sign up SIGN UP

Nggak Cuma Pasangan, Kenali 5 Tanda Red Flag dalam Hubungan Pertemanan

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Rabu, 17 Aug 2022 22:00 WIB
Nggak Cuma Pasangan, Kenali 5 Tanda Red Flag dalam Hubungan Pertemanan
caption

Red flag kerap diidentikkan dengan hubungan romantis saja, padahal pada praktiknya tanda-tanda pemicu masalah ini juga ada di hubungan lainnya, bahkan pada hubungan pertemanan sekalipun.

Jadi, kamu juga harus waspada karena bukan hanya masalah percintaan saja yang bisa membuatmu patah hati dan terjebak dalam hubungan toxic. Dilansir dari Well and Good, kamu harus memperhatikan red flag ini sebelum memutuskan melanjutkan pertemanan atau tidak.

Hubungan yang Sepihak

Toxic Friend Perlu Dihindari/ Foto: Freepik.comToxic Friend Perlu Dihindari/ Foto: Freepik.com

Semua orang memiliki saat-saat tersibuknya masing-masing. Jadi, jika seseorang yang dekat denganmu selalu membuatmu menjadi orang pertama yang menghubungi karena alasan sibuk, lebih baik kamu memikirkan kembali keberlanjutan hubungan pertemananmu itu.

Hal yang sama juga berlaku jika mereka hanya menghubungimu lebih dahulu ketika mereka membutuhkan sesuatu. Kamu bisa mencoba mengomunikasikan perasaan sepihak yang kamu rasakan itu ketika merasa bahwa pihak lain tidak merespon perhatian dan usahamu dalam hubungan tersebut.

Tidak Paham Batasan

Toxic FriendIlustrasi/Foto: Pexels/ Liza Summer

Salah satu red flag lain yang bisa ditemukan dalam sebuah hubungan pertemanan adalah ketika seseorang melanggar batasan yang kamu tentukan. Misalnya, mereka tetap melakukan sesuatu di depanmu padahal kamu sudah pernah menegaskan bahwa kamu tidak menyukai tindakan itu.

Jika kamu sudah memperingatkan mereka, tetapi tetap mendapat respons yang negatif seperti gaslighting atau mengabaikan peringatanmu, maka kamu harus bersiap untuk mengakhiri hubungan dengannya.

Meremehkan Masalahmu

Setiap orang di dunia memiliki masalah dalam hidupnya, begitu pula kamu dan orang-orang yang dekat denganmu. Namun, ada beberapa orang yang merasa punya masalah hidup paling berat sehingga meremehkan permasalahan orang lain.

Jika ada orang di sekitarmu yang hanya mau didengarkan tanpa berniat untuk balik mendengarkan masalahmu, maka hal ini adalah red flag berikutnya yang harus segera dikomunikasikan dan dicari solusinya bersama-sama.

Tidak Bertanggung Jawab

Jangan segan untuk meminta maaf/Foto: Pexels/Suzy Hazelwood
Jangan segan untuk meminta maaf/Foto: Pexels/Suzy Hazelwood

Hanya karena status hubungan pertemanan, seseorang kerap melakukan suatu kesalahan atau tindakan yang kelewat batas kepada pihak lain dengan harapan agar dimaklumi. Padahal, status "teman" tidak membuat siapa pun kebal dari rasa sakit yang diberikan oleh orang lain.

Jika temanmu juga menunjukkan tanda-tanda seperti ini, kamu harus berusaha untuk mengingatkannya karena mereka tidak akan berubah apabila kamu hanya membiarkan dan menunggu mereka sadar atau kena getahnya sendiri.

Membuat Sulit Menjadi Diri Sendiri

Teman yang sesungguhnya tidak akan mengolok-olok ketika kamu mencoba mengaktualisasi diri atau menjadi diri sendiri di hadapan mereka. Mereka juga tidak akan mencoba untuk menyerang prinsip dan keyakinanmu di hadapan orang lain hanya untuk membuktikan soal salah-benar.

Teman sejati menerima apa adanya/Foto: Pexels/RODNAE Productions
Teman sejati menerima apa adanya/Foto: Pexels/RODNAE Productions

Jadi, jangan pernah berusaha menyenangkan orang lain hanya karena takut tidak punya teman. Justru menjadi diri sendiri akan menarik orang-orang yang memang menyukai dirimu apa adanya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id