sign up SIGN UP

Kecap Manis dan Sambal ABC Ditarik dari Singapura, Lho Ada Apa?

Rini Apriliani | Beautynesia
Rabu, 07 Sep 2022 17:30 WIB
Kecap Manis dan Sambal ABC Ditarik dari Singapura, Lho Ada Apa?
caption
Jakarta -

Singapore Food Agency (SFA) atau Badan Pengawas Makanan Singapura menarik dua produk bumbu makanan asal Indonesia, yakni kecap manis dan saus sambal ayam goreng ABC

Dilansir dari Channel News Asia, dua produk ABC tersebut diketahui mengandung sulfur dioksida.

Penarikan ini berlaku untuk semua kecap manis yang diimpor oleh New Intention Trading, dengan tanggal kedaluwarsa 26 Juni 2022. Lalu, sambal ayam goreng ABC yang diimpor oleh Distributor Arklife dengan tanggal kedaluwarsa 6 Januari 2022. 

Dalam keterangannya, SFA juga mendeteksi adanya asam benzoat yang tidak disebutkan pada label kemasan makanan. Meski demikian, SFA kembali menambahkan jika sebenarnya kadar sulfur dioksida dan asam benzoat yang terdeteksi pada kecap dan saus ABC masih berada dalam batas yang diizinkan. 

Selain itu, produk lainnya yang ikut turut ditarik adalah Fukutoku Seika Soft Cream Wafer. Wafer asal Jepang ini ditemukan mengandung alergen putih telur dan tepung terigu yang tidak sebutkan dalam kemasan. Produk yang diimpor oleh Sinhua Hock Kee Trading ini memiliki tanggal kedaluwarsa 20 April 2023. 

Dampak Alergen dalam Makanan untuk Tubuh

Kecap dan Saus Sambal ABCKecap dan Saus Sambal ABC/ Foto: Instagram.com

SFA pun menjelaskan apa dampak alergen dalam makanan untuk tubuh. Ternyata, kandungan ini bisa mengakibatkan reaksi alergi.

"Alergen dalam makanan bisa mengakibatkan reaksi alergi pada individu yang sensitif terhadapnya," kata SFA. 

Berdasarkan peraturan makanan Singapura, produk makanan yang mengandung bahan yang diketahui dapat menyebabkan hipersensitivitas harus dicantumkan pada label kemasan makanan.

"Semua bahan dalam makanan kemasan juga harus dicantumkan pada label produk dalam urutan menurun dari proporsi beratnya," tulis SFA.

SFA menambahkan bahwa kehadiran alergen sulfur dioksida, putih telur, dan tepung terigu tidak menimbulkan masalah keamanan pangan bagi konsumen pada umumnya, kecuali untuk mereka yang alergi. 

"Konsumen yang telah membeli produk yang terkena dampak, dan yang alergi terhadap alergan, sebaiknya tidak mengonsumsinya. Konsumen dapat menghubungi tempat pembelian untuk pertanyaan" kata SFA. 

Hingga saat ini penarikan ketiga produk, termasuk dua produk asal Indonesia ini masih terus dilakukan. 

Ini Penjelasan BPOM Terkait Kecap dan Saus ABC RI yang Ditarik Singapura

Kecap dan Saus Sambal ABCKecap dan Saus Sambal ABC/ Foto: Instagram.com

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI pun merespon langkah otoritas pangan Singapura yang menarik kecap dan saus ABC asal Indonesia ini. 

Dilansir dari CNBC Indonesia, Deputi III BPOM bidang Pengawasan Pangan Olahan Rita Endang mengatakan, pencantuman alergen pada label pangan memang diwajibkan di Indonesia, begitu pun di Singapura. 

Rita pun telah melakukan penelusuran dan berkomunikasi dengan PT Heinz ABC. Dalam produk yang ditemukan, adalah label lokal Indonesia yang diberi stiker tambahan berbahasa Inggris dan tidak lengkap mengadopsi seluruh informasinya. 

"Temuan SFA bukan merupakan produk yang didedikasikan untuk ekspor Singapura dan hanya diedarkan di Indonesia. Produk yang ditemukan tersebut menggunakan label lokal Indonesia yang di-stiker dengan label tambahan berbahasa Inggris, namun tidak lengkap mengadopsi seluruh informasi pada label," ungkap Rita. 

Lebih lanjut lagi, Rita menyampaikan jika kedua produk makanan tersebut sudah sesuai dengan regulasi dan aman terdaftar di BPOM.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id