4 Ciri yang Dimiliki Orang yang Beruntung, Salah Satunya Tidak Menyia-nyiakan Kesempatan!
Keyakinan umum menganggap keberuntungan sebagai sesuatu yang terjadi secara kebetulan atau berdasarkan ketentuan takdir. Namun menurut Richard Wiseman, seorang profesor psikologi dan penulis dari The Luck Factor, aksi dan pola pikirmu dapat meningkatkan kemungkinan untuk menjadi orang beruntung.
Dalam penelitian yang dilakukannya selama 10 tahun dan dipublikasikan pada tahun 2003, Wiseman berbicara dengan 400 orang yang mengidentifikasi dirinya sendiri sebagai orang yang beruntung atau tidak. Dilansir dari CNBC, penelitiannya itu menunjukkan ciri-ciri yang sama di antara orang yang meyakini bahwa dirinya beruntung!
Tidak Menyia-nyiakan Peluang
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/Lifestylememory |
Orang-orang yang beruntung tidak hanya menetapkan satu cara untuk meraih tujuannya. Fleksibilitas seperti inilah yang menempatkan mereka menanggapi situasi sulit dengan baik dan berkesempatan lebih besar untuk bertemu serta menjalin koneksi dengan orang lain, menurut riset dari Wiseman.
Wiseman menuliskan dalam penelitiannya bahwa semua orang akan menyia-nyiakan banyak kesempatan dalam hidupnya jika terus berusaha meraih satu tujuan dengan cara yang sama. Sementara itu, pengalaman baru atau acak akan memperkenalkanmu pada potensi untuk kesempatan baru.
Mendengarkan Intuisinya
Ilustrasi/Foto: Freepik |
Tes kepribadian menunjukkan bahwa orang yang kurang atau tidak beruntung biasanya lebih mudah cemas dan tegang. Kecemasan itu pada akhirnya akan mengarah pada keragu-raguan.
Sementara itu, di sisi lain, orang yang beruntung cenderung membuat keputusan dengan cepat setelah mendengarkan intuisinya. Karena memercayai instingnya, mereka akan lebih cepat mengambil tindakan dan membuka pintu bagi kesempatan yang baru.
4 Ciri yang Dimiliki Orang yang Beruntung, Salah Satunya Tidak Menyia-nyiakan Kesempatan!
4 Ciri yang Dimiliki Orang yang Beruntung, Salah Satunya Tidak Menyia-nyiakan Kesempatan!/Foto: Pexels.com/Karolina Grabowska
Optimis
Dalam riset yang dilakukan oleh Wiseman, orang yang beruntung akan tetap menemukan hal positif dari sebuah situasi yang tidak menguntungkan. Dalam sebuah eksperimen, Wiseman meminta pada sekelompok orang untuk menanggapi situasi di mana mereka berada di sebuah bank yang sedang dirampok dan tertembak di bagian lengan.
Orang yang tidak beruntung akan cenderung menyatakan betapa tidak beruntungnya mereka karena berada di bank saat terjadi perampokan. Sebaliknya, orang yang beruntung akan melihat skenario ini lebih baik dari kemungkinan tertembak di kepala dan bahkan berkomentar bahwa mereka bisa menjual cerita itu di surat kabar atau internet.
Tangguh
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/lookstudio |
Orang yang beruntung akan menanggapi situasi yang tidak berjalan sesuai harapan dengan tetap menyelesaikan tanggung jawabnya. Mereka cenderung membayangkan bahwa keadaannya bisa saja menjadi lebih buruk dari yang mereka alami sehingga bisa merasa lebih tenang.
Hal ini akan membuat mereka tetap bisa menetapkan standar dan harapan yang tinggi untuk masa depan. Pada gilirannya, hal ini akan membantu mereka melanjutkan kehidupan yang lebih beruntung.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/Lifestylememory
Ilustrasi/Foto: Freepik
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/lookstudio