sign up SIGN UP

LIFE

Minum Kunyit Usai Berhubungan Bisa Tunda Kehamilan, Benarkah?

utty tuti | Minggu, 15 Nov 2020 19:30 WIB
Minum Kunyit Usai Berhubungan Bisa Tunda Kehamilan, Benarkah?
caption

Menunda kehamilan merupakan keputusan yang diambil beberapa pasangan. Hal ini bisa timbul karena berbagai faktor, misalnya finansial, mental, hubungan jarak jauh atau kesehatan.

Ada beberapa cara untuk menunda kehamilan setelah menikah, yaitu memakai kontrasepsi hingga mengonsumsi makanan dan minuman yang dipercaya bisa mencegah kehamilan. 

Salah satu yang dianggap bisa membantu mencegah kehamilan yaitu jamu kunyit asam. Caranya kamu rutin mengonsumsi jamu kunyit asam setelah berhubungan intim dengan suami. Tapi benar enggak sih?

Kunyit/Freepik.com
Kunyit/Freepik.com

Dilansir dari Haibunda, sebuah penelitian di 2011 pernah mengamati efek kurkumin dalam kunyit terhadap fungsi sperma. Sperma dikumpulkan dan diinkubasi dengan agen rempah kurkumin.

Ketika sperma dicampur dengan kunyit yang mengandung kurkumin dosis tinggi, ada penghambat lengkap dari motilitas dan fungsi sperma. Ini merupakan studi pertama yang melaporkan efek penghambatan kurkumin pada fungsi sperma, pembuahan, kesuburan. 

Kesimpulan dari penelitian ini yang dilansir dari Bodyansoul, menunjukkan bahwa kurkumin dalam kunyit dapat menjadi agen kontrasepsi yang potensial. Studi lain di tahun 2014, juga mendukung saran ini. Temuan ini membuka jalan pagi kontrasepsi non-stereoid baru yang potensial. 

Konsumsi dalam Porsi yang Cukup

Kunyit/Freepik.com
Kunyit/Freepik.com

Tapi ingat Ladies, kurmukin hanya berfungsi jika yang bersangkutan mengonsumsi kunyit dalam porsi yang cukup. Karena kurkumin yang dikonsumsi tidak selalu terserap dengan baik. Jadi, ada baiknya memang mengandalkan kontrasepsi lainnya yang lebih efektif untuk mencegah kehamilan.

Kemudian menurut Dr Rajesh Naz, professor and vice-chair in the department of obstetrics and gynecology dari West Virginia University, di Morgantown bahwa kurkumin memiliki kemampuan untuk menetralkan banyak reaksi kimia kecil di tubuh. 

"Apa pun yang tumbuh cepat, itu akan menghambat,"katanya seperti dikutip dari laman Macleans. 

Pengetahuan itu pun menginspirasinya untuk mengujinya sebagai spermisida. Dr Naz membaca penelitian yang menunjukkan bahwa itu bekerja dengan baik dalam menghambat sel kanker yang tumbuh cepat, termasuk sperma.

Lalu Bagaimana Hasilnya?

Skincare Saat Hamil/ Sumber: Freepik.comSkincare Saat Hamil/ Sumber: Freepik.com

Dalam penelitian bersama timnya, ia melakukan berbagai uji coba kurkumin dalam kunyit sebagai alat kontrasepsi. Secara in vitro, mereka menambahkannya ke sperma manusia dan tikus. Dalam beberapa menit, kurkumin memiliki efek melumpuhkan sperma, membuat sel sperma tidak bisa berenang.

Kurkumin juga memiliki efek melumpuhkan kemampuan sperma untuk membuahi sel telur. Dalam percobaan laboratorium, tidak ada telur manusia atau tikus yang diinkubasi dengan kurkumin yang berhasil dibuahi. Sedangkan pada sperma tanpa kurkumin, sekitar 75 persen telur bisa dibuahi.

Mengingat keakuratan kunyit asam yang mengandung kurkumin masih diragukan untuk membunuh kesuburan sperma, baiknya kamu mengandalkan alat kontrasepsi lainnya yang memang sudah terbukti efektivitasnya untuk mencegah kehamilan. 

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id