sign up SIGN UP

5 Kebiasaan Sarapan Anak Muda yang Berisiko Meningkatkan Gula Darah Naik dan Bisa Berujung Diabetes

Octavia Tunggal Dewi | Beautynesia
Selasa, 13 Sep 2022 06:45 WIB
5 Kebiasaan Sarapan Anak Muda yang Berisiko Meningkatkan Gula Darah Naik dan Bisa Berujung Diabetes
caption

Sarapan merupakan bagian penting yang tidak boleh dilewatkan. Bahkan kebiasaan saat sarapan juga harus diperhatikan. Sebab, beberapa kebiasaan saat sarapan dapat memicu timbulnya risiko terkena diabetes terutama bagi anak muda lho!

Lalu kebiasaan sarapan anak muda seperti apa yang dapat memicu timbulnya risiko gula darah naik dan berujung diabetes? Dilansir dari Eat This Not That, ini dia deretan kebiasaan tersebut. Simak yuk!

1. Kurang Asupan Serat

Kurang Asupan Serat
Asupan Serat/Foto: Freepik.com/Jcomp

Serat adalah nutrisi berharga dengan banyak fungsi. Saat kamu sarapan rendah serat dan tinggi karbohidrat, karbohidrat dalam makanan mencapai aliran darah kamu lebih cepat dibandingkan saat makan karbohidrat yang sama dengan kandungan serat yang lebih tinggi.

Peningkatan karbohidrat yang cepat ini dapat menyebabkan gula darah naik dan turun setelah makan. Hal tersebut akan mempengaruhi tingkat energi dan nafsu makan kamu.

2. Melewatkan Sarapan

Melewatkan Sarapan
Melewatkan Sarapan/Foto: Freepik.com/Jcomp

Melewatkan sarapan merupakan kebiasaan sarapan bikin gula darah naik. Melewatkan sarapan dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi dan kontrol glikemik yang buruk.

Dikutip dari detikFood, Ahli Gizi dr Rita Ramayulis bahwa idealnya sarapan dimulai 30-60 menit setelah bangun tidur. Ia tidak menganjurkan untuk memulai sarapan satu jam setelah bangun tidur sebab kadar glukosa darah dalam tubuh manusia akan semakin menurun.

3. Kurang Asupan Protein

Kurang Asupan Protein
Protein/Foto: Freepik.com/Master1305

Dilansir dari detikFood, diet seimbang adalah diet yang mengandung karbohidrat, protein, serat, lemak, dan nutrisi lainnya. Tanpa semua bahan ini, penyerapan vitamin dan mineral diminimalkan dan kadar gula darah akan meningkat tajam.

Asupan protein untuk sarapan sangat penting. Sebab, mengonsumsi nutrisi ini dengan karbohidrat dapat memperlambat pelepasan karbohidrat ke dalam aliran darah yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah.

4. Rendahnya Asupan Lemak Sehat

Asupan Lemak Sehat
Asupan Lemak Sehat/Foto: Freepik.com/Jcomp

Lemak sehat mampu memperlambat pencernaan karbohidrat dan membantu mencegah lonjakan gula darah. Selain itu, lemak sehat mampu mengenyangkan sehingga kamu akan merasa kenyang lebih lama setelah makan.

Efek kenyang dari lemak dapat membatasi kamu untuk ngemil lho! Lemak sehat atau lemak tak jenuh dapat ditemukan dalam alpukat, kacang-kacangan, dan selai kacang.

5. Sarapan dengan Makanan Olahan

SarapanSarapan/ Foto: Freepik.com/tirachardz

Dikutip dari detikFood, makanan olahan adalah makanan yang telah mengalami proses kimia seperti pemanasan, pengeringan, pengalengan, pembekuan dan pengemasan. Makanan olahan biasanya mengandung cukup tinggi karbohidrat sederhana.

Karbohidrat ini dengan cepat dipecah dalam saluran pencernaan. Dikutip dari Medical News Today, kondisi tersebut menyebabkan kadar gula darah dan insulin naik dengan cepat yang bisa berujung pada diabetes.

Nah Beauties, itu dia deretan kebiasaan sarapan anak muda yang dapat berisiko meningkatkan lonjakan gula darah dan berujung pada diabetes. Mulai sekarang yuk hindari kebiasaan tersebut demi kesehatan diri sendiri. Semoga bermanfaat!

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id