sign up SIGN UP

Sering Dicap Baik, 5 Perlakuan Orang Tua Ini Justru Bikin Anak Jadi Pelaku Silent Treatment Saat Dewasa

Lynisa Hidayah | Beautynesia
Jumat, 24 Jun 2022 16:00 WIB
Sering Dicap Baik, 5 Perlakuan Orang Tua Ini Justru Bikin Anak Jadi Pelaku Silent Treatment Saat Dewasa
Perilaku orang tua berikut ini sering membuat anak merasa diabaikan. Jangan sampai kamu lakukan, ya! (Foto: pexels.com/cottonbro)
Jakarta -

Proses tumbuh kembang anak dibutuhkan peran orang tua untuk mendampinginya. Orang tua harus menjadi teman cerita dan bermain untuk mereka. Seperti yang kita tahu juga sekolah pertama untuk anak-anak adalah keluarga. 

Dalam keluarga, orang tua harus saling memberi dukungan terhadap apapun yang dilakukan anak-anaknya. Kalau anak-anak melakukan kesalahan, jangan pernah diamkan mereka atau menghindar, dan berharap anak-anak memahaminya.

Dihimpun dari Times of India, perlakuan orang tua di bawah ini justru membuat anak-anak memilih diam saat melakukan kesalahan. Yuk, simak apa saja perlakuannya.

Mengabaikan Keberadaan Anak 

Mengabaikan keberadaan Anak
Mengabaikan keberadaan Anak/Foto: freepik.com/jcomp

Anak-anak senang diperhatikan orang tuanya. Dengan memberikan perhatian kecil dalam kegiatan bermainnya. Hal ini akan membuat anak merasa dianggap keberadaannya. Dengan begitu mereka jadi berani menghadapi berbagai kondisi.

Namun, keinginan untuk memberi perhatian kepada anak justru berujung tidak sehat. Seperti saat-saat tertentu. Entah orang tua yang sedang sibuk atau tidak ingin diganggu, sering membuat anak merasa tidak diperhatikan. Akhirnya mereka mengabaikan keinginan anak-anaknya.

Jarang Mengajak Anak Berdiskusi

Jarang Mengajak Anak Berdiskusi
Jarang Mengajak Anak Berdiskusi/Foto: pexels.com/Barbara Olsen

Anak-anak tumbuh dalam seribu pertanyaan setiap hari, Jiwa kritis mereka sangat tinggi, sehingga harus diseimbangi dengan kemampuan baik seorang Ibu menjawab pertanyaan mereka. Ajak mereka diskusi untuk pertanyaan-pertanyaan yang sulit dijawab.

Anggap mereka ada agar merasa diperlukan. Jangan pernah mengabaikan jawaban mereka walaupun salah. Berikan mereka apresiasi agar tumbuh rasa percaya diri dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan.

Mengabaikan Pertanyaan Anak-anak

Mengabaikan anak-anak membuat mereka merasa ditinggalkan hingga ditolak oleh orang di sekitarnya. Bahayanya, mereka bisa merasa kesepian dan mendadak silent treatment. Kalau sudah mengalami ini, orang tua harus bisa mendengarkan keluh kesah anak-anak. Jadikan mereka teman curhat kamu.

Mengabaikan Perasaan Anak-anak

Mengabaikan Perasaan Anak-anak
Mengabaikan Perasaan Anak-anak/Foto: pexels.com/Alex Green

Perilaku silent treatment akan berdampak besar dengan tumbuh kembang seorang anak. Mereka jadi tidak jujur saat mengutarkan perasan, karena orang tuanya yang cuek atau mendiamkan mereka. Padahal, sebesar apapun keselahan yang dibuat anak-anak, usahakan untuk tidak mendiamkan mereka. Ajak mereka bermain kembali.

Tidak Ajarkan Anak Menyelesaikan Masalahnya

Orang tua yang terlalu mengambil alih kehidupan anaknya akan sangat posesif, termasuk dalam menyelesaikan masalah. Saat anak-anak ingin belajar menyelesaikan masalahnya, kita justru membantu tanpa memberikan solusi atau sekedar mengingatkan. 

Hal ini membuat mereka sulit mengambil tindakan untuk setiap keselahanan. Anak-anak jadi tidak peduli dengan orang tuanya. Mereka akan diam dan jadi tidak terbuka dengan orang tua.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation! Caranya DAFTAR DI SINI! 

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id