sign up SIGN UP

CEO Jouska Aakar Abyasa Ditetapkan Jadi Tersangka! Ini Alasan Lengkapnya dan Pelajaran yang Bisa Kita Petik

Fina Prichilia | Selasa, 12 Oct 2021 18:00 WIB
CEO Jouska Aakar Abyasa Ditetapkan Jadi Tersangka! Ini Alasan Lengkapnya dan Pelajaran yang Bisa Kita Petik
Aakar Abyasa, CEO Jouska. /Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

CEO PT Jouska Finansial Indonesia Aakar Abyasa Fidzuno, ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, tindak pidana pencucian uang (TPPU), hingga kejahatan pasar modal, oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri.

Sebelumnya, ramai dibicarakan keluhan nasabah Jouska yang kebanyakan sama, Beauties. Mengutip detikFinance, yakni Jouska Indonesia punya akses untuk mengelola portofolio saham kliennya. Hal ini sempat dibantah oleh Aakar.

Jouska Indonesia diketahui merupakan perencana keuangan yang tujuannya memberikan perencanaan keuangan klien, alias sebenarnya tidak boleh mengelola langsung dana tersebut. Selengkapnya, simak uraian berikut.

1. Bedanya Perencana Keuangan dan Manajer Investasi

Tidak mencatat keuangan bisa menjadi salah satu kesalahan dalam mengatur uang gaji.Kenali perbedaan perencana keuangan dan manajer investasi. /Foto: freepik/rawpixel.com

Nah, perlu diketahui, ada pun perbedaan antara perencana keuangan dan manager investasi. Dilansir dari investopedia, perencana keuangan (financial planner) merupakan profesional pada bidang investasi, yang berperan dalam membantu individu dan perusahaan dalam memenuhi tujuan jangka panjang klien.

Tugas dari perencana keuangan ini yakni menganalisis tujuan juga karakteristik klien, membuat, menyampaikan serta mengawasi perencanaan keuangan, melihat risiko juga identifikasi investasi yang cocok bagi tiap-tiap klien. 

Sementara manajer investasi (fund manager), tugasnya mengelola portofolio efek para nasabah atau kolektif yang disebut reksa dana. Dengan kata lain, perencana keuangan nggak diperkenankan menyarankan produk investasi hingga mengelola dana klien, Beauties.

Selain itu, kamu yang lagi mempelajari investasi, mungkin tak asing dengan istilah perusahaan sekuritas. Nah, perusahaan sekuritaslah yang menjadi perantara atau pialang antara investor dengan pusat pasar modal. Sehingga, ketiga hal tersebut punya fungsi dan tugas masing-masing.

2. Institusi Keuangan Punya Izin Resmi

Berani untuk mulai investasi berisiko rendah seperti deposito berjangka atau reksa dana.Ilustrasi investasi. / Foto: freepik.com

Sebelum kamu memercayakan diri dan uangmu pada institusi keuangan, maka ceklah dulu legalitasnya ke regulator, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bila institusi keuangan tersebut melenceng dari fungsi yang sebenarnya, mengutip detikFinance, bisa disimpulkan institusi itu ilegal. Jadi jangan mudah tergoda dengan iming-iming dan saran manis dari mereka ya! Kamu bisa segera melaporkan hal tersebut ke regulator dan asosiasi terkait

---------------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id