sign up SIGN UP

15 Macam Bentuk Kekerasan Seksual Menurut Komnas Perempuan, Kenali Sekarang!

Nisrina Salsabila | Kamis, 25 Nov 2021 12:30 WIB
15 Macam Bentuk Kekerasan Seksual Menurut Komnas Perempuan, Kenali Sekarang!
15 Macam Bentuk Kekerasan Seksual Menurut Komnas Perempuan/Foto: Pexels.com/Oleg Magni

Menurut naskah Rancangan Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) oleh Komnas Perempuan, kekerasan seksual merupakan setiap perbuatan merendahkan, menghina, menyerang dan/atau tindakan lainnya, terhadap tubuh yang terkait dengan nafsu perkelaminan, hasrat seksual seseorang, dan/atau fungsi reproduksi, secara paksa, bertentangan dengan kehendak seseorang.

Adanya ketimpangan relasi kekuasaan antara laki-laki sebagai pelaku dan perempuan sebagai korban menjadi akar dari isu kekerasan seksual terhadap perempuan. Nah, supaya kamu makin aware dengan isu penting ini, Beauties wajib tahu 15 bentuk kekerasan seksual yang dikeluarkan oleh Komnas Perempuan dalam daftar berikut. Simak selengkapnya di bawah ini ya!

1. Perkosaan

kekerasan seksual
Perkosaan/Foto: Pexels.com/Nataliya Vaitkevich

Bentuk serangan yang diarahkan pada bagian seksualitas seseorang dengan menggunakan penis ke vagina, anus, mulut, bagian tubuh lain yang bukan organ seksual ataupun benda-benda lainnya. Serangan itu dilakukan dengan kekerasan, ancaman, paksaan atau penahanan hingga mengakibatkan rasa takut pada korban.

2. Pelecehan Seksual

Tindakan seksual melalui kontak fisik maupun nonfisik yang mengarah ke seksualitas korban. Contohnya berupa siulan, main mata, komentar bernuansa seksual, mempertunjukkan materi pornografi, sentuhan di bagian tubuh tertentu, atau gerakan yang bersifat seksual.

3. Eksploitasi Seksual

kekerasan seksual
Eksploitasi seksual/Foto: Pexels.com/Rusivan Morais

Merujuk pada aksi penyalahgunaan kekuasaan untuk tujuan kepuasan seksual juga memperoleh keuntungan dalam bentuk uang, sosial, dan lainnya.

Tindakan ini misalnya mengiming-imingi perempuan dengan perkawinan untuk memperoleh layanan seksual atau memanfaatkan kemiskinan perempuan untuk menjebloskannya ke dalam dunia prostitusi.

4. Perbudakan Seksual

Pelaku akan merasa “memiliki” tubuh korban sehingga berhak melakukan apapun terhadap korban. Tindakan ini terjadi pada perempuan yang dipaksa menikah, dipaksa melayani rumah tangga atau kerja paksa yang melibatkan kegiatan seksual paksa.

5. Intimidasi Seksual

Perilaku yang menyerang seksualitas supaya menimbulkan rasa takut atau penderitaan psikis pada perempuan. Di dalamnya termasuk ancaman perkosaan yang disampaikan langsung maupun tidak langsung lewat surat, SMS, email, dan media lain.

6. Prostitusi Paksa

kekerasan seksual
Prostitusi paksa/Foto: Pexels.com/RODNAE Production

Situasi ketika perempuan dipaksa untuk menjadi pekerja seks, biasanya mereka terpaksa lantaran terlilit hutang atau ancaman kekerasan. Meskipun mirip, namun prostitusi paksa tidak selalu sama dengan perbudakan seksual atau perdagangan perempuan.

7. Penyiksaan Seksual

Perbuatan yang secara khusus dan sengaja menyerang organ dan seksualitas perempuan sehingga menimbulkan rasa sakit dan penderitaan yang hebat baik secara jasmani, rohani maupun seksual.

8. Pemaksaan Kehamilan

Tindakan pelaku yang memaksa perempuan untuk melanjutkan kehamilan yang tidak diinginkannya. Kondisi ini bisa dialami oleh perempuan korban perkosaan atau ketika suami melarang istri memakai kontrasepsi.

9. Pemaksaan Aborsi

Pengguguran kandungan yang terjadi karena adanya tekanan, ancaman, dan paksaan dari pihak lain.

10. Pemaksaan Perkawinan

kekerasan seksual
Pemaksaan perkawinan/Foto: Pexels.com/Anete Lusiana

Situasi di mana perempuan terikat perkawinan di luar kehendaknya sendiri. Beberapa contohnya seperti, pernikahan yang dipaksa orang tua bukan bersama orang yang diinginkan demi mengurangi beban ekonomi keluarga, dipaksa menikah dengan pemerkosa untuk menutupi aib, dan cerai gantung.

11. Perdagangan Perempuan untuk Tujuan Seksual

Tindakan ini termasuk merekrut, menampung, dan mengirim seseorang dengan ancaman kekerasan, penculikan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan, atau memberi bayaran untuk tujuan prostitusi.

12. Kontrol Seksual

Termasuk pemaksaan busana tertentu dan kriminalisasi perempuan lewat aturan diskriminatif beralasan moralitas dan agama.

13. Penghukuman Bernuansa Seksual

Cara menghukum non-manusiawi yang menyebabkan penderitaan, kesakitan, ketakutan, dan rasa malu yang luar biasa.

14. Praktik Tradisi yang Membahayakan Perempuan

kekerasan seksual
Praktik tradisi yang membahayakan/Foto: Pexels.com/Oleg Magni

Kebiasaan berdimensi seksual yang menjadi tradisi masyarakat, kadang ditopang dengan alasan agama dan/atau budaya yang bisa menimbulkan cedera fisik maupun psikologis atau untuk mengontrol seksualitas perempuan. Contohnya, sunat perempuan.

15. Pemaksaan Kontrasepsi

Perebutan hak reproduksi melalui tindakan pemaksaan penggunaan alat kontrasepsi bagi perempuan untuk mencegah kehamilan, bahkan juga pemaksaan sterilisasi supaya berhenti bereproduksi sama sekali.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id