sign up SIGN UP

Kerja Santai Tapi Sering Capek? Hati-hati Terjebak Lelah Emosional, Ini Tandanya!

Dian Aprilia | Sabtu, 30 Jan 2021 09:30 WIB
Kerja Santai Tapi Sering Capek? Hati-hati Terjebak Lelah Emosional, Ini Tandanya!
caption
Jakarta -

Kerjaan gak terlalu padat, aktivitas juga santai, tapi kok sering merasa capek ya? Badan terasa seperti dipukuli dan rasanya pengen rebahan all the time. Pernah merasa hal yang sama gak, ladies? Nah kalau kamu pernah atau kerap melakukan hal yang sama, bisa jadi kamu terjebak lelah secara emosional.

Nyatanya lelah secara emosional, ternyata bisa berdampak pada kondisi fisik tubuh kita, lho! Bukan hanya sekedar pikiran yang rumit, tapi lelah secara emosional juga ditandai berbagai gejala fisik seperti berikut ini:

Berikut tanda-tanda terjebak lelah secara emosional yang wajib disadari agar bisa segera mengatasinya:

Merasa Capek Terus Menerus

Lelah
Lelah/pexels.com

Lelah secara emosional sering ditandai dengan kondisi tubuh yang capek secara terus menerus. Tengkuk terasa berat, otot-otot tubuh linu dan pegal-pegal, kepala pusing, dan gangguan fisik lainnya.

Padahal sudah istirahat cukup, makan cukup, tapi tubuh masih saja merasa kelelahan. Kondisi kelelahan ini bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun dan mudah terserang penyakit. Bahkan dalam beberapa kasus, ada yang terkena maag kronis karena stres berkepanjangan.

Mudah Tersinggung

Mudah tersinggung
Mudah tersinggung/pexels.com

Kelelahan emosional juga bisa ditandai dengan kondisi hati yang tak menentu serta mudah tersinggung. Pernahkah kamu merasa benar-benar marah atau emosi meski hanya karena masalah sepele? Jika hal ini terjadi secara konsisten dan tak peduli dengan kondisi hormon saat menstruasi, maka bisa jadi pertanda kamu terjebak dalam lelah emosional.

Gejalanya adalah merasa lebih sinis pada orang lain atau perilaku tertentu yang sepele. Selain itu biasanya muncul juga perasaan pesimis lebih besar daripada biasanya. Oleh sebab itu, mulai saat ini kamu perlu lebih perhatian dan menyadari kondisi-kondisi tersebut agar bisa menghindarinya.

Sering Negative Thinking

Negative thinking
Negative thinking/pexels.com

Pikiran negatif yang berlebihan bisa menjadi ciri-ciri lelah secara emosional.

Hal ini biasanya ditandai dengan munculnya suara-suara prasangka terhadap orang lain. Kadang jika dipikirkan lebih jernih lagi, pikiran negatif tersebut sama sekali tidak masuk akal dan tak berdasar.

Bahkan parahnya, sikap negative thinking yang berlebihan ini bisa membuat perilaku positif sekalipun dinilai sebagai tindakan buruk yang mengancam. Tak hanya itu, kamu juga kerap menyalahkan diri sendiri atas banyak hal buruk yang terjadi dalam hidupmu.

Tidak Bersemangat

Tidak bersemangat
Tidak bersemangat/pexels.com

Selanjutnya, gejala lain yang menggambarkan lelah secara emosional adalah sikap tidak bersemangat. Kamu jadi merasa malas untuk melakukan berbagai hal, bekerja, meningkatkan skill dan kemampuan diri, bersosialisasi atau bahkan melakukan hobi.

Sikap ini biasanya disebabkan oleh berbagai hal seperti terlalu keras pada diri sendiri, membuat target yang tidak realistis, merasa banyak yang terjadi tidak sesuai harapan. Ujungnya, sikap ini bisa membuatmu kurang produktif dalam bekerja, kurang bisa menyelesaikan masalah dan berbagai dampak lainnya.

Pola Tidur Buruk

Pola tidur buruk
Pola tidur buruk/pexels.com

Apakah kamu sering mengalami insomnia? Jika iya, ini bisa menjadi salah satu gejala kamu kelelahan secara emosional. Saat fisik lelah, biasanya kita akan cepat mengantuk dan mudah tidur. Sebaliknya saat psikis yang lelah, biasanya akan sulit untuk tidur dan bahkan sering mengalami insomnia.

Hal ini dikarenakan banyaknya pikiran serta perasaan yang mengganjal, masalah atau berbagai kesulitan yang dihadapi. Alhasil, pikiran sulit diajak kompromi untuk tidur dengan tenang. Apalagi jika kondisi ini diperparah dengan pelampiasan bermain gadget yang bisa mengganggu ritme tidur.

Itulah 5 tanda kamu terjebak lelah secara emosional. Untuk itu, 5 gejala tersebut bisa menjadi panduan kesadaran, agar diri sendiri lebih peka terhadap perubahan fisik dan psikis. Sehingga bisa segera mengambil tindakan untuk mengatasinya. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id