sign up SIGN UP

Diet Mediterania Bisa Tingkatkan Kecerdasan, Benarkah? Ini Penjelasan Ahli!

Camellia Ramadhani | Beautynesia
Kamis, 28 Apr 2022 09:00 WIB
Diet Mediterania Bisa Tingkatkan Kecerdasan, Benarkah? Ini Penjelasan Ahli!
caption
Jakarta -

Jenis diet Mediterania semakin tenar dalam beberapa tahun terakhir. Popularitasnya semakin naik semenjak laporan US News dan World menggolongkan diet ini sebagai diet terbaik selama tiga tahun berturut-turut.

Menurut laman detikHealth, diet Mediterania dinyatakan sebagai diet terbaik untuk pola makan sehat, diet terbaik berbasis sayur-sayuran, diet terbaik untuk penderita diabetes dan diet yang paling mudah diikuti. Namun semua manfaat ini ternyata belum cukup, Beauties. Diet Mediterania yang memadukan menu tertentu ternyata bisa meningkatkan kecerdasan juga, lho!

Penasaran bagaimana para ahli menemukan fakta ini? Simak penjelasannya berikut ini, yuk!

Penelitian Awal di Spanyol

Ilustrasi Penelitian/Foto: Canva/jarmoluk
Ilustrasi Penelitian/Foto: Canva/jarmoluk

Dalam penelitian terbaru, seorang ahli gizi dan endokrinologi di Hospital Clinic, Barcelona, Emilo Ros bersama rekan-rekan peneliti lain melakukan eksperimen yang bertujuan untuk menemukan hubungan antara diet Mediterania dan kecerdasan. Dilansir dari laman Reuters, diet ini melibatkan 447 orang dewasa yang berisiko mengidap gangguan kardiovaskular untuk secara acak mengikuti salah satu dari tiga jenis diet. Ketiga jenis diet tersebut adalah diet Mediterania dengan satu liter minyak zaitun murni selama satu minggu, diet Mediterania dengan tambahan 30 gram kacang per hari, atau diet rendah lemak.

Hasilnya, peserta berusia 67 tahun yang cenderung kelebihan berat badan mengalami kolesterol tinggi. Saat semua subjek melakukan tes fungsi kognitif, hanya 75 persen dari mereka yang menyelesaikan evaluasi otak putaran kedua.

Diet Mediterania Tingkatkan Kecerdasan/Foto: Canva/NatashaBreenDiet Mediterania Tingkatkan Kecerdasan/Foto: Canva/NatashaBreen

Di sisi lain, ketika dibandingkan hasil tes sebelum dan sesudah eksperimen, kelompok yang mengonsumsi diet rendah lemak dinilai mengalami penurunan signifikan terkait kemampuan memori dan fungsi kognitif. Sementara, kelompok yang mengikuti diet Mediterania dengan tambahan kacang maupun tambahan minyak zaitun dilaporkan mengalami perbaikan memori dan fungsi kognitif secara signifikan.

David Knopman, ahli saraf di Mayo Clinic, Rochester, Minnesota mengatakan bahwa antioksidan murni seperti vitamin E dalam menu diet Mediterania memiliki peran penting dalam mencegah penuaan kognitif. Selain itu, otak yang 70 persen terdiri dari lemak mendapat asupan dari asam oleat, asam lemak omega-3, dan lemak tak jenuh seperti biji bunga matahari dan alpukat.

Hubungan Diet Mediterania, Fungsi Kognitif dan Demensia

Ilustrasi Demensia/Foto: Canva/LightFieldStudios
Ilustrasi Demensia/Foto: Canva/LightFieldStudios

Ketika membahas relasi antara makanan dan kemampuan fungsi otak, peran nutrisi dalam mencegah berbagai gangguan daya ingat juga sangat penting untuk diperhatikan. Sejalan dengan hal ini, para ahli telah menemukan fakta bahwa diet Mediterania ternyata dapat menurunkan risiko demensia.

Dilansir dari laman CNN, menu-menu yang sehat dari diet Mediterania dapat mengintervensi penumpukan dua protein, amiloi, dan tau, ke dalam plak dan jaringan kusut yang merupakan ciri khas penyakit Alzheimer. Dr. Richard Isaacson, yang memimpin Klinik Pencegahan Alzheimer di Rumah Sakit New York-Presbyterian dan Weil Cornell Medicine mengatakan bahwa semakin rutin dan konsisten seseorang menjalani diet Mediterania, mereka mendapat bonus satu tahun terhindar dari risiko penuaan otak.

Itu dia penjelasan ahli mengenai hubungan diet Mediterania dengan peningkatan kecerdasan. Apakah kamu tertarik mencoba diet ini, Beauties?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id