sign up SIGN UP

Deodoran vs Antiperspiran, Mana yang Cocok untuk Pemasalahan Bau Badan Kamu? Yuk Kenali Perbedaannya!

| Sabtu, 30 Oct 2021 08:00 WIB
Deodoran vs Antiperspiran, Mana yang Cocok untuk Pemasalahan Bau Badan Kamu? Yuk Kenali Perbedaannya!
caption
Jakarta -

Bau badan merupakan permasalahan umum pada tubuh manusia. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah perkembangan bakteri jahat yang tak terkontrol. Sebagai upaya untuk mengatasinya, beberapa orang memilih penggunaan deodoran atau antiperspiran. 

Eits, meski sama-sama berfungsi sebagai penghalau bau badan, masing-masing punya tujuan yang berbeda, lho. Tahukah kamu perbedaannya? Berikut ini, Beautynesia rinci untuk kamu mengenai perbedaan deodoran dan antiperspiran, supaya kamu bisa memilih satu yang tepat untuk permasalahan bau badan. Dihimpun dari Good Housekeeping, berikut ulasannya.

Deodoran

Kesalahan yang sering dilakukan saat memakai deodoran yakni tidak sesuai dengan yang dibutuhkanIlustrasi deodoran. (Foto: freepik.com/freepik) / Foto: Raudiya Nurfadilah H

Menurut Lucy Chen, M.D., dokter kulit di Riverchase Dermatology, deodoran berfungsi untuk melindungi kulit dari bau badan yang disebabkan oleh bakteri. "Deodoran meningkatkan keasaman kulit dan membunuh bakteri di kulit kamu," jelas dr. Chen.

Sebab, lapisan asam membuat kulit kurang menarik bagi bakteri. Begitu juga dengan penambahan wewangian dalam deodorant yang dirancang untuk menutupi bau tak sedap, tanpa berusaha menghentikan pertumbuhan bakteri. Namun, deodoran tidak akan membuat ketiak tetap kering, melainkan hanya berbau segar.

Antiperspiran

Kesalahan yang sering dilakukan saat memakai deodoran yakni tidak sesuai dengan yang dibutuhkanIlustrasi antiperspiran. (Foto: pinterest.com/dianehoover0342)/ Foto: Raudiya Nurfadilah H

Menurut dr. Chen, antiperspiran merupakan senyawa berbasis aluminium. Senyawa ini bekerja dengan menyumbat pori-pori keringat, menghentikan keringat, dan menjaga ketiak tetap kering. "Antiperspiran mengurangi generasi bakteri bau tak sedap," tambah  Birnur Aral, Ph.D., Direktur Lab Kecantikan Good Housekeeping. Hal ini berarti bahwa antiperspiran juga dapat mencegah bau badan.

Pakai Deodoran atau Antiperspiran?

Aplikasikan DeodoranIlustrasi deodoran. (Foto: freepik.com) / Foto: Ratih Dewi

Menurut dr. Chen, kedua produk dengan kandungan tersebut dianggap aman untuk digunakan. Kendati demikian, pilihan kembali lagi pada kebutuhan pengguna. Jika kamu mencari penghilang bau, pakai deodoran, tapi jika kamu ingin melawan keringat, pakai antiperspiran.

Kamu juga bisa mengombinasikan deodoran dan antiperspirant untuk mendapatkan manfaat dari keduanya. Untuk mendapat hasil terbaik, oleskan antiperspiran sekitar dua hingga tiga jam sebelum menggunakan deodoran. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan manfaat penuh dari antiperspirant.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI


Our Sister Site

mommyasia.id