sign up SIGN UP

Meski Bantu Turunkan Berat Badan, 5 Makanan Ini Bisa Memicu Alergi! Ternyata Ada Alpukat!

Cica Rahmania | Beautynesia
Rabu, 15 Jun 2022 11:30 WIB
Meski Bantu Turunkan Berat Badan, 5 Makanan Ini Bisa Memicu Alergi! Ternyata Ada Alpukat!
Beberapa makanan ini memang bagus untuk program diet dan menurunkan berat badan, tapi di lain sisi mereka juga bisa bikin alergi. (Foto: Getty Images/Aja Koska)
Jakarta -

Menjalani diet itu berarti kamu berkomitmen untuk mengubah pola makan ke arah yang lebih sehat untuk mewujudkan tujuan yang kamu inginkan. Entah itu penurunan berat badan, umur panjang, kadar gula darah yang stabil, atau tekanan darah yang normal.

Apa pun, itu, biasanya ketika melakukan suatu diet, kesehatan secara holistik akan di dapat oleh pelakunya. Beberapa makanan konon berperan dalam mendukung kesehatan dan berat badan ideal. Sebut saja alpukat, telur, dan kacang-kacangan.

Ilustrasi wanita diet atau makanIlustrasi perempuan diet./ Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

Kendati baik bagi program diet, tapi ternyata makanan-makanan tersebut tak selamanya baik bagi tubuh. Pasalnya, bagi beberapa orang, makanan-makanan tersebut justru memicu timbulnya alergi dan tak jarang berbahaya bagi keselamatan jiwa jika itu termasuk intoleransi, bukan lagi alergi.

Berikut ini adalah beberapa makanan umum yang baik untuk diet tapi bisa menimbulkan alergi, bahkan intoleransi pada beberapa orang. Dihimpun dari Health Line, baca ulasannya di bawah ini.

Telur

Telur adalah salah satu makanan tinggi protein yang direkomendasikan saat menjalani program diet. Kendati disebut-sebut sebagai makanan tinggi kolesterol, tapi jika kamu mengonsumsi secara bijak, kamu akan mendapat manfaatnya. Menurut penelitian, 7-12 telur masih aman.

Telur GorengIlustrasi telur. / Foto: iStock

Namun, makanan ini menjadi penyebab paling umum kedua alergi makanan pada anak-anak hingga usia 16 tahun, menurut penelitian. Biasanya gejala alergi telur ditandai dengan gangguan pencernaan, reaksi kulit, dan reaksi pernapasan.

Alergi telur yang umum terjadi pun biasanya disebabkan oleh alergi putih telur. Jika kamu mengalami hal ini, kamu bisa menghindarinya.

Kacang Pohon

Kacang-kacangan yang tumbuh di pohon seperti kacang Brasil, kacang almon, kacang mete, kacang kenari, dan kacang pistasio adalah jenis-jenis kacang yang dianjurkan untuk jadi bahan makanan para pelaku diet. Namun, rupanya kacang-kacang tersebut beserta turunannya juga menimbulkan reaksi alergi.

Jika kamu salah satu orang yang mengalami alergi ini, lebih mudah dan lebih baik untuk menghindari semua kacang, daripada hanya satu atau dua jenis. Tak jarang, makanan ini menimbulkan alergi parah.

Almond MilkAlmond Milk. / Foto: iStock

Menurut data yang dihimpun dari Health Line, alergi kacang pohon bertanggung jawab atas sekitar 50% kematian terkait anafilaksis.

Kacang-kacangan

Sama seperti alergi kacang pohon, kacang-kacangan yang tumbuh di bawah tanah juga dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai asupan saat diet. sangat umum dan dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah dan berpotensi fatal.

Kacang tanah untuk kacang bawangKacang tanah. / Foto: iStock

Kendati begitu, kondisi alergi kedua kacang ini dianggap berbeda karena kacang tanah adalah kacang-kacangan. Menurut penelitian, alergi kacang mempengaruhi sekitar 1-3% anak-anak dan hingga 2% orang dewasa. Namun, anak-anak yang alergi biasanya akan sembuh saat mereka memasuki usia remaja.

Makanan Laut

Protein dari makanan laut juga dianjurkan untuk dikonsumsi saat diet, seperti ikan, kerang, udang, cumi-cumi, dan lobster. Namun makanan-makanan tersebut pemicu paling umum dari alergi makanan laut.

Biasanya, alergi disebabkan oleh protein yang disebut tropomiosin, tapi ada juga protein lain yang mungkin berperan dalam memicu respons imun, seperti arginine kinase dan parvalbumin, misalnya.

Alpukat

Viral di tiktok, ternyata cara menyimpan alpukat ini berbahaya/foto: freepik.com/freepikIlustrasi alpukat. (foto: freepik.com/freepik) 

Mungkin tidak ada yang menyangka bahwa alpukat bisa menyebabkan alergi, tapi kenyataannya demikian. Buah yang sarat dengan lemak sehat ini bisa menimbulkan dua jenis alergi, yaitu oral dan lateks atau getah.

Alergi oral dipicu ketika kamu makan alpukat lalu timbul gejala alergi ringan hingga berat, seperti gatal pada bibir, mulut, dan tenggorokan. Sedangkan alergi getah biasanya bereaksi terhadap alpukat jika kamu juga alergi terhadap getah dan sebaliknya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id