6 Kalimat yang Hanya Diucapkan oleh Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi, Kamu Salah Satunya?
Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengidentifikasi dan memahami emosi, baik emosimu sendiri maupun emosi orang lain. Penelitian menunjukkan bahwa tidak semua orang punya aset langka dan berharga ini.
Kecerdasan emosional dapat membantumu untuk menciptakan dan memperkuat hubungan hingga meredakan konflik. Dilansir dari CNBC, inilah beberapa kalimat positif yang kerap diucapkan dan menjadi pembeda antara orang yang punya kecerdasan emosional tinggi dengan yang tidak.
”Bisakah Kamu Bercerita Lebih Banyak?”
![]() Ilustrasi percakapan (Foto: Unsplash/Adam Winger) |
Orang yang tidak punya cukup kesadaran diri hanya peduli tentang pikiran dan pendapatnya sendiri. Namun, orang dengan kemampuan mengelola emosi yang baik tertarik dengan hal yang dirasakan dan ingin dikatakan oleh orang lain.
Orang dengan kecerdasan emosional tinggi akan menjalin komunikasi dengan cara yang membuat orang lain mau berbicara lebih banyak tentang perasaan dan pengalamannya. Kemudian, mereka akan menjadikan respons tersebut sebagai kesempatan belajar.
”Aku Mendengarkan”
![]() Ilustrasi percakapan (Foto: Unsplash/Kelsey Chance) |
Kalimat positif yang satu ini menunjukkan bahwa kamu memahami hal yang disampaikan oleh lawan bicaramu. Dengan mengatakan hal ini, kamu telah membuat lingkungan kooperatif yang sempurna untuk membangun sebuah tim.
Kamu juga bisa mengatakan hal seperti, “Aku memahami maksudmu” sebagai tanda bahwa kamu benar-benar mendengarkan dan terbuka untuk menjalin komunikasi dengan lawan bicaramu itu.
6 Kalimat yang Hanya Diucapkan oleh Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi, Kamu Salah Satunya?
6 Kalimat yang Hanya Diucapkan oleh Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi, Kamu Salah Satunya?/Foto: Freepik/ drobotdean
“Aku Memahami Ucapanmu, tetapi ….”
Kalimat positif berikutnya ini punya sedikit tambahan dibandingkan contoh di poin sebelumnya yang menunjukkan cara diplomatis ketika harus mengatasi orang atau situasi yang sulit.
Meskipun kamu tidak sepakat dengan seseorang, kamu bisa mengekspresikannya dengan cara yang bijaksana alih-alih konfrontatif. Tujuannya adalah untuk membuatmu dan lawan bicara lebih mudah untuk menentukan solusi yang memuaskan kedua belah pihak.
“Bagaimana Perasaanmu?”
Ilustrasi/Foto: unsplash.com/Liza Summer |
Untuk membuat orang lain merasa dimengerti dan dihargai, kamu harus memperhatikan dan meluangkan waktu untuk memahami serta berempati pada mereka. Sembari mendengarkan, berusahalah untuk menempatkan dirimu pada posisi mereka.
“Aku Kurang Yakin Apa Masalahnya. Kamu Bisa Jelaskan?”
Dengan mengucapkan kalimat ini, kamu telah mengakui bahwa seseorang mengalami masalah dan alih-alih bereaksi secara negatif, kamu mengajak mereka untuk menceritakan mengenai apa yang mereka pikirkan dan rasakan. Kamu juga bisa mengatakan kalimat senada seperti, “Aku mendengar bahwa terjadi …, benar begitu?”
”Apa Maksudmu?”
Ilustrasi/Foto: Unsplash.com |
Ketika kamu meminta seseorang untuk mengklarifikasi, kamu membuat mereka merasa harus mengatakan sesuatu dengan cara yang berbeda atau memberi lebih banyak informasi agar kamu bisa lebih memahami mereka. Kalimat ini berbeda dengan ketika kamu meminta seseorang untuk mengulang kalimatnya.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi |


Ilustrasi/Foto: unsplash.com/Liza Summer
Ilustrasi/Foto: Unsplash.com