sign up SIGN UP

Smiling Depression, Cara Seseorang Tersenyum dalam Luka, Apa Penyebabnya?

Pangastryan Wisesa Pramudiah | Beautynesia
Minggu, 03 Jul 2022 19:00 WIB
Smiling Depression, Cara Seseorang Tersenyum dalam Luka, Apa Penyebabnya?
caption
Jakarta -

Beauties, apakah kamu pernah merasa baik-baik saja di depan teman-temanmu, padahal kamu sedang terluka? Kamu melakukannya, karena nggak ingin teman-temanmu tahu kondisimu yang sebenarnya. Maka dari itu, kamu kerap menunjukkan senyum terbaik walaupun sedang nggak baik-baik saja.

Tahu nggak sih, apa yang kamu lakukan itu disebut dengan istilah smiling depression? Apa penyebabnya? Cari tahu lebih dalam, yuk, Beauties!

Apa Itu Smiling Depression?

Penyebab Smiling Depression/Foto:Pexels/Kat Smith
Mengenal Smiling Depression/Foto:Pexels/Kat Smith

Smiling depression, merupakan salah satu bentuk depresi, yang mana seseorang berusaha untuk terlihat baik-baik saja dengan cara tersenyum. Orang yang mengalami hal ini, akan berusaha meyakinkan orang di sekitarnya, jika dirinya dalam keadaan yang baik. Namun sebenarnya, pada saat yang bersamaan, ia akan merasakan rasa takut disertai pikiran-pikiran yang negatif.

Dalam psikologi, gangguan ini dianggap sebagai gangguan depresi mayor fitur atipikal. Di mana penderitanya dapat merespon kondisi dan kejadian positif dalam bentuk peningkatan mood. Nah, biasanya hal ini berhubungan secara langsung dengan suasana hati, serta interaksi dengan orang lain.

Penyebab Smiling Depression

Penyebab Smiling Depression/Foto:Pexels/Daniel Xavier
Penyebab Smiling Depression/Foto:Pexels/Daniel Xavier

Ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya smiling depression, Beauties. Beberapa faktor tersebut, antara lain:

1. Terobsesi untuk Memperlihatkan Kehidupan yang Sempurna di Sosial Media

Terlihat Bahagia di Sosial Media/Foto:Pexels/Cottonbro
Terlihat Bahagia di Sosial Media/Foto:Pexels/Cottonbro

Faktor pemicu seseorang mengalami depresi ini, bisa berasal dari sosial media, lho. Biasanya, pengguna berlomba-lomba untuk memperlihatkan kehidupannya yang sempurna di sosial media, padahal dirinya sedang nggak baik-baik saja. Hal ini tentu berbahaya untuk kesehatan mental, Beauties.

2. Mengalami Kegagalan dalam Hidup

Kegagalan dalam Hidup Membuat Kecewa/Foto:Pexels/Inxmam Khan
Kegagalan dalam Hidup Membuat Kecewa/Foto:Pexels/Inxmam Khan

Salah satu proses kehidupan yang sering kali dialami adalah kegagalan. Namun, nggak semua orang bisa menerima kegagalan tersebut. Nah, biasanya hal ini bisa jadi pemicu seseorang mengalami depresi, tapi ia tetap berusaha untuk selalu tersenyum.

3. Penilaian dari Orang Lain

Penilaian Negatif dari Orang Lain/Foto:Pexels/Keira Burton
Penilaian Negatif dari Orang Lain/Foto:Pexels/Keira Burton

Penilaian orang lain dapat membuat seseorang mengalami smiling depression, Beauties. Biasanya penilaian tersebut adalah penilaian yang bersifat negatif dan terkesan menyepelekan seseorang. Sehingga orang yang mendapatkan penilaian tersebut, ingin menunjukkan bahwa dirinya nggak seperti yang orang lain katakan.

4. Kecewa dengan Ekspektasi yang Tinggi

Pencapaian yang Nggak Sesuai Ekspektasi/Foto:Pexels/Andrea Piacquadio
Pencapaian yang Nggak Sesuai Ekspektasi/Foto:Pexels/Andrea Piacquadio

Tahu nggak sih, banyak orang mengalami kekecewaan akibat ekspektasi yang nggak terpenuhi. Akibatnya, seseorang gengsi untuk mengakui jika apa yang dilakukan nggak sesuai dengan yang diharapkan. Pada akhirnya, banyak orang yang akan mengalami depresi ini.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Tags


Our Sister Site

mommyasia.id