Nomor Satu Paling Ampuh Turunkan Berat Badan, Gimana Cara Kerja Diet Flexitarian?

Cica Rahmania | Beautynesia
Rabu, 23 Feb 2022 18:30 WIB
Diet flexitarian masuk sebagai diet nomor satu paling efektif turunkan berat badan. Bagaimana cara kerjanya? (Foto: pexels.com/Fernanda Latronico)

Ada puluhan diet yang ada di dunia ini. Namun, dari sekian banyak diet yang ada, rupanya hanya ada 40 diet terbaik yang konon efektif dalam menurunkan berat badan. Hal ini disampaikan oleh U.S. News melalui tim panelis yang telah meninjaunya.

Adalah diet flexitarian, diet yang menduduki peringkat pertama dalam pantauan tim U.S. News, sebagai diet paling efektif menurunkan berat badan. Lantas, apa sih, diet flexitarian itu? Dihimpun dari situs yang sama, yuk, simak ulasannya berikut ini.

Ilustrasi diet. (Foto: pexels.com/kaboompics)

Diet Flexitarian

Kata flexitarian merupakan penggabungan dua kata, yaitu fleksibel dan vegetarian. Nama ini dicetuskan oleh ahli diet terdaftar Dawn Jackson Blatner, dalam bukunya yang berjudul The Flexitarian Diet: The Mostly Vegetarian Way to Lose Weight, Be Healthier, Prevent Disease and Add Years to Your Life, pada 2009 silam.

Lebih lanjut, menurut Blatner, pelaku diet nggak harus mengeliminasi daging untuk mendapat manfaat kesehatan yang terkait dengan vegetarian. Seorang vegetarian boleh, kok, tetap menikmati burger atau steak hanya saat rasa ngidam itu datang.

Dengan demikian, asupan daging bukan sama sekali dihilangkan, melainkan dikurangi agar pelaku diet ini tidak hanya menurunkan berat badan tetapi dapat meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan, seperti menurunkan tingkat penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

Ilustrasi diet. (Foto:pexels.com/Cats Coming)

Diet flexitarian dinilai sebagai diet seimbang, karena termasuk dalam kisaran diet yang jumlah protein, karbohidrat, lemak, dan nutrisi lain yang mereka berikan dapat diterima. Lalu, bagaimana cara kerja diet ini?

Cara Kerja Diet Flexitarian

Seperti yang telah dikatakan di atas, diet flexitarian tidak mengeliminasi protein daging secara keseluruhan. Namun, diet ini menambah protein non-daging seperti kacang, kacang polong atau telur; buah-buahan dan sayuran; biji-bijian; susu; dan rempah, ke dalam piring.

Untuk pemenuhan kalori, kamu bisa menggunakan metode 345, yaitu sarapan 300 kalori, makan siang 400, dan makan malam 500 kalori. Kamu juga bisa mengonsumsi makanan ringan sebanyak dua kali dengan masing-masing 150 kalori. Pastikan asupan kalorimu mencapai 1.500 kalori, ya, Beauties.

Ilustrasi diet. (Foto: Pexels/ Total Shape)

Namun, jumlah ini nggak selalu berlaku buat semua orang. Kamu bisa menyesuaikan kalori jadi lebih sedikit atau lebih banyak dengan aktivitas kamu sehari-hari, jenis kelamin, tinggi, dan berat badan.

Sama serupa diet lain yang ada pro dan kontra, diet ini juga memilikinya. Dikutip dari U.S. News, pro dari diet ini adalah sifatnya yang fleksibel dan olahan makanan lezat dari sayur dan buah. Namun, kontranya adalah makanan diet ini menekankan pada masakan rumah.

Selain itu, akan sulit dihadapi untuk kamu yang kurang suka dengan buah dan sayur. Kendati demikian, jangan sedih, Beauties. Penting buat kamu untuk menjalani diet dengan hati yang gembira agar hasilnya memuaskan.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI

(fer/fer)
Loading ...