STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Terkesan Tidak Berempati, 5 Kalimat Negatif Ini Tidak Akan Diucapkan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Selasa, 22 Nov 2022 22:30 WIB
Terkesan Tidak Berempati, 5 Kalimat Negatif Ini Tidak Akan Diucapkan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi

Kemampuan seseorang untuk mengenali emosinya sendiri, untuk kemudian mengelolanya dan memotivasi diri untuk mengenali emosi orang lain agar dapat menjalin komunikasi yang lebih bermutu dan bermakna adalah salah satu bukti bahwa seseorang memiliki kecerdasan emosional.

Kecerdasan emosional juga bisa ditingkatkan. Dilansir dari Inc, salah satu cara untuk meningkatkan kecerdasan emosional seseorang adalah dengan mempelajari kalimat tertentu yang bisa menimbulkan reaksi positif. Selain itu, hindari pula kalimat negatif yang bisa menunjukkan bahwa kamu tidak memiliki kecerdasan emosional tinggi! Apa saja?

“Kamu Nggak Punya Pilihan Lain”

Ilustrasi pria (Foto: Unsplash/Amy Hirschi)
Ilustrasi percakapan (Foto: Unsplash/Amy Hirschi)

Ada dua masalah dalam kalimat negatif yang satu ini. Yang pertama adalah bahwa kalimat ini biasanya tidak benar. Semua orang hampir selalu punya pilihan, meskipun salah satunya mungkin bukan yang terbaik atau sesuai dengan harapanmu.

Masalah kedua adalah ketika kamu memengaruhi orang lain dengan berkata bahwa mereka tidak punya pilihan, mereka justru makin ingin memberontak. Mungkin kamu bisa memaksa mereka sementara waktu, tetapi mereka akan membelot lebih cepat dari yang bisa kamu perkirakan. Itulah mengapa orang dengan kecerdasan emosional tinggi tidak akan melakukan hal ini.

“Nggak Susah Kok!”

Ilustrasi mengobrol bersama Virgo/Foto: Pexels/JopwellIlustrasi mengobrol/Foto: Pexels/Jopwell

Singkatnya, seseorang cenderung mengatakan kalimat negatif ini ketika mereka berusaha membuat orang lain merasa tak berdaya atau ketika mencoba menekankan bahwa masalah yang diangkat oleh lawan bicaranya tidak benar-benar nyata.

Mengatakan kalimat negatif ini untuk menghibur seseorang dan membuat mereka mengatasi rasa takutnya juga bukan pilihan yang menunjukkan kecerdasan emosional tinggi. Bahkan seringnya, kalimat ini merupakan sebuah red flag yang menunjukkan bahwa kalimat yang akan diucapkan berikutnya hanyalah kalimat tidak tulus atau tidak berusaha membantu.

“Ceritamu Membuatku Ingat bahwa Aku….”

Memulai respons dengan kalimat ini biasanya menunjukkan bahwa seseorang mengalihkan pembicaraan ke arah yang sama sekali berbeda alias tidak relevan. Orang dengan kecerdasan emosional tinggi tidak akan mengucapkan kalimat ini karena hanya akan berisiko membuat orang lain merasa bahwa mereka tidak punya wawasan, nasihat, dan kurang empati terhadap apa yang orang lain ceritakan. Atau bahkan mereka sama sekali tidak mencoba mendengarkan.

“Aku Harus Bilang bahwa…”

Ilustrasi percakapan (Foto: Unsplash/Christina @ wocintechchat.com)
Ilustrasi percakapan (Foto: Unsplash/Christina @ wocintechchat.com)

Hampir setiap kali seseorang memberikan nasihat dengan kalimat ini sebagai pendahulunya, maka mereka sedang memberi sinyal bahwa pusat dari semua cerita tersebut adalah dirinya sendiri alih-alih orang yang memiliki masalah. Kalimat ini membawa banyak pesan yang mengganggu secara emosional bagi pendengarnya sehingga orang ber-EQ tinggi tidak akan mengucapkannya.

“Aku Tahu Bagaimana Perasaanmu”

Mengobrol dengan Teman / foto : pexels.com/fauxelsIlustrasi mengobrol/Foto: Pexels.com/fauxels

Pertama-tama, mari kita sepakati bahwa hampir tidak mungkin untuk benar-benar mengetahui perasaan seseorang. Jadi, kalimat ini hanya akan mengimplikasikan bahwa pembicaranya kurang empati dan, sama seperti poin sebelumnya, berusaha menekankan bahwa pusat dari segala cerita itu adalah diri mereka.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE