STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Mens Sana in Corpore Sano, Kenali 5 Gejala Penyakit yang Timbul dari Gangguan Pikiran

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Minggu, 10 Jul 2022 12:30 WIB
Mens Sana in Corpore Sano, Kenali 5 Gejala Penyakit yang Timbul dari Gangguan Pikiran

Beberapa orang cenderung mengasosiasikan masalah kondisi kesehatan mental yang dialami seseorang dengan pengaruhnya terhadap pola perilaku yang aneh atau perubahan suasana hati yang cepat.

Padahal, kesehatan mental seseorang juga memberi dampak pada kondisi fisik seseorang. Pernah mendengar mens sana in corpore sano, bukan? Peribahasa ini berarti jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat, begitu pula sebaliknya.

Oleh karena itu, ada beberapa gejala penyakit yang bisa mengancam fisik seseorang ketika pikiran mereka tengah terganggu. Dilansir dari Northeast Georgia Health System, berikut daftarnya!

Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan/Foto: Pexels/Andrea Piacquadio
Masalah pencernaan/Foto: Pexels/Andrea Piacquadio

Yang dimaksud masalah pencernaan di sini, tentu, berbeda dengan rasa mual yang tiba-tiba dirasakan seseorang menjelang presentasi. Ini lebih daripada perasaan semu karena gugup sebelum melakukan hal yang besar.

Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa depresi kronis, stres, hingga serangan panik bisa memengaruhi proses kerja sistem pencernaan. Dalam beberapa kasus, hal ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan, bahkan rasa sakit yang berlebihan.

Mudah Lelah

Stres dan depresi kronis yang dialami oleh beberapa orang dapat membuat mereka merasa mudah lelah dan cepat kehabisan energi. Dilansir dari Health Line, umumnya, orang yang mengalami rasa lelah ternyata juga mengidap masalah mental.

Kelelahan/Foto: Pexels/Ron Lach
Kelelahan/Foto: Pexels/Ron Lach

Don Mordecai, seorang psikiater asal San Jose, California menyebutkan bahwa keadaan depresi dapat mempengaruhi keseimbangan neurotransmitter sehingga menurunkan daya tahan fisik seseorang.

Masalah Jantung

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada diri masing-masing individu, mulai dari tekanan darah yang tinggi, peningkatan detak jantung yang terus menerus, hingga penumpukan kalsium.

Kabar buruknya, semua faktor risiko itu ternyata dipengaruhi oleh kesehatan mental seseorang. Ketika sedang stres, tubuh melepaskan hormon kortisol yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan detak jantung.

Memperpendek Usia Hidup

Gangguan pikiran menurunkan usia harapan hidup/Foto: Pexels/Andrea Piacquadio
Gangguan pikiran menurunkan usia harapan hidup/Foto: Pexels/Andrea Piacquadio

Berhubung masalah kesehatan mental memberikan dampak yang berkelanjutan pada keseluruhan kondisi tubuh, mulai dari menurunkan sistem imun hingga menimbulkan berbagai masalah kesehatan fisik kronis, maka tidak mengherankan jika akhirnya hal ini bisa menurunkan usia harapan hidup seseorang.

Masalah Tidur

Dilansir dari laman WebMD, orang-orang dengan masalah kesehatan mental biasanya lebih mudah menderita gangguan tidur, seperti insomnia atau sleep apnea.

Insomnia membuat seseorang susah tidur atau mudah terjaga. Sementara itu, sleep apnea dapat menimbulkan masalah pernapasan sehingga menyebabkan seseorang terbangun berkali-kali.

Masalah kesehatan mental dan susah tidur sendiri biasanya saling mempengaruhi. Kondisi kesehatan mental yang buruk, seperti depresi, gangguan kecemasan, hingga gangguan bipolar dapat menyebabkan masalah tidur.

Sementara itu, masalah tidur dapat membuat masalah kesehatan mental seseorang makin memburuk.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE