Gigi Hadid.

 

Dibandingkan dengan Gigi Hadid

Bella Hadid/
Bella Hadid/ Foto: instagram.com/bellahadid

Putri dari Mohamed dan Yolanda Hadid ini mengakui, ia mempunyai privilese sejak kecil. Ayahnya adalah seorang developer properti di Beverly Hills, sedangkan ibunya adalah model. Sudah menjadi sorotan publik sejak kecil, ia harus menerima semua kritikan dari banyak orang, tidak terkecuali bagaimana publik membandingkannya dengan sang kakak.

“Aku adalah saudara perempuan yang lebih jelek. Rambutku coklat. Aku tidak sekeren Gigi, tidak seramah dirinya. Itu yang mereka bicarakan tentangku. Dan sayangnya, ketika terlalu banyak orang yang mengungkapkan ini ke kamu, kamu akan mempercayainya”.

Model yang hobi berkuda ini pun kerap merasa insecure akan dirinya sendiri––ia merasa dirinya penuh dengan berbagai permasalahan, mulai dari depresi, body image, gangguan makan, hingga kecemasan sosial, tapi ia masuk dalam industri ini.

“Seiring berjalannya waktu, aku menjadi aktris yang baik. Aku tersenyum, menunjukan ekspresi kuat. Aku selalu merasa harus membuktikan sesuatu. Mereka boleh membicarakan penampilanku, cara bicaraku, dan berperilaku. Tapi dalam 7 tahun, aku tidak pernah melewatkan dan membatalkan pekerjaan, bahkan tidak pernah terlambat bekerja. Tidak ada seorang pun yang bisa berkata aku tidak bekerja keras”. 



Lebih Suka Fotografi daripada Jadi Model

Bella Hadid dalam pemotretan Vogue/
Bella Hadid dalam pemotretan Vogue/ Foto: instagram.com/bellahadid

Jika ada 2 hal yang paling disukai Bella Hadid, hal itu adalah berkuda dan fotografi. Ia kerap dijumpai dengan kamera di tangannya bahkan sejak saat bersekolah. Bella rela pindah ke New York untuk mengenyam pendidikan fotografi di Parsons. Karena sudah terlanjur menjalin kontrak dengan IMG, ia banyak mempelajari fotografi langsung dari fotografer profesional seperti Mario Sorrenti.

Keterlibatannya dalam seluk-beluk pemotretan dan rasa ingin tahu yang besar akan teknis membuat orang-orang di set tertawa. “Aku suka menjadi bagian dari proses di baliknya. Terkadang aku berpikir aku suka melakukan semuanya, kecuali berada di depan kamera,” ujar model yang pertama debut sebagai model di New York Fashion Week tahun 2014 itu. 

 

Tidak Muat Kenakan Baju Saint Laurent

Bella Hadid di backstage show Balenciaga/
Bella Hadid di backstage show Balenciaga/ Foto: instagram.com/bellahadid

Sudah bukan rahasia umum jika menjadi model bukanlah hal yang mudah, terutama saat bulan fashion berlangsung. Bella turut menceritakan pengalamannya 7 tahun yang lalu ketika ia tidak muat dalam baju Saint Laurent. Saat itu, perempuan berzodiak Libra ini sempat berpikir kalau ukuran sample baju Saint Laurent itu bukan ukuran sesungguhnya.

Tapi tidak ada yang bilang padanya kalau baju itu ukuran kecil sehingga ia berpikir kesalahan terletak pada dirinya. “Akhirnya, kita berani angkat suara tentang ukuran sample ini” cerita sang model yang kini merasa nyaman akan diri sendiri, bahkan sukses menghentikan gangguan anorexianya saat masih sekolah. 

 

Menyesal Lakukan Rhynoplasty

Bella Hadid usia 15 tahun/
Bella Hadid usia 15 tahun/ Foto: instagram.com/bellahadid

Dalam wawancaranya bersama Vogue, Bella Hadid juga mengakui melakukan prosedur rinoplasti saat usianya 14 tahun, sebuah keputusan yang ia sesali hingga sekarang. “Aku harap aku tetap memiliki hidung dari nenek moyangku,” katanya. Kekasih direktur seni basis New York Marc Kalman ini juga menangkal semua spekulasi yang menyebutkan dirinya melakukan prosedur lain, seperti filler di wajah. “Siapapun yang berpikir aku melakukan eye lift atau apapun itu––itu adalah face tape!” lanjut Bella yang merasa sering kali orang-orang salah paham tentang dirinya

Workaholic

Bella Hadid dalam show Burberry/
Bella Hadid dalam show Burberry/ Foto: instagram.com/bellahadid

“Aku tidak FOMO akan pesta atau hangout keluar. Aku FOMO akan pekerjaan”. Setelah menceritakan bagaimana ia bekerja keras selama 350 hari dalam setahun selama 7 tahun terakhir. Punya kebiasaan sebagai people-pleaser, ia termasuk tipe yang sulit menolak tawaran pekerjaan. Begitu juga jika orang lain mengambilnya, sedangkan ia tidak. Namun, Bella berusaha mengubah itu dengan tekad bahwa tahun ini, dia akan berkata “tidak” lebih sering. 

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE