sign up SIGN UP

PT KAI Ambil Langkah Tegas, Pelaku Pelecehan Seksual Tidak Bisa Naik Kereta Seumur Hidup!

Nadya Quamila | Beautynesia
Kamis, 23 Jun 2022 16:30 WIB
PT KAI Ambil Langkah Tegas, Pelaku Pelecehan Seksual Tidak Bisa Naik Kereta Seumur Hidup!
Ilustrasi kereta api/Foto: (dok KAI)
Jakarta -

Baru-baru ini kisah seorang perempuan yang alami pelecehan seksual di kereta api menjadi viral di media sosial. Melalui akun Twitter @Selasarabu_, ia menceritakan kronologi serta bukti video ketika penumpang kereta berjenis kelamin pria yang duduk di sebelahnya meraba-raba pahanya. PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun langsung mengambil langkah tegas.

Melalui akun Instagram @kai121_, KAI memohon maaf atas insiden pelecehan seksual yang sempat viral dan segera menyesalkan kejadian tersebut. KAI tidak menoleransi segala jenis tindakan asusila dan pelecehan seksual baik di lingkungan stasiun maupun di atas kereta api.

KAI Blacklist Pelaku Pelecehan Seksual: Tak Bisa Naik Kereta Seumur Hidup

KAI mengambil langkah tegas dengan melakukan blacklist terhadap penumpang yang melakukan pelecehan seksual selama dalam perjalanan kereta api, untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada layanan KAI.

"PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengambil langkah tegas dengan melakukan blacklist terhadap penumpang yang melakukan pelecehan seksual selama dalam perjalanan kereta api, untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada layanan KAI," tulisnya melalui caption dalam postingan di akun @kai121_ pada Kamis (22/6).

PT KAI blacklist pelaku pelecehan seksualPT KAI blacklist pelaku pelecehan seksual/ Foto: Instagram/kai121_

Kebijakan ini diterapkan untuk memberikan efek jera dan mencegah pelaku melakukan hal serupa di kemudian hari. KAI juga akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan agar tidak memberikan kesempatan bagi pelaku untuk melakukan niatnya.

Berdasarkan bukti video dan laporan yang ada, KAI telah melakukan blacklist terhadap Nomor Induk Kependudukan (NIK) pelaku pelecehan seksual sehingga tidak dapat menggunakan layanan KAI di kemudian hari.

"KAI menolak untuk memberikan pelayanan terhadap pelaku yang sudah melanggar etika dan berbuat asusila yang sekaligus merendahkan martabat pelanggan lainnya terutama terhadap kaum hawa," tegas EVP Corporate Secretary KAI Asdo Artriviyanto, dikutip dari detikFinance.

Viral Pelecehan Seksual di Kereta: Pelaku Raba-raba Paha Penumpang Perempuan

Aksi pelecehan di kereta (KAI)Aksi pelecehan di kereta (KAI)/ Foto: Twitter/@Selasarabu_

Sebelumnya, ramai di media sosial soal kasus pelecehan seksual di kereta api yang menimpa seorang penumpang perempuan. Melalui akun Twitter @Selasarabu_, ia mengunggah kronologi serta bukti video ketika penumpang kereta berjenis kelamin pria yang duduk di sebelahnya meraba-raba pahanya.

Dalam video pertama yang diunggah, terlihat tangan pria tersebut bergerak perlahan di atas kursi, menuju paha korban. Tangan pelaku kemudian terlihat meraba paha korban. Aksi tersebut direkam oleh korban.

Ketika pelaku mencoba untuk meraba pahanya, korban mengaku sudah menegurnya sebanyak dua kali. Pelaku pun langsung menarik tangannya. Namun tak lama, pelaku kembali melakukan aksi pelecehan tersebut.

Korban mengaku sangat panik, takut, kaku, dan tidak bisa bergerak.

"Berasa banget jari dia naik turun di paha. Saat itu pengen teriak, tapi entah kenapa nggak bisa. Deg-degannya minta ampun. Akhirnya berusaha untuk gerak. Setelah ini ku tegur, eh masih aja dilakuin. Akhirnya aku lapor, minta pindah kursi," tuturnya.

Korban pun langsung menghubungi pihak Kereta Api Indonesia (KAI). Ia bertanya apakah ada kursi kosong karena ia merasa tidak nyaman dengan penumpang yang duduk di sebelahnya. Pihak KAI segera membantu korban untuk mendapatkan kursi kosong dan berpindah tempat.

Lakukan Hal Ini Jika Alami atau Melihat Pelecehan Seksual di Kereta

Teen boy protects himself with his hand in the palm of his inscription Ilustrasi korban pelecehan seksual/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Serghei Turcanu

PT KAI mengimbau penumpang untuk segera melapor kepada petugas apabila melihat atau mengalami tindakan pelecehan seksual saat berada di lingkungan stasiun atau di atas KA.

Jika kejadiannya di atas KA, penumpang dapat melapor ke Kondektur yang nomor teleponnya tertera di ujung kabin kereta, atau dapat juga mengirimkan DM atau inbox KAI121.

Dibagikan di laman Instagram KAI, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan jika mengalami atau melihat tindakan pelecehan seksual di atas kereta api:

  • Tetap tenang dan diimbau segera melapor.
  • Penumpang dapat melapor ke petugas atau melalui DM/Inbox media sosial KAI121.
  • Nomor telepon kondektur tersedia di ujung kabin masing-masing kereta.
  • Petugas KAI akan segera melakukan tindakan terhadap laporan yang diberikan.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id