sign up SIGN UP

Waspada, Ini Jenis Karbohidrat yang Paling Gampang Bikin Perut Buncit Menurut Para Ahli!

Nadya Quamila | Beautynesia
Kamis, 28 Jul 2022 08:00 WIB
Waspada, Ini Jenis Karbohidrat yang Paling Gampang Bikin Perut Buncit Menurut Para Ahli!
Jenis Karbohidrat yang Paling Gampang Bikin Perut Buncit/Foto: Freepik/lookstudio
Jakarta -

Karbohidrat adalah zat gizi yang sangat penting karena menjadi sumber energi bagi tubuh, seperti sel, jaringan, organ, hingga otak. Namun bagi kamu yang ingin meratakan perut buncit, mungkin perlu lebih cermat dalam memilih jenis karbohidrat yang dikonsumsi.

Makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi bisa memicu tumpukan lemak berlebih di area perut. Dari sekian banyak jenis karbohidrat, ada satu jenis karbohidrat yang dipercaya para ahli paling gampang menyebabkan perut buncit.

Wah, kira-kira apa, ya, Beauties? Apakah jenis karbohidrat tersebut yang selama ini kamu konsumsi? Yuk, cari tahu jawabannya!

Jenis Karbohidrat yang Paling Gampang Bikin Perut Buncit

Soda adalah makanan pemicu badmoodIlustrasi soda/Foto: Freepik.com/ topntp26

Menurut Amy Shapiro, MS, RD, ahli diet terdaftar, jenis karbohidrat yang menyandang label 'terburuk' dalam membuat perut jadi buncit adalah kandungan gula dalam soda. Menurutnya, jenis karbohidrat ini tidak membuat kenyang namun sangat mudah untuk dikonsumsi.

"Karbohidrat ini cepat dikonsumsi, tidak membuat Anda kenyang, meningkatkan gula darah, dan tidak memberikan nilai gizi. Karbohidrat ini dengan mudah memenuhi atau melampaui rekomendasi gula tambahan harian Anda hanya dalam satu porsi 12 ons," tuturnya, dikutip dari Eat This, Not That!.

The American Journal of Clinical Nutrition mengatakan minuman manis seperti soda kemungkinan merupakan kontributor utama kelebihan berat badan dan obesitas di Amerika Serikat karena kandungan gula tambahannya yang tinggi dan rasa kenyang yang rendah.

[FORUM] Minum soda saat menstruasi itu bahaya gak yaa?Ilustrasi soda/ Foto: beautynesia

Sirup jagung fruktosa tinggi, salah satu bahan paling umum dalam soda, secara khusus dikaitkan dengan peningkatan lemak perut karena kadar fruktosanya yang lebih tinggi.

Namun, bukan hanya gula dalam soda yang harus diwaspadai, Beauties. Gula tambahan yang digunakan di pancake serta yang ditambahkan dalam secangkir kopi juga patut diperhatikan.

"Kelebihan asupan gula tambahan, terutama bila dimakan sebagai pengganti makanan padat nutrisi lainnya secara teratur, dikaitkan dengan penyakit kronis dan peradangan," ungkap Anggota dewan medis Molly Hembree, MS, RD, LD.

Waspadai Pula Karbohidrat Olahan

Ilustrasi Croissant/Pexels/Pavel DanilyukIlustrasi Croissant/Foto: Pexels/Pavel Danilyuk

Selain minuman soda, kamu juga harus waspada dengan karbohidrat olahan, contohnya seperti croissant dan bagel. Kedua makanan tersebut mengandung gula olahan yang jika rutin dikonsumsi, dapat berdampak buruk tidak hanya bagi berat badan namun juga kesehatan secara umum.

"Makanan yang dimakan secara konsistenlah yang dapat berdampak pada status kesehatan dan penyakit. Gula halus atau gula olahan menempati urutan teratas ketika kita berbicara tentang meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan risiko penyakit," papar Amy Goodson, MS, RD, ahli diet terdaftar.

Meskipun demikian, bukan berarti kamu tidak boleh mengonsumsi jenis karborhidrat yang disebutkan di atas, ya, Beauties! Hanya saja, kamu perlu membatasi asupannya serta lebih bijak dan cermat dalam mengonsumsinya. Dan yang paling penting, konsumsi makanan sehat serta jangan lupa berolahraga untuk membantu meratakan perut buncit.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id