sign up SIGN UP

7 Tanda Pasangan Pelaku Breadcrumbing, Pura-pura Tertarik Tapi Sebenarnya Tidak Serius Jalin Hubungan!

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Kamis, 11 Aug 2022 22:30 WIB
7 Tanda Pasangan Pelaku Breadcrumbing, Pura-pura Tertarik Tapi Sebenarnya Tidak Serius Jalin Hubungan!
caption

Sebuah hubungan terdiri dari dua orang yang saling mengusahakan agar koneksi dan komunikasi di antara mereka bisa terjalin dengan baik. Namun, bagaimana jadinya jika salah satu pihak dalam sebuah hubungan merasa usahanya tidak diimbangi oleh pasangannya?

Ternyata fenomena ini punya nama, Beauties, yakni breadcrumbing. Breadcrumbing bisa didefinisikan sebagai perilaku manipulatif yang bertujuan untuk menarik perhatian pasangan, tetapi tidak dibarengi dengan keseriusan untuk menjalin komitmen.

Hal ini tentu merupakan sebuah red flag yang harus kamu hindari dalam sebuah hubungan. Tidak sulit untuk mengenali pelaku breadcrumbing, berikut tanda jika pasanganmu melakukan breadcrumbing yang harus kamu waspadai. Dirangkum dari Insider, yuk cari tahu!

Tindakan dan Ucapan Tidak Sesuai

Dana McNeil, PsyD, seorang terapis pernikahan dan keluarga mengatakan bahwa pelaku breadcrumbing akan mengatakan hal-hal yang membuat pasangannya terlena, tetapi tidak mengambil tindakan yang membuat ucapannya itu terealisasi.

Pelaku breadcrumbing mungkin akan membuat janji untuk melakukan sesuatu bersama tanpa memberikan waktu yang pasti. Mereka juga bisa mengucapkan kata cinta dan keinginan untuk berkomitmen tanpa menunjukkan tindakan nyata.

Tarik Ulur

Waspadai kebiasaan tarik ulur/Foto: Pexels/Jonathan Borba
Waspadai kebiasaan tarik ulur/Foto: Pexels/Jonathan Borba

Salah satu tanda perilaku breadcrumbing ditunjukkan lewat ketidakkonsistenan mereka dalam menjalin komunikasi. Pada satu waktu, mereka akan membalas pesan dan teleponmu dengan sigap hanya untuk berakhir menghilang di minggu berikutnya. Mereka akan kembali menunjukkan perhatian ketika merasa bahwa pasangannya akan menjauh.

Ingkar dari Pertemuan

Pada dasarnya, sulit untuk membuat janji temu dengan para pelaku breadcrumbing karena mereka cenderung hanya berbicara tanpa ada niat untuk merealisasikan ucapannya. Begitu pula ketika janji temu sudah ditentukan.

Pelaku breadcrumbing biasanya akan membatalkan janji dengan alasan yang cukup meyakinkan. Parahnya, hal ini bisa berulang dan membuat pasangannya merasa memiliki harapan hanya untuk berakhir dikecewakan lagi.

Datang Jika Ada Maunya

Hati-hati dengan yang datang hanya ketika ada maunya/Foto: Pexels/Emma Bauso
Hati-hati dengan yang datang hanya ketika ada maunya/Foto: Pexels/Emma Bauso

Pelaku breadcrumbing bisa tiba-tiba menelepon dan mewujudkan kencan khayalan bagi pasangannya setelah berminggu-minggu menghilang. Namun, jangan senang dulu karena tindakan ini hanya berdasarkan nafsu alih-alih karena ingin menjalin komitmen nyata dengan pasangan.

Jarang Menceritakan Kehidupannya

Pelaku breadcrumbing cenderung tertutup mengenai kehidupan pribadi mereka sehingga membuat pasangannya merasa bahwa mereka menyembunyikan sesuatu. Mereka mungkin akan bercerita beberapa hal tentang hidupnya untuk membuatmu tertarik, tetapi mereka tidak akan memberimu kesempatan untuk mengeksplorasi dengan terlalu detail.

Kurang Menunjukkan Ketertarikan

Para pelaku breadcrumbing tidak pernah berniat untuk menjalin hubungan serius dengan pasangannya sehingga mereka juga tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh untuk memahamimu.

Mereka mungkin bersikap genit dan kerap menggodamu, tetapi mereka tidak akan melontarkan pertanyaan untuk mendapatkan informasi yang bisa membuat hubungan kalian berkembang.

Membuatmu Merasa Tidak Berharga

Stalking adalah bentuk kekerasan dimana pelaku terus memaksa pasangan agar tidak ditinggal.Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik.com/Freepik

Menghabiskan waktu dengan seorang pelaku breadcrumbing alias breadcrumber akan membuat emosimu naik turun. Mereka bisa memuji sekaligus menjatuhkanmu dengan mengungkapkan deretan hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat dirimu terlihat lebih menarik di mata mereka.

Padahal, menurut McNeil, berada dalam sebuah hubungan seharusnya membuatmu merasa berharga dan nyaman, bukan sebaliknya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id