STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Harus Kritis, Lakukan Cara Jitu ini agar Tak Tertipu Investasi Bodong

Dian Aprilia | Beautynesia
Minggu, 07 Feb 2021 15:30 WIB
Harus Kritis, Lakukan Cara Jitu ini agar Tak Tertipu Investasi Bodong

“Di dunia ini tidak ada yang instan, bahkan mie instan pun butuh proses”. Meski begitu banyak sekali konten di internet dan media sosial yang mengungkap cara dapat uang dalam sehari, cara cepat kaya hanya dalam satu bulan, dan lainnya. Tak disangka, ternyata banyak juga orang yang mencari keyword tersebut.

Perilaku tersebut jadi salah satu contoh mindset yang bikin kamu mudah terjebak investasi bodong. Di dunia ini tak ada yang gratis dan semua hasil besar membutuhkan perjuangan yang besar pula. Untuk itu setiap diiming-imingi harapan besar seperti itu, coba tanyakan apa keuntungan yang mereka dapatkan dan risiko yang mungkin didapatkan. Pasti orang yang menawarkan iming-iming tersebut juga tak akan mampu menjawabnya.

Berikut beautynesia.id telah merangkum 4 tips ampuh agar tak terjebak investasi bodong.

Cek Berapa Risk-Free Rate

Ilustrasi investasi
Ilustrasi investasi/pexels.com

Mayoritas investasi bodong akan menawarkan imbal hasil yang tak masuk akal bahkan sangat besar. Dan tak jarang hal tersebut kemudian menggiurkan banyak orang. Contoh keuntungan mencapai 4% dalam sebulan atau jumlah keuntungan bisa mencapai 40%-50% dalam 1 tahun.

Padahal selisihnya dengan risk fee rate deposito (3,25%) bisa mencapai 10 kali lipat atau lebih. Coba bayangkan, jika memang benar produk tersebut aman, deposito dan SBN ORI bakal tidak laku karena banyak orang memilih produk tersebut.

Cek Legalitas Lembaga

Cek legalitas
Cek legalitas/pexels.com

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memastikan legalitas perusahaan dan lembaga tersebut sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku. Jika termasuk lembaga keuangan maka pastikan sudah mendapat izin dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Jika perbankan maka pastikan sudah mendapatkan legalitas dari bank Indonesia. Jangan malas untuk mencari tahu, sebab manfaatnya bukan untuk orang lain, melainkan keamanan uang kita sendiri.

Pikirkan Jenis Usaha

Ilustrasi cara kerja
Ilustrasi cara kerja/pexels.com

Mayoritas investasi bodong tidak akan memiliki kegiatan usaha yang jelas dan terorganisir, sebab perusahaan tersebut biasanya hanya berfokus mendapatkan dana dari masyarakat. Bahkan tak jarang, informasi yang diberikan cenderung ngawur dan palsu.

Salah satu ciri lembaga investasi bodong adalah yang menerapkan skema piramida dan ponzi. Skema piramida adalah kegiatan rekrut-merekut anggota ditambah dengan transfer uang tanpa kejelasan barang apa yang diperdagangkan. Sementara itu, skema ponzi adalah kegiatan setor uang, dapat komisi, tapi tanpa kejelasan produk dan jenis bisnisnya.  

Hal ini berbeda dengan bisnis produk kecantikan atau lainnya yang menggunakan sistem multi level marketing. Sebab perusahaan tersebut biasanya memiliki produk yang jelas dan sudah memiliki izin SIUPL (surat izin usaha penjualan langsung) dari BKPM.

Laporan yang Lengkap

Report
Report/pexels.com

Perusahaan investasi yang legal biasanya dilengkapi dengan sederet aturan yang lengkap serta memberikan fasilitas laporan kepada konsumen. Hal tersebut tentunya bisa diakses dengan mudah oleh konsumen. Jadi mereka bisa mengecek perkembangan investasinya secara berkala.

Namun jika ada investasi yang ditawarkan kepadamu tanpa adanya laporan investasi yang jelas dan bisa diakses, sebaiknya tolak dan hindari.

Itulah 4 tips ampuh untuk menghindari jebakan investasi bodong. Ingat, bahwa semua hal baik di dunia ini perlu perjuangan dan proses. Tetap kritis dan waspada!

(arm2/arm2)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE