sign up SIGN UP

Badan Kurus Tapi Kok Perut Buncit? Cek Alasan dan Cara Menghilangkannya Ini, yuk!

Deviena Nur Fadillah | Beautynesia
Minggu, 31 Jul 2022 20:00 WIB
Badan Kurus Tapi Kok Perut Buncit? Cek Alasan dan Cara Menghilangkannya Ini, yuk!
caption

Perut buncit nggak selalu ada pada mereka yang kegemukan lho, Beauties. Mereka yang bertubuh kurus juga bisa mengalaminya.

Salah satu penyebabnya mengutip laman Healthy Living Azcentral, adalah lemak pada perut yang disebut lemak viseral dan berada di sela-sela organ perut. Menurut data dari Rush University Medical Center, lemak viseral kerap dikatikan dengan penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Untuk itu wajib dibenahi agar kondisi perut buncit menghilang dan risiko kesehatan yang nggak diinginkan juga terhindarkan, Beauties!

Berolahraga

Melakukan olahraga ringan untuk membantu agar pencernaan bisa lebih lancar.Ilustrasi olahraga/freepik/benzoix

Faktanya masih dilansir dari laman yang sama, kebiasaan jarang berolahraga dapat sebabkan perut buncit, termasuk bagi mereka yang tubuhnya sudah kurus. Karenanya menurut Dr Sheila Dugan, olahraga adalah cara utama dan pening untuk melawan lemak-lemak yang nggak diinginkan lho, Beauties!

Kamu perlu memulai rajin dan konsisten berolahraga setiap minggunya, dan bisa yang sederhana saja seperti berenang, berjalan cepat, jogging, bersepeda sekitaran rumah selama 30 menit dalam sehari.

Pola Makan yang Sehat

Kebiasaan Makan Sehat dari 5 Negara Ini Bisa Jadi Menu Diet kamu/Foto: pexels.com/Andrea PiacquadioIlustrasi kebiasaan makan sehat untuk atasi perut buncit/Foto: pexels.com/Andrea Piacquadio

Selain olahraga, kamu juga perlu punya pola makan yang sehat. Seperti rajin makan sayur dan buah, membatasi lemak jenuh yang biasanya ada pada produk susu dan daging, dengan menggantinya dengan lemak tak jenuh seperti ikan, kacang-kacangan dan protein rendah lemak.

Pola makan yang sehat berarti juga menjaga porsi makan agar tidak berlebihan lho, Beauties. Salah satu cara yang bisa dicoba yaitu menggunakan piring yang lebih kecil saat kamu makan. Kamu juga cukup memilih satu sumber karbohidrat untuk dimakan, ketika dihadapkan dengan berbagai pilihan makanan.

Foto: Ilustrasi makanan manis/Pexels.com/Vojtech OkenkaIlustrasi makanan manis/Pexels.com/Vojtech Okenka

Kamu juga perlu membatasi asupan manis, seperti mengurangi gula dan pemanis buatan lain, yang biasanya mungkin tanpa kamu sadari sudah mengkonsumsi cukup banyak setelah diakumulasi seharian. Yaitu ada pada dessert, minuman kekinian, soda, makanan kemasan, dan lainnya, termasuk membiasakan diri membaca kandungan gula pada kemasan di produk yang akan kamu beli.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id