sign up SIGN UP

Dari Ganggu Pekerjaan Hingga Penguasaan Uang, Ketahui 3 Tanda Pasangan Melakukan Financial Abuse!

Ni Made Dwi Agustina | Beautynesia
Jumat, 13 May 2022 13:45 WIB
Dari Ganggu Pekerjaan Hingga Penguasaan Uang, Ketahui 3 Tanda Pasangan Melakukan Financial Abuse!
Financial abuse bisa terjadi di mana saja dan oleh siapa saja, termasuk dalam hubungan percintaan. Perilaku financial abuse sebaiknya perlu diwaspadai. (Foto: Freepik.com/ Drazen Zigic)
Jakarta -

Financial abuse secara umum adalah perilaku yang bertujuan untuk mengendalikan, memperoleh dan memanfaatkan sumber penghasilan korban. Pelaku financial abuse dapat melakukan tindakan pencurian uang kepada korban. Bahkan, pelaku seringkali melakukan taktik untuk memengaruhi korban, contohnya memanipulasi.

Financial abuse bisa terjadi di mana saja dan oleh siapa saja, misalnya dalam sebuah hubungan percintaan. Sikap ini akan merugikan pasangan yang menjadi korban dan berujung pada toxic relationship.

Mengutip dari laman Very Well Mind, financial abuse bisa dilihat dari beberapa tanda. Yuk, ketahui penjelasannya berikut!

Mengeksploitasi Sumber Penghasilan

Financial abuse dengan mengeksploitasi sumber penghasilan
Financial abuse dengan mengeksploitasi sumber penghasilan/ foto: Freepik.com/ Drazen Zigic

Ketika pasangan menggunakan penghasilan terus menerus, bahkan tanpa pertimbangan, maka bisa disebut sebagai tindakan eksploitasi. Tidak hanya itu, seseorang yang melakukan financial abuse juga berani menguasai harta kekayaan pasangan, mulai dari tabungan hingga kartu kredit.

Pelaku financial abuse juga tidak mau mengembalikan uang tersebut kepada pasangannya, karena merasa hal tersebut bukan tanggung jawab pelaku.

Mengganggu Pekerjaan

Financial abuse dengan mengganggu pekerjaan
Financial abuse dengan mengganggu pekerjaan/ foto: Freepik.com/ Drazen Zigic

Pasangan yang suka mengontrol kemampuan atau mengatur pekerjaan ini berpotensi untuk mengganggu karir. Pelaku financial abuse sering mengkritik pilihan karir pasangannya, tidak menghargai keputusan yang telah diambil oleh pasangan, selalu berusaha menghubungi pasangan terus menerus ketika bekerja, dan sebagainya.

Tujuan pelaku financial abuse melakukan tindakan ini adalah agar pelaku mendapatkan uang atau harta sesuai dengan yang pelaku harapkan. Pada situasi ini, pasangan yang mengalami financial abuse harus patuh kepada pelaku. Ini bisa menjadi salah satu tanda hubungan berada dalam toxic relationship.

Mengontrol Harta dan Penghasilan

Financial abuse dengan mengontrol harta dan penghasilan
Financial abuse dengan mengontrol harta dan penghasilan/ foto: Freepik.com/ wayhomestudio

Ciri-ciri financial abuse dalam hubungan percintaan lainnya adalah pasangan yang memiliki kendali penuh terhadap uang atau mengontrol harta dan penghasilan pasangannya. Mengontrol harta dan penghasilan pasangan tanpa adanya kompromi tidaklah dibenarkan.

Tidak hanya suka mengontrol harta dan penghasilan, pelaku financial abuse juga suka mengkritik keputusan pasangan dan cenderung mengekang pasangannya, sehingga pasangan cenderung sulit berkarya karna dikendalikan oleh si pelaku financial abuse.

Itulah ketiga sikap yang mencirikan financial abuse. Beauties, jangan sampai kamu dengan pasangan mengalami financial abuse, ya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id