sign up SIGN UP

Perubahan Hidup Saat Kamu Menjadi Korban Selingkuh

Risma Oktaviani | Sabtu, 31 Jul 2021 18:00 WIB
Perubahan Hidup Saat Kamu Menjadi Korban Selingkuh
caption

Semua orang tahu bahwa perselingkuhan atau diselingkuhi merupakan suatu pengalaman yang menyakitkan dan hal yang sangat ingin dihindari. Namun, dikhianati dalam hubungan adalah suatu hal yang sangat mungkin terjadi. Entah baru bersama selama beberapa bulan, hingga setelah membangun rumah tangga selama bertahun-tahun. Ketika kamu dikhianati oleh orang yang kamu cintai, nggak hanya hati kamu yang terasa diinjak-injak, tetapi kepercayaan pada pasangan juga telah hancur. 

Selain menyebabkan patah hati yang membuatmu hancur, menjadi korban perselingkuhan juga memberikan dampak negatif dan menyebabkan beberapa perubahan dalam hidup.

Trauma

trauma pasca diselingkuhi
efek trauma / pexels.com/andrea piaco

Saat kepercayaan kamu dikhianati, kamu mungkin mengalami gangguan stres pasca perselingkuhan (PISD), yang mirip dengan gangguan stres pasca trauma. Emosi kamu akan terasa dipermainkan dan sangat mengganggu. Korban perselingkuhan yang dikhianati secara emosional disiksa dan dipermalukan. Kamu akan merasakan kegelisahan, suasana hati yang tertekan, dan mimpi buruk. Kemudian, kecemasan yang kamu alami karena diselingkuhi cenderung memiliki gejala fisik seperti migrain, sakit perut, mual, kehilangan nafsu makan atau makan berlebihan.

Trust Issues

sulit mempercayai orang baru
sulit mempercayai orang / unsplash.com/joshua rawson

Kepercayaan adalah suatu hal yang paling esensial dalam menjalin sebuah hubungan, dan selingkuh adalah cara terbaik untuk merusak kepercayaan itu sendiri. Kemudian, saat kamu memutuskan untuk mengakhiri hubungan, bagian terburuk dari move on adalah menyadari bahwa kemampuan kamu untuk mempercayai orang lain juga telah rusak parah. Kamu menjadi waspada terhadap semua orang dalam hidup kamu dan mulai memiliki rasa takut yang kuat untuk terluka secara emosional. Sehingga pada akhirnya, kamu takut untuk memulai hubungan baru.

Mempertanyakan Self-esteem dan Self-worth 

Mempertanyakan self worth
Mempertanyakan self worth / unsplash.com/ yuris alhumaydy

Dilansir dari laman Brave Counselling & Wellness  Self-esteem adalah adalah apa yang kamu pikirkan, rasakan, dan yakini tentang diri kamu sendiri. Sementara self worth adalah pengakuan bahwa kamu adalah orang yang berharga dan layak untuk dicintai. Namun, saat kamu menjadi korban perselingkuhan, kamu akan mempertanyakan apa yang salah dengan diri kamu, kamu mungkin akan merasa rendah diri dan berpikir bahwa kamu nggak layak untuk dicintai. Saat kamu mempunyai low self-esteem, kejadian traumatis di masa lalu akan membuat kamu berpikir bahwa kejadian tersebut adalah salah kamu.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id