sign up SIGN UP

Cek Fakta: 5 Kebiasaan Diet yang Selama Ini Dipercaya Masyarakat Ternyata Cuma Mitos!

Ni Made Dwi Agustina | Beautynesia
Selasa, 21 Jun 2022 11:30 WIB
Cek Fakta: 5 Kebiasaan Diet yang Selama Ini Dipercaya Masyarakat Ternyata Cuma Mitos!
Mitos tentang kebiasaan diet/ foto: Freepik.com/ jcomp
Jakarta -

Saat ini, ada beragam cara diet yang bisa dilakukan seseorang tergantung dari kondisi fisiknya. Diet sehat akan membuat tubuh menjadi bugar dan terlihat proporsional. Sebaliknya, jika diet yang dilakukan tidak sehat akan menimbulkan berbagai penyakit. Hal tersebut bisa berbahaya untuk jangka waktu mendatang.

Mengutip dari laman Health Hub, ada beberapa mitos tentang kebiasaan diet yang justru masih banyak dilakukan. Kebiasaan diet yang keliru bisa membuat program diet menjadi tidak optimal. Lalu, apa saja mitos tentang kebiasaan diet yang perlu dihentikan? Simak informasinya berikut!

Waktu Makan

Kebiasaan diet pada jam makan
Kebiasaan diet pada jam makan/ foto: Freepik.com/ Drazen Zigic

Beberapa orang mengungkapkan jika makan saat malam hari akan menyebabkan kenaikan berat badan, sehingga mereka memilih untuk tidak makan saat malam hari. Pernyataan tersebut adalah mitos yang sering dilakukan para pelaku diet. Makanan yang masuk ke tubuh kita tetap menjadi kalori.

Dengan kata lain, waktu makan tidak berpengaruh pada kenaikan berat badan. Makan di jam berapapun akan menambah kalori pada tubuh. Adapun yang menjadi permasalahan adalah mengonsumsi makanan tinggi kalori secara berlebihan atau ngemil jajanan berlemak saat malam hari. Jika malam hari mendadak lapar, sebaiknya konsumsi buah-buahan atau minum air mineral.  

Konsumsi Makanan Bebas Kalori

Kebiasaan diet pada menu makanan
Kebiasaan diet pada menu makanan/ foto: Freepik.com/ fxquadro

Seseorang saat melakukan program diet, biasanya akan memilih untuk mengonsumsi makanan bebas kalori atau low fat. Pada dasarnya, tidak ada yang salah dengan mengonsumsi makanan bebas kalori. Akan tetapi, beberapa makanan olahan bebas kalori atau low fat dapat mengandung jumlah kalori yang sama seperti makanan umum lainnya.

Hal ini dikarenakan, proses menghilangkan lemak dari makanan olahan tersebut melibatkan penambahan gula, tepung dan karbohidrat lainnya. Maka dari itu, sebaiknya hati-hati untuk mengonsumsi makanan olahan bebas kalori atau low fat. Mengonsumsi makanan tersebut sah-sah saja, asalkan dalam jumlah wajar.  

Diet Karbo

Kebiasaan diet mengonsumsi karbo
Kebiasaan diet mengonsumsi karbo/ foto: Freepik.com/ katemangostar

Salah satu cara menurunkan berat badan yang sering dilakukan adalah diet karbo. Diet karbo termasuk salah satu tipe diet yang berfokus pada pengurangan asupan karbohidrat. Akan tetapi, yang menjadi keliru adalah menghindari karbohidrat. Sebab, tubuh akan kehilangan nutrisi penting yang didapatkan dari karbohidrat.

Tubuh akan menjadi lemas dan menimbulkan berbagai penyakit. Ada banyak makanan yang mengandung karbohidrat dan aman dikonsumsi untuk program diet, misalnya roti gandum, singkong, kacang-kacangan, dan lain-lain.

Salad Sebagai Makanan Diet

Kebiasaan diet makan salad
Kebiasaan diet makan salad/ foto: Freepik.com/ Drazen Zigic

Ada dua jenis salad yang umumnya dikonsumsi, yaitu salah buah dan salad sayur. Makanan ini menjadi salah satu makanan diet yang sering dikonsumsi untuk mengurangi kalori jahat pada tubuh. Hal tersebut benar jika salah dapat menjaga asupan kalori pada tubuh, sehingga bisa menurunkan berat badan.

Kesalahan yang membuat salad justru dapat menyebabkan kenaikan berat badan adalah penambahan mayonaise atau jenis saus lainnya. Penambahan berbagai saus pada salad termasuk tindakan keliru, karena akan menyebabkan salad menjadi makanan yang tinggi lemak. Sebaiknya, hindari penambahan saus pada salad. Jika ingin menambahkan, perhatikan jumlah yang dikonsumsi.

Melewatkan Sarapan

Kebiasaan diet melewatkan sarapan
Kebiasaan diet melewatkan sarapan/ foto: Freepik.com/ arthursafronovvv

Diet bukan berarti tidak makan. Diet dalam arti sesungguhnya adalah pengaturan pola makan. Oleh karena itu, hal terpenting dalam program diet adalah pola makan yang teratur. Mungkin beberapa orang saat melakukan diet hanya makan 1-2 kali dalam sehari, namun hal tersebut keliru. Pola makan yang tidak teratur akan menyebabkan metabolisme tubuh menurun, terutama melewatkan sarapan.

Studi menunjukan bahwa orang yang melewatkan sarapan dan makan lebih sedikit di siang hari dapat memicu kenaikan berat badan. Inilah salah satu mitos diet yang masih banyak dilakukan. Sebagai solusi, makanlah tepat waktu dan perbanyak buah serta sayur.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id