sign up SIGN UP

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Belasan Siswi di SMPN 6 Bekasi yang Berujung Demo, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara!

Nadya Quamila | Beautynesia
Rabu, 03 Aug 2022 13:00 WIB
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Belasan Siswi di SMPN 6 Bekasi yang Berujung Demo, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara!
Ilustrasi/Foto: Getty Images/markgoddard
Jakarta -

Sangat disayangkan, pelecehan seksual kembali terjadi di instansi pendidikan. Kali ini kasus pelecehan seksual dilakukan oleh seorang staf perpustakaan berinisial DP (30) di SMPN 6 Bekasi, Jawa Barat. Ia pun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan siswi dan resmi ditahan di Polres Metro Bekasi Kota.

Kasus pelecehan tersebut menimbulkan amarah bagi para siswa hingga alumni. Baru-baru ini viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa berkumpul di depan salah satu sekolah di Kota Bekasi, Jawa Barat, memprotes kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di sekolah tersebut. Setelah ditelusuri, sebagian besar pendemo adalah alumni SMPN 6 Kota Bekasi. 

Modus: Komunikasi soal Pinjam-Meminjam Buku Berakhir Pencabulan

Modus yang dilancarkan DP adalah dengan menjalin komunikasi kepada para siswa terkait pinjam-meminjam buku. Dari komunikasi tersebut, pelaku mengirimkan pesan-pesan menggoda kepada korban. 

"(Korban) menanyakan buku perpustakaan. Dari komunikasi itu, pelaku terus-menerus berbalik menghubungi korban, mengirimkan pesan-pesan yang menggoda," jelas Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki, Selasa (2/8), dikutip dari detikNews.

Tak hanya terus mengirim pesan bernuansa menggoda, DP yang merasa semakin dekat dengan korban kemudian mengirimkan konten porno. Bejatnya lagi, DP sempat mengajak salah satu korban untuk mengobrol lalu diajak ke apartemen dan melancarkan aksi pencabulan.

"Pelaku mengirimkan konten-konten genit dan porno, dengan hal tersebut, tersangka juga mengajak korban untuk ngobrol, ternyata dibawa ke tempat apartemen itu, terus terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pelaku meremas payudara korban," tutur Hengki.

Ilustrasi korban pelecehan seksual/ Foto: RODNAE ProductionsIlustrasi/ Foto: RODNAE Productions

Ada korban lainnya yang mengaku menerima video porno yang dikirimkan pelaku melalui WhatsApp hingga diajak video call.

"(Bentuk pencabulannya) berupa chat, ada dikirim video porno, terus ada permintaan video call minta buka baju, seperti itu, itu (keterangan) dari anak-anak. Saya baru menemukan seperti itu, ada juga yang dipegang tangannya, ada yang seperti dirangkul," jelas Staf Humas SMPN 6 Kota Bekasi Alis Maryamah, Selasa (2/8), dikutip dari detikNews.

Alis memaparkan jumlah korban ada belasan. Saat ini, pihaknya sedang mendata siswi-siswi yang menjadi korban pelecehan. Para korban tersebut mengalami ketakutan dan sempat tidak berani bercerita karena berada di satu lingkungan dengan pelaku.

Woman hand sign for stop abusing violence,  human trafficking, stop violence against women, Human is not a product. Stop women abuse, Human rights violations.Ilustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Tinnakorn Jorruang

Aksi pelaku dikabarkan sudah berlangsung sejak tahun 2013 silam. 

"Permasalahan ini sudah berlangsung lama dari 2013 itu memang si oknum memang bekerja di sana dan memang ada hubungan relasi yang berbeda antara anak dan pelaku jadi memang si pelaku itu sudah lama melakukan modus-modus pelecehan seksual," kata Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Novrian, Selasa (2/8), dikutip dari detikNews.

Atas perbuatannya, DP dijerat pasal berlapis. Ia pun terancam hukuman 15 tahun penjara.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id