STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

5 Kandungan Skincare yang Tak Boleh Asal Dicampur, Catat Ini Bahayanya!

Lynisa Hidayah | Beautynesia
Jumat, 30 Sep 2022 10:30 WIB
5 Kandungan Skincare yang Tak Boleh Asal Dicampur, Catat Ini Bahayanya!

Ada banyak kandungan skincare yang tidak bisa dicampur karena memiliki beberapa bahan aktif yang bisa menyebabkan masalah kulit, seperti kulit kering, dehidrasi, bruntusan, hingga iritasi. 

Oleh karena itu, sebelum membeli produk alangkah baiknya kamu mengenali manfaat dan kegunaannya agar tidak menimbulkan masalah kulit. Dihimpun dari Everyday Health, ada 5 kandungan skincare yang ternyata tidak bisa dicampur. Yuk simak! 

1. Retinoid atau Retinol dan Alpha Hydroxy Acid (AHA) 

SkincareIlustrasi sedang pakai serum/Foto: Freepik.com/freepik

Retinol dan AHA adalah turunan skincare Vitamin A untuk anti aging yang bermanfaat untuk mempercepat pergantian sel kulit mati dan meningkatkan produksi kolagen, serta membuat kulit glowing dan terhindar dari keriput. Namun, dua kandungan ini berbahaya jika digunakan secara bersamaan dan bisa menyebabkan kulit iritasi. 

Dokter kulit Elizabeth Bahar Houshmand, MD, menyarankan untuk memilih dua diantara kandungan produk tersebut atau dipakai secara bergantian. Misalnya kamu menggunakan AHA pada hari Senin dan Retinol pada hari Selasa.

2. Retinoid atau Retinol dan Vitamin C

ZodiakIlustrasi bahan aktif skincare/Foto: Freepik.com/jcomp

Vitamin C adalah bahan aktif berupa antioksidan yang bagus untuk meregenerasi kulit dan memiliki pH asam yang seimbang. Sedangkan Retinol adalah bahan aktif dengan asam yang tinggi dan bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati. Karena memiliki dua bahan aktif ini yang tidak sama, alangkah baiknya digunakan sesuai kebutuhan kulit, yaitu Vitamin C pada Pagi hari dan Retinol pada Malam hari. 

3. Retinoid atau Retinol dan Asam Salisilat 

SkincareIlustrasi sedang pakai skincare/Foto: Freepik.com/Lifestylememory

Retinol salah satu bahan aktif yang berguna untuk mengurangi munculnya garis-garis halus, kerutan, dan mempercepat penyembuhan bekas jerawat. Sedangkan asam salisilat bermanfaat untuk merawat jerawat dan mengurangi pori-pori pada wajah. Dua kandungan skincare ini memiliki manfaat yang hampir sama namun bahaya apabila digunakan secara bersamaan. 

Risikonya bisa menyebabkan kulit kering hingga iritasi. Namun, bisa kamu gunakan sesuai dengan aturannya pada hari yang sama yaitu salicylic acid di pagi hari dan Retinol di malam hari.

4. Retinoid dan Benzoil Peroksida

Skincare
Ilustrasi perempuan lagi skincare/Foto: Freepik.com/stefamerpik

Retinoid dikenal sebagai anti-penuaan, tetapi juga bermanfaat dalam menghilangkan jerawat dan mencegah pori-pori tersumbat. Karena itu, kamu tidak disarankan menggunakan retinoid dan benzoil peroksida bersamaan.

Bahayanya karena benzoil peroksida bisa mengaktifkan molekul retinoid dan formulasi retinoid yang baru bisa lebih stabil dengan benzoil peroksida. Sebagai alternatif kamu bisa menggunakan benzoil peroksida di pagi hari dan retinoid di malam hari.

5. Facial Wash dan Vitamin C

Skincare
Ilustrasi pakai pelembab/Foto: Freepik.com/artursafronovvvv

Pada dasarnya Vitamin C digunakan sebagai produk untuk Pagi hari karena memiliki pH yang rendah. Sedangkan facial wash umumnya mempunyai kandungan pH yang cukup tinggi. Jika digunakan secara bersamaan kandungan Vitamin C bisa menurun karena kulit tidak mampu menyerap dengan baik. 

Berdasarkan The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, kamu bisa mendapatkan manfaat Vitamin C dengan menggunakan facial wash yang di Pagi hari sebelum mengaplikasikan Vitamin C

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE