sign up SIGN UP

Merasa Sulit Membangun Hubungan dengan Orang Lain? Kenali Tanda-tanda Gangguan kepribadian Skizotipal!

Pangastryan Wisesa Pramudiah | Beautynesia
Jumat, 24 Jun 2022 18:30 WIB
Merasa Sulit Membangun Hubungan dengan Orang Lain? Kenali Tanda-tanda Gangguan kepribadian Skizotipal!
Skizotipal, sulit membangun hubungan dengan orang lain/ Foto: pexels/ Arina Krasnikova
Jakarta -

Beauties, dalam psikologi, ada gangguan kepribadian yang disebut dengan gangguan kepribadian skizotipal atau schizotypal personality disorder. Gangguan ini merupakan gangguan ekstrinsik, di mana penderita akan menunjukkan pola perilaku yang aneh.

Biasanya, penderita akan sulit dalam membangun hubungan dengan orang lain, karena nggak nyaman ketika bersosialisasi. Hal itu membuat orang lain beranggapan, jika orang dengan kepribadian ini adalah orang aneh. Penasaran sama orang dengan kepribadian ini? Yuk kenali tanda-tandanya!

Tanda-tanda Gangguan Kepribadian Skizotipal

Tanda dan gejala gangguan skizotipal/ Foto: pexels/ Karolina Grabowska
Tanda dan gejala gangguan skizotipal/ Foto: pexels/ Karolina Grabowska

Beauties, sebenarnya penyebab dari gangguan kepribadian skizotipal belum  diketahui, lho. Namun, gangguan ini bisa jadi diturunkan dari keluarga yang mengalami gangguan kepribadian lain.

Nggak hanya itu, peneliti juga meyakini bahwa faktor lingkungan juga bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan kepribadian ini. Penderita dengan gangguan ekstrinsik, juga memiliki cara memengaruhi seseorang dalam berpikir, berperilaku dan juga berbicara.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, ada beberapa tanda-tanda yang menunjukkan seseorang mengalami gangguan ini:

  • Senang menyendiri dan menunjukkan sikap yang dingin terhadap orang lain.
  • Sering bersikap parno dan mudah curiga terhadap orang lain.
  • Lebih senang mempercayai takhayul.
  • Berbicara nggak pernah jelas.
  • Memiliki persepsi yang menyimpang.
  • Memiliki kecemasan yang berlebihan.
  • Selalu berpakaian yang aneh dan nggak nyambung.
  • Memiliki ilusi yang tinggi.

Diagnosa Awal Penderita Gangguan Skizotipal

Diagnosa gangguan skizotipal/ Foto: freepik
Diagnosa gangguan skizotipal/ Foto: freepik

Beauties, seseorang yang mengalami gangguan ini sulit terdiagnosis sejak dini. Penderita mulai terdiagnosis saat usia dewasa, karena prosesnya membutuhkan waktu yang lama. Biasanya, pada langkah awal, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, untuk memastikan apakah gangguan ini berasal dari gangguan fisik atau bukan.

Selain itu, dokter juga akan memberikan pertanyaan, terkait gejala apa saja yang sering muncul, serta latar belakang kondisi keluarga penderita. Selanjutnya, dokter akan memberikan rujukan ke psikolog atau psikiater, untuk pemeriksaan lanjutan.

Beauties, biasanya pada saat pemeriksaan lanjutan, psikiater atau psikolog akan melakukan psikoterapi dan terapi kognitif, lho. Beberapa pertanyaan juga akan diajukan kepada penderita, seperti:

  • Kapan pasien mulai merasakan gejala yang mengacu pada gangguan skizotipal.
  • Sejauh mana gejala skizotipal berdampak pada kehidupan sehari-hari.
  • Pengalaman hidup yang membuat penderita trauma.

Setelah itu, penderita juga akan diberikan resep untuk mengkonsumsi obat antidepresan, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id