STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Jangan Makan di Restoran yang Menunjukkan 4 Red Flag Berikut Kalau Tidak Mau Menyesal! Duh, Kenapa?

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Senin, 28 Nov 2022 12:00 WIB
Jangan Makan di Restoran yang Menunjukkan 4 Red Flag Berikut Kalau Tidak Mau Menyesal! Duh, Kenapa?

Makan di restoran biasanya merupakan sebuah kegiatan yang tidak sering dilakukan oleh seseorang. Salah satunya adalah karena alasan harga yang dibilang jauh lebih mahal dibandingkan jika mengolah bahan masakan sendiri untuk menghasilkan menu yang kurang lebih sama di rumah.

Momen yang jarang-jarang terjadi ini pun tentu seharusnya dipenuhi dengan pengalaman yang menyenangkan. Sayangnya, dilansir dari Reader's Digest, jika kamu melihat red flag ini dalam sebuah restoran, kamu harus segera beralih mencari restoran yang baru dan lebih layak untuk membelanjakan uangmu yang berharga! Duh,apa saja?

Tempat Parkir Kotor

Ilustrasi restoran (Foto: Pexels/Mathew Schwartz)
Ilustrasi restoran (Foto: Unsplash/Mathew Schwartz)

Jika kamu menemukan tempat parkir restoran yang berhadapan langsung dengan pembuangan sampah dan lahan yang penuh dengan puntung rokok berserakan, maka sebaiknya kamu membatalkan rencana makan di restoran itu.

Hal ini merupakan saran dari Ken Rice, seorang konsultan yang berpengalaman selama 30 tahun dalam industri restoran. Rice juga berkata bahwa jendela dan pintu yang kotor juga merupakan pertanda bahwa restoran itu tidak memperhatikan kebersihan, termasuk dalam proses penyajian makanannya.

Punya Terlalu Banyak Tema dalam Satu Restoran

Tema, gaya, dan desain adalah langkah besar bagi sebuah restoran untuk mempromosikan identitas atau citra produknya terhadap pelanggan. Namun, tema yang terlalu banyak adalah sebuah red flag.

Ilustrasi restoran (Foto: Pexels/Kristaps Grundsteins)
Ilustrasi restoran (Foto: Unsplash/Kristaps Grundsteins)

Fabiana Melendez, seorang humas dari Austin, Texas, menyatakan bahwa jika kamu masuk ke dalam restoran yang punya terlalu banyak tema dalam satu tempat, maka kamu bisa menyimpulkan bahwa pelayanan restoran dan manajemen restoran itu tidak sejalan.

Pegawai yang Mengabaikan Pelanggan

Ilustrasi restoran (Foto: Pexels/Louis Hansel)
Ilustrasi restoran (Foto: Unsplash/Louis Hansel)

Jika kamu menemukan satu pegawai yang terlihat enggan melayani pelanggan di antara pegawai lain yang terlihat antusias, maka kamu mungkin melihat mereka di saat terburuknya. Namun, jika semua pegawai menunjukkan sikap pengabaian yang sama, menurut Michelle Stansbury, seorang food blogger di Eat, Drink, Be SD, mungkin ada masalah dalam manajemen restoran itu. 

Menurutnya, jika pegawai yang merupakan garda terdepan atau "wajah" dari restoran menunjukkan perilaku pengabaian, maka bukan hal mustahil jika proses penyiapan makanan di dapur juga akan sama buruknya.

Review yang Terlalu Menitikberatkan Influencer

Ketika restoran ingin meningkatkan profilnya secara online, mereka akan menyewa tim PR untuk mengontak blogger lokal, jurnalis, hingga orang-orang yang gemar menulis review atau influencer.

Ilustrasi restoran (Foto: Pexels/Louis Hansel)
Ilustrasi restoran (Foto: Unsplash/Louis Hansel)

Restoran akan menawarkan makanan gratis atau diskon dan menaikkan pelayanan restorannya agar mendapat review yang bagus. Namun, itu bukanlah pengalaman yang akan kamu rasakan dengan sama persis sebagai pelanggan biasa.

Restoran bintang satu memang punya tim PR yang memang bertugas untuk meraih publisitas bagus. Entah secara tertulis dalam situs berita tentang makanan atau lewat postingan media sosial dari influencer.

Namun, satu-satunya ulasan yang bisa kamu pertimbangkan adalah ulasan dari pelanggan sesungguhnya yang berkomentar lewat situs yang khusus mengulas makanan versi pelanggan biasa. Jika ulasan di sini buruk dibandingkan dengan ulasan influencer, maka kamu tahu benar pihak mana yang bisa kamu percaya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE