STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Bantu Kenyang Seharian, 8 Menu Sarapan Kaya Nutrisi Ini Bantu Ratakan Perut Buncit! Yuk, Cobain!

Nadya Quamila | Beautynesia
Selasa, 24 Jan 2023 09:30 WIB
Bantu Kenyang Seharian, 8 Menu Sarapan Kaya Nutrisi Ini Bantu Ratakan Perut Buncit! Yuk, Cobain!
Bantu Kenyang Seharian, 8 Menu Sarapan Kaya Nutrisi Ini Bantu Ratakan Perut Buncit! Yuk, Cobain!/Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

Perut buncit menjadi masalah yang kerap dikeluhkan oleh banyak orang. Berbagai cara pun dilakukan demi meratakan perut buncit. Namun masih banyak yang belum menyadari kalau ada satu kebiasaan yang bisa menjadi penyebab perut buncit, yaitu melewatkan sarapan.

Ya, tak sedikit yang masih beranggapan bahwa untuk mengatasi perut buncit, melewatkan sarapan bisa menjadi salah satu upaya. Faktanya, sarapan tidak hanya penting untuk kesehatan, namun juga sangat penting untuk meningkatkan metabolisme dalam membuat perut jadi langsing.

Namun yang perlu diperhatikan, tak semua jenis makanan bisa dijadikan menu sarapan dalam upaya meratakan perut buncit, Beauties. Contoh menu sarapan terbaik yang bisa kamu pilih adalah makanan yang kaya akan serat dan protein. Lantas, makanan apa saja yang direkomendasikan untuk sarapan agar bisa bantu meratakan perut buncit? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Menu Sarapan yang Bisa Bantu Ratakan Perut Buncit

Telur

Telur rebus/ Foto: Pexels.com/ Antoni ShkrabaTelur rebus/Foto: Pexels.com/ Antoni Shkraba

Telur adalah salah satu makanan yang menjadi favorit banyak orang. Selain mudah diolah, rasanya juga lezat dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk meratakan perut buncit.

Kaya akan protein dan banyak mengandung vitamin serta mineral penting, telur adalah sumber nutrisi yang baik untuk menu sarapan. Berkat kandungan proteinnya yang tinggi, telur dapat membantu mengurangi nafsu makan saat dikonsumsi ketika sarapan. Ini dapat membantu menurunkan berat badan serta membuang lemak berlebih di perut.

"Mengonsumsi 2 hingga 3 butir telur di pagi hari, dipasangkan dengan beberapa lemak dan serat sehat (seperti puding alpukat atau chia seed) dapat membantu menjaga perut tetap rata," kata Megan Byrd, seorang ahli gizi, dilansir dari Eat This, Not That!.

Byrd juga menambahkan, "Mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan di pagi hari dapat merusak sistem pencernaan dan menyebabkan kembung. Dengan fokus pada protein dan serat di pagi hari, dapat menghindari perut kembung dan menghilangkan nafsu untuk memakan makanan manis."

Pisang

Ilustrasi potongan pisangPisang bisa jadi menu sarapan untuk bantu ratakan perut buncit/Foto: Freepik/Lifeforstock

Tinggi serat namun rendah kalori, pisang adalah alternatif yang bagus untuk kamu yang suka sarapan dengan makanan manis. Dilansir dari Healthine, satu pisang ukuran sedang memiliki lebih dari 100 kalori namun mengemas 3 gram serat makanan, di mana ini memenuhi hingga 12 persen dari kebutuhan serat harian.

Serat membantu memperlambat pengosongan perut, yang mencegah kamu untuk makan berlebih dan membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Berbagai penelitian menemukan bahwa menambah asupan serat dari buah dan sayuran dikaitkan dengan peningkatan penurunan berat badan.

Selain itu, pisang adalah sumber pati resisten yang baik, yaitu sejenis pati yang tidak dapat dicerna oleh perut dan usus kecil. Penelitian menunjukkan bahwa pati resisten dapat membantu mengurangi asupan makanan dan mengurangi lemak perut.

Buah Beri

Buah BeriIlustrasi buah beri/Foto: Pexels.com/Susanne Jutzeler, suju-foto

Jenis buah beri seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry, semuanya sangat padat nutrisi namun tetap rendah kalori. Selain mengandung banyak vitamin dan mineral penting, buah beri kaya akan serat yang dapat mengurangi rasa lapar dan mencegah kamu untuk makan berlebihan.

Dilansir dari Healthline, faktanya, satu penelitian pada 12 perempuan menemukan bahwa mengonsumsi buah beri dapat mengurangi asupan kalori dengan rata-rata 133 kalori. Studi lain pada 133.468 orang dewasa menunjukkan bahwa setiap porsi buah beri dikaitkan dengan penurunan berat badan 1,1 pon (0,5 kg) selama periode empat tahun.

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE