sign up SIGN UP

Nggak Boleh Asal, Ini Aturan Diet untuk Penderita Diabetes Tipe 2

Retno Anggraini | Beautynesia
Senin, 01 Aug 2022 11:00 WIB
Nggak Boleh Asal, Ini Aturan Diet untuk Penderita Diabetes Tipe 2
Ilustrasi diet/Foto: Getty Images/iStockphoto/Panupong Piewkleng

Diabetes tipe 2 ditandai dengan kondisi yang disebut resistensi insulin, di mana tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan hormon insulin untuk mengangkut gula darah atau glukosa ke sel dan otot untuk energi.

Sesuai laporan WHO, diabetes berkontribusi pada 11,3 persen kematian secara global pada tahun 2019. Ahli diet dan dokter menyarankan orang dengan gula darah tinggi untuk mengikuti diet diabetes tipe 2.

Apa, sih, diet diabetes tipe 2 itu? Merangkum dari berbagai sumber, mari kita simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Diet Diabetes Tipe 2

Pengertian diet diabetes tipe 2
Pengertian diet diabetes tipe 2/Foto: Freepik.com/yanalya

Mengutip Everyday Health, makanan yang dikonsumsi penderita diabetes dalam porsi yang tepat setidaknya harus memiliki manfaat untuk mengontrol gula darah yang dapat membantu mengurangi gejala diabetes dan menurunkan risiko komplikasi kesehatan.

Diet diabetes tipe 2 sangat mirip dengan rencana makan sehat yang direkomendasikan dokter untuk semua orang. Ini mencakup makanan utuh yang diproses secara minimal, buah dan sayur yang kaya akan serat, karbohidrat kompleks dalam jumlah sedang, protein tanpa lemak dan lemak sehat, serta membatasi gula tambahan dan biji-bijian olahan.

Menurut American Diabetes Association's Nutrition Consensus Report pada tahun 2019, ada beberapa pola makan sehat yang bisa kamu ikuti untuk mengelola diabetes, seperti Mediterania, low-carb, DASH, paleo, dan vegetarian.

Makanan yang Boleh Dikonsumsi

Makanan yang dibolehkan
Makanan yang dibolehkan/Foto: Freepik.com/lifeforstock

Kamu bisa memilih ingin mengikuti pola makan sehat apa yang telah direkomendasikan. Tapi, pastikan untuk memilih makanan yang padat nutrisi, mengandung serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.

Berikut adalah daftar makanan yang boleh kamu konsumsi selama melakukan diet diabetes tipe 2:

  • Buah-buahan: Apel, jeruk, beri, melon, pir, dan persik.
  • Sayuran: Brokoli, zukini, kembang kol, bayam, dan mentimun.
  • Biji-bijian: Gandum, quinoa, beras merah, biji chia, dan biji labu.
  • Kacang-kacangan: Kacang polong, lentil, buncis, almond, walnut, kacang macadamia, pistachio, dan kacang mete.
  • Protein: Unggas tanpa kulit, seafood, daging merah tanpa lemak, tahu, dan tempe.
  • Lemak sehat: Minyak zaitun, alpukat, minyak canola, dan minyak wijen.
  • Minuman: Air, kopi hitam, teh tanpa pemanis, jus sayuran.

Makanan yang Harus Dihindari

Makanan yang dihindari
Makanan yang dihindari/Foto: Freepik.com/wirestock

Ada beberapa jenis makanan yang harus kamu hindari ketika kamu memiliki diabetes tipe 2. Pastikan membatasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan gula tambahan karena dapat mencegah komplikasi kesehatan terkait diabetes tipe 2.

Berikut beberapa makanan yang sepatutnya kamu hindari:

  • Protein dengan lemak tinggi: Potongan lemak babi, sapi, domba, dan kulit unggas.
  • Full-fat dairy: Whole milk, mentega, keju, dan sour cream.
  • Makanan manis: Permen, kue, es krim, dan makanan penutup.
  • Minuman manis: Jus, soda, dan teh manis.
  • Pemanis: Gula putih, gula merah, madu, sirup maple, dan molase.
  • Makanan olahan: Keripik, popcorn microwave, daging olahan, makanan ringan.
  • Lemak trans: Makanan yang digoreng dan krimer.

Porsi Ideal untuk Diabetes Tipe 2

Porsi ideal
Porsi ideal/Foto: Freepik.com/schantalao

Sangat disarankan untuk konsumsi 4 sampai 5 jenis sayuran rendah indeks glikemik atau GI, 2 sampai 3 jenis buah rendah GI, dan satu sumber protein per porsi.

Menurut CDC's plate method, berikut adalah porsi ideal untuk penderita diabetes tipe 2:

  • 1/2 piring sayuran non-tepung.
  • 1/4 piring protein.
  • 1/4 piring buah rendah GI dan karbohidrat lainnya.

Diet diabetes tipe 2 sebagian besar didorong oleh satu konsep, yaitu indeks glikemik karena membutuhkan waktu untuk mencerna dan mencegah lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba. Untuk hasil yang efektif, lengkapi diet ini dengan olahraga teratur untuk mengurangi risiko obesitas.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id