STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Viral di TikTok Bikin Mandul, Ini Fakta Matcha Bagi Kesuburan yang Sesungguhnya Menurut Penelitian

Cica Rahmania | Beautynesia
Senin, 14 Feb 2022 16:00 WIB
Viral di TikTok Bikin Mandul, Ini Fakta Matcha Bagi Kesuburan yang Sesungguhnya Menurut Penelitian

Media sosial menjadi tempat tersebarnya informasi dengan cepat. Dalam hitungan detik, sebuah informasi bisa melesat beratus-ratus kilo meter jauhnya. Termasuk informasi mengenai matcha bisa membuat mandul, yang beredar luas di platform TikTok.

Seorang pengguna TikTok bernama Ferrlyne mengunggah video pendek yang menunjukkan dirinya sedang minum minuman berwarna hijau diduga matcha, dengan caption "baru tahu kalau matcha bisa menyebabkan kemandulan.. Cheers!".

Kendati ia tidak menyebutkan dari mana sumber pengetahuannya itu didapat, tapi video unggahan Ferrlyne sudah tersebar ke pengguna lainnya dan viral, sehingga menyebabkan informasi yang simpang siur.

Menurut penelitian yang dikutip dari Medical News Today, matcha memiliki segudang manfaat bagi kesehatan, seperti mencegah kanker, menurunkan risiko penyakit jantung, dan mencegah diabetes. Lantas, bagaimana manfaat bagi kandungan? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, yuk kenalan sama matcha.

Apa Sih Matcha Itu?

MatchaMatcha. (Foto : pexels.com/Darina Belonogova)

Beberapa orang mungkin kerap tertukar dengan keberadaan matcha dan green tea. Dikutip dari Medical News Today, para produsen memproduksi matcha dari tanaman teh Camellia sinesis. Tanaman tersebut digunakan juga untuk memproduksi semua jenis teh hijau.

Dalam proses pembuatan matcha, tanaman Camellia sinesis ditanam di tempat yang teduh, lalu kemudian dikeringkan. Jika sudah kering, nama daunnya disebut tencha. Menanam Camellia sinesis dengan cara ini meningkatkan jumlah klorofil pada daun teh dan asam amino yang disebut L-theanine, yang memiliki efek positif bagi kesehatan manusia.

Untuk membuat matcha, orang di Jepang akan menyingkirkan batang dan urat dari daun tencha, kemudian menggiling daunnya dengan batu sampai jadi bubuk. Dengan demikian, perbedaan matcha dan teh hijau terletak pada cara pembuatannya. Matcha digiling, sedangkan teh hijau tidak.

Matcha untuk Kesuburan

Teh hijau banyak mendapat klaim dari berbagai pihak sebagai minuman super untuk kesehatan, tak terkecuali matcha. Dikutip dari situs Acupuncture In Del Ray, pengolahan matcha dengan cara digiling hingga menjadi bubuk membuat matcha memiliki konsentrasi EGCG (Epigallocatechin gallate) yang lebih tinggi, yang berkaitan dengan antioksidan kuat.

Lebih lanjut, kandungan antioksidan yang tinggi pada matcha bisa menjadi pilihan tepat untuk perempuan yang sedang mencoba hamil, sebab antioksidan mampu mengurangi pembentukan radikal bebas. EGCG yang tinggi juga membantu melindungi sel DNA, yang berarti melindungi sel telur juga.

Matcha / foto: freeimages.com/Phanasa IntarajindaMatcha (Foto: freeimages.com/Phanasa Intarajinda)

Sebuah penelitian yang diuji coba ke tikus juga mengatakan secara garis besar teh hijau mungkin efektif dalam mengurangi kelainan sperma karena paparan timbal beracun. "Studi terbaru menunjukkan bahwa timbal dapat mengganggu keseimbangan prooksidan atau antioksidan jaringan yang menyebabkan disfungsi fisiologis."

Dalam hal ini, antioksidan alami sangat berguna dalam situasi seperti itu, sehingga antioksidan dalam matcha bisa menjadi pilihan yang cocok untuk pria yang mencoba meningkatkan kesuburan mereka juga. Apalagi matcha memiliki kafein 20-25% lebih rendah dari kopi.

Dikutip dari situs Mayo Clinic, asupan kafein di bawah 200 mg/hari tidak memiliki efek nyata pada kesuburan yang berarti. Itu artinya perlu batasan satu hingga dua cangkir 6 hingga 8 ons per hari untuk mengonsumsi kafein.

penggemar matcha milk teaIlustrasi matcha. (Foto: senbirdtea.com)/ Foto: Aqida Widya

Lebih lanjut, membatasi kafein juga telah terbukti mengurangi kemungkinan keguguran. Jadi, dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan, bahwa matcha memiliki manfaat bagi kesuburan, ya, Beauties.

Hanya saja, perlu diperhatikan dosis yang dikonsumsi setiap hari, karena bagaimana pun juga, apa pun yang berlebihan itu tidak baik dan berpotensi menjadi bumerang untuk diri sendiri. Melalui TikTok, dr. Ayman Alatas, content creator kesehatan juga mengatakan hal yang sama.

"Matcha jadi nggak bagus karena ada kafeinnya buat perempuan kalau kebanyakan, tapi yang penting minum teh apa pun jangan bareng sama suplemen atau makanan tinggi asam folat atau zat besi, karena menghambat penyerapannya. Apalagi saat hamil butuh asupan asam folat, jangan minum suplemen sambil minum teh," saran dr. Ayman Alatas.

***

[Gambas:Video Beautynesia]

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI

(fer/fer)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE